Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

OG_306

gambar

Overgeared_306

Bab 306


Braham Eshwald.

Salah satu dari sembilan keturunan langsung Shizo Beriache. Dia adalah salah satu yang paling pintar di klan, dan suatu hari dia punya pertanyaan yang mendalam.

"Dewa Yatan memberi kami Kutukan Kemalasan, karena kekuatan dan ambisi kami. Tapi, mengapa?"

Dewa Yatan memiliki hasrat yang merusak. Dia ingin membawa kehancuran bagi semua makhluk yang diberkati oleh dewi cahaya, Rebecca. Kekuatan absolut dan kekejaman diperlukan untuk mencapai keinginan ini. dan spesies yang tepat adalah vampir.

Vampir sangat kuat dan dapat mencapai keinginan Dewa Yatan. Jadi, mengapa menyegel kekuatan mereka dengan Kutukan Kemalasan?

Dia tidak bisa memahaminya.

Selanjutnya.

'Mengapa tidak ada larangan terhadap para great demon itu?'

Itu bau aneh.

Braham mencium bau yang tidak enak dan mulai menjelajah lebih dalam pada para dewa. Kemudian setelah 483 tahun, dia menemukan fakta.

Insting destruktif Dewa Yatan hanya diaktifkan dalam siklus tertentu.

"Begitu keinginan manusia mencapai puncaknya, kekacauan akan datang ke dunia."

Dengan kata lain, itu terjadi ketika Dewi Rebecca tidak bisa lagi mengendalikan dunia. Hanya dengan begitu, insting destruktif dari Dewa Yatan akan dilaksanakan.

"Dewa Yatan akan muncul untuk menghancurkan dunia, maka Dewi Rebecca akan sekali lagi menciptakan dunia baru."

Yatan dan Rebecca. Dua dewa yang berseberangan di permukaan, sebenarnya bekerja sama satu sama lain.

"Kukuk… Kita hanya main-main di tangan para dewa."

Bahkan sekarang, makhluk-makhluk Yatan dan Rebecca saling membenci dan membantai. Awalnya, dirancang seperti ini. Yatan dan Rebecca sebenarnya sedang menjalin hubungan untuk menjaga keseimbangan dunia ini?

Braham merasakan pengkhianatan yang luar biasa. Penghormatannya yang tak terbatas untuk Yatan, lenyap. Dia tiba-tiba menyadari alasan, mengapa Shizo Beriache yang semula adalah salah satu dari great demon, diusir dari neraka ke dunia manusia.

"Ibu seperti diriku."

Beriache yang pandai akan tahu, tentang realitas Yatan. Beriache menanyai Yatan dan dikutuk dengan Kutukan Kemalasan, serta diusir dari neraka.

"Bagaimana dengan para great demon lainnya?"

Apakah mereka tahu yang sebenarnya, atau mereka hanya boneka yang patuh?

"Apa pun yang terjadi."

Hanya ada satu hal yang diinginkan Braham.

"Aku akan mengatasi Kutukan Kemalasan."

Shizo Beriache adalah iblis predasi yang hebat. Para vampir yang mewarisi darahnya, juga memiliki kecenderungan yang sama. Di antara mereka, Braham ingin memakan ilmu itu. Namun, karena Kutukan Kemalasan, dia tidur hampir sepanjang hari dan itu hampir mustahil.

"Ada arti yang dalam di kutukan dewa besar."

‘Dia harus mengutuk kami, untuk menahan nafsu makan kami.’

 Tapi apa kenyataannya?

"Sejak awal tidak ada dewa."

Yatan.

 Dengan kata lain, entitas maha kuasa yang mereka anggap sebagai dewa, tidak ada. Dia adalah mesin pasif yang ada hanya untuk pemeliharaan dunia. Tidak ada alasan untuk melayani atau menanggung cobaan saat ini.

"Yatan, aku akan mengatasi kutukan yang Kamu berikan pada kami, dan akan setia pada naluriku."

Dia akan mengumpulkan pengetahuan dan menjadi eksistensi yang sempurna!

Pada hari itu, Braham berjanji untuk mengeksplorasi semua disiplin ilmu dan keajaiban dunia. Lebih dari ratusan tahun, dia membangun ilmunya dan mengabdikan dirinya untuk penelitian sihir, dengan menggunakan semua jenis spesies sebagai subjek uji coba. Di antara mereka adalah anggota klannya.

Dan ini adalah awal dari situasi terburuk.

***

 

“Braham! Aku akan membunuhmu!"

Seorang vampir menangis sambil memeluk tubuh kekasihnya. Itu adalah Elfin Stone, anak ke-9 dari Shizo Beriache.

"Leah, kamu berani lakukan padanya…! Leah!!!"

Elfin Stone sangat marah, karena kekasihnya adalah korban penelitian. Braham bertanya kepadanya,

“Saudaraku, apakah kamu gagal memahami pikiranku, yang bertanya bahkan sampai akhir? Tidakkah Kamu bertanya-tanya, tentang sumber keingin-tahuanku? "

"Aku tidak mengerti! Bagaimana aku bisa mengerti perilaku anehmu, ketika belajar sihir. Bahkan, sampai-sampai bahkan mengorbankan anggota klanmu? Kamu hanya gila!"

"… Kamu mengatakan ini juga?"

Dia menyalahkan Kutukan Kemalasan. Mereka tidak mempertanyakan apa pun. Mereka menemukan semuanya menjengkelkan, dan hanya mengatasi hal-hal di depan mereka.

"Tidak ada nilai untuk klan kita."

Braham membenarkannya.

"Saudaraku, dengarkan aku. Kamu lebih buruk dari manusia, yang kamu perlakukan sebagai ternak. Kamu tidak punya hak untuk meraih pergelangan kakiku."

"Berhentilah bicara menyesatkan!"

Elfin Stone menggunakan Blood Field dan memanggil Iyarugt untuk menyerang Braham. Tapi, Braham bukan lawannya sejak awal. Braham adalah duke sedangkan Elfin Stone hanyalah earl. Jadi, perbedaannya jelas.

"Sial …! Sialan! Brahammmm! "

"Menjijikkan."

Pemandangan Elfin yang menjerit dan berdarah, sedih dan lucu. Bahkan, ketika Elfin Stone akan dibunuh oleh musuh, dia tidak bisa menahan rasa kantuk dan matanya tertutup.

"Braham."

Seorang wanita muncul di depan Braham yang tertawa.

Shizo Beriache.

"Ibu…"

Braham terguncang. Beriache telah tidur selama ratusan tahun setelah dikutuk langsung oleh Yatan. Jadi, mengapa dia bangun saat ini?

"Dia seharusnya bangun dalam 50 tahun."

Braham bingung, ketika dia tiba-tiba merasakan sesuatu yang aneh dari Beriache.

"Aku tidak bisa merasakan vitalitasnya."

Beriache sedang sekarat. Mengapa? Dia harus memiliki hidup yang kekal.

'Gadis itu…!'

Braham dengan lambat memperhatikan gadis yang berdiri di sebelah Beriache. Itu adalah gadis berambut hitam yang terlihat persis seperti Beriache.

"Apakah ini saudara kandung ke-10 ku?"

Ekspresi Braham berubah. Kekuatan sihir yang datang dari gadis itu, jauh melampaui kekuatan Beriache.

"Ibu! Kamu melahirkan makhluk di luar dirimu! ”

"…Kamu melanggar tabu jika anggota klan tidak boleh dirugikan, tidak peduli apa."

"Ibu, itu…"

Braham mencoba menjelaskan, tapi menutup mulutnya. Dia tahu jika tindakannya dengan mengorbankan anggota klannya untuk keserakahannya, tidak akan dimaafkan. Beriache menatapnya dengan kebencian.

"Aku lebih mencintaimu daripada siapa pun."

"…"

Air mata muncul di mata Braham. Itu karena Beriache yang seharusnya menikmati kehidupan abadi, sekarang memiliki kerutan di lehernya. Semua ini karena gadis itu!

Braham menyerang saudara barunya. Dan dia gagal memukul gadis itu, Marie Rose.

"Maafkan Aku, karena melakukan ini sejak awal."

"…!"

Kekuatan Marie Rose mutlak. Meskipun baru lahir, dia mengalahkan Braham yang merupakan yang terkuat dari klan.

Paduduk!

"Ack…!"

Braham mengerang marah, ketika Marie Rose meraih pergelangan tangannya yang terluka. Tatapan penuh kebencian Beriache tidak meninggalkannya. Dia tanpa ampun.

"Aku sudah memperingatkan kalian semua, jika klan kita memiliki keinginan untuk abadi. Sehingga, situasi yang tak terbayangkan akan terjadi, jika kita saling melukai. Kamu telah membunuh banyak anggota klan saat aku sedang tidur.

Dan sekarang, kamu ingin melukai saudara kandungmu di depanku? Aku akan menghukummu, untuk memberi contoh! "

"…!"

Ekspresi Braham berubah. Taring kecil Marie Rose menggigit lehernya, dan semua darah dalam tubuh-nya disedot keluar. Itu menyebabkan rasa sakit yang tak terbayangkan. Pada hari ini, Braham kehilangan kehidupan abadi.

Dia diusir dari klan.

Setelah 100 tahun.

Braham menyembunyikan dirinya sebagai manusia, sambil belajar sihir dan berhasil mengatasi Kutukan Kemalasan. Tapi sekarang, dia memiliki kehidupan yang terbatas. Dia perlu mendapatkan kembali kehidupan kekal, untuk makan lebih banyak pengetahuan.

Braham mulai mengeksplorasi sihir keabadian. Dan dalam prosesnya, dia mendapatkan gelar great mage. Pada akhirnya, dia tidak bisa menyelesaikan keajaiban kehidupan abadi. Tapi, tidak perlu merasa putus asa.

Itu adalah hal terbaik berikutnya, tapi dia menyelesaikan sihir kebangkitan.

***

 

Braham selesai mengingat masa lalu, dan kembali ke kenyataan. Dia berdiri di depan manusia bernama Grid.

(Aku memintamu untuk membuatkanku Vessel of the Soul. Kemudian, Aku akan dibangkitkan. Aku akan dapat mengulangi kebangkitan ini beberapa kali di masa depan. Tapi, Kamu mengatakan jika Kamu tidak dapat membuat Vessel of Soul, karena Kamu dapat dapat menerima berkah Dewa Yatan?)

"Ya. Itu tidak mungkin, karena Aku memiliki hubungan yang bermusuhan dengan Gereja Yatan. "

Braham memohon Grid.

(Jika demikian, tolong beri Aku izin, untuk memiliki tubuhmu.)

"Memiliki… Apa?"

Grid meragukan telinganya. Memiliki! Itu berarti ada hantu di dalam tubuhnya! Bukankah ini bahan dari film horor kelas tiga?

"B-Bagaimana kalau aku tidak mau?"

Grid tidak menyukai fenomena supernatural. Braham mencoba membujuknya.

(Tidak perlu khawatir tentang tubuhmu. Satu-satunya hal yang akan Aku lakukan, adalah terbang ke Gereja Yatan untuk menerima berkat Yatan.)

"Apakah akan semudah itu?"

Grid bertanya dengan curiga, tapi Braham menjawab tanpa ragu-ragu.

(Aku dapat menghancurkan Gereja Yatan, bahkan jika Aku menempati tubuh seorang anak berusia lima tahun.)

Memang, ini adalah kepercayaan dari great mage legendaris yang selamat dari pertempuran melawan naga Trauka.

(Aku akan memberimu semua pavranium yang aku miliki, jika Kamu membiarkanku meminjam tubuhmu selama setengah hari. Selain itu, aku akan mengajarimu satu mantra.)

"Mengapa orang yang sudah mati ingin dibangkitkan?"

Jawaban Braham sederhana dan singkat.

(Aku ingin menjelajahi semua pengetahuan yang ada di dunia ini. Aku akan menjadi abadi!)

Lalu, jendela notifikasi muncul di depan Grid.

[Second Class Quest: ‘Kebangkitan Great Mage’ telah diperbarui]

[Kebangkitan Great Mage

Great Mage Braham tidak pernah puas. Dia tidak berniat menghentikan pencariannya akan pengetahuan.

Itu adalah bagian dari naluri alaminya, sehingga dia tidak dapat dihukum.

Quest Clear Conditions:

Terima jiwa Braham

Buat Vessel of Soul dengan pavranium yang telah diberkati oleh God Yatan.

Reward:

Pelajari mantra sihir.

Mendapatkan semua pavranium yang tersebar di seluruh benua.]

"Jumlah total pavranium adalah 28."

Dari jumlah itu, Grid saat ini memiliki 11 pavranium.

"Aku membutuhkan setidaknya 18 buah pavranium, untuk mereproduksi sempurna Lifael’s Spear."

Jika dia mendapatkan semua pavranium, dia akan memiliki 10 buah tersisa. Bahkan, jika dia membuat Lifael's Spear. Tidak, dia tidak perlu berpegang teguh pada Lifael's Spear. Dia seharusnya bisa membuat item yang lebih baik, jika dia mengambil keuntungan dari semua 28 pavranium. Tapi, hadiah dari mantra sihir menarik Grid lebih dari pada pavranium.

"Bisakah aku benar-benar belajar sihir, sebagai blacksmith?"

Itu mungkin hanya satu mantra, tapi itu mantra yang diajarkan oleh great mage. Jelas mantranya akan luar biasa. Grid yang senang menerima quest yang berubah, tanpa ragu-ragu.

"Baik! Aku akan menerima permintaanmu! "

Pada waktu bersamaan.

(Pilihan yang bagus!)

Fragmen jiwa Braham berteriak dan terbang menuju Grid.

[Braham sedang mencoba memasuki tubuhmu. Apakah Anda ingin menerima?]

"Tentu saja!"

Pada saat yang sama, tubuh Grid dikelilingi oleh cahaya.

[Anda telah menerima jiwa great mage, Braham.]

[Kelas-mu akan diubah dari Pagma’s Descendants menjadi Great Mage.]

(Mulai sekarang, tubuhmu akan bergerak sesuai dengan kehendak Braham.]

"Wow…"

Anggota party yang menonton situasi mengeluarkan suara yang terkesan. Itu karena, jendela status Grid luar biasa, setelah dia menerima jiwa Braham.

[Grid (Great Mage)

Lv. 545

Health: 858.310

Mana: 13.965.000]

Jendela informasi party tidak menampilkan informasi terperinci seperti attack power, magic power, defense, daftar skill, dll.

Namun, mereka dapat menebaknya berdasarkan level, HP, dan MP.

Grid putih, mata merah berbicara kepada anggota party yang terbuka.

"Aku berterima kasih kepada semua orang. Mengamankan pavranium sekarang tidak ada artinya. Jadi, kembalilah ke Reidan dulu."

Pahat!

Tubuh Grid menghilang dengan cahaya.




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "OG_306"

Follow Us