Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

OG_964

gambar

Overgeared_964

Bab 964

Seseorang yang dipuji.

Tidak ada kata yang lebih baik digunakan untuk menggambarkan Yura. Dia memiliki latar belakang dan bakat hebat yang mencakup semua disiplin ilmu. Yura tidak sombong, dan dia memiliki karakter yang lurus dan kecantikan yang tak tertandingi.

Setiap elemen bawaannya membuatnya bersinar.

Prestasinya di Satisfy menjadi sayapnya, dan tanggung jawab yang ia tunjukkan dengan berpartisipasi dalam Kompetisi Nasional 1 saja, saat peringkat Korea lainnya tidak hadir, menjadikannya panutan bagi orang lain.

Pujian terus mengalir ke arahnya, dan Yura juga bangga pada dirinya sendiri. Dia percaya jika dia cukup baik.

Namun pikiran-pikiran ini berubah, setelah dia bertemu Grid.

Grid adalah tipe orang yang sama sekali berbeda dari Yura. Dia tertinggal dalam keberuntungan dan bakat, sementara menderita kesulitan yang tak terhitung jumlahnya.

Dia harus jatuh berkali-kali dari kemunduran dan tuduhan, dan dia tertidur dengan berlinangan air mata.

Namun, dia belum menyerah. Sebaliknya, dia marah seperti baja. Dia telah melihat puncak bukit, ketika yang lain melihat puncak gunung. Sementara orang lain naik 10 langkah, dia telah mengambil satu langkah. Dia belum berhenti, sementara yang lain beristirahat.

Sebaliknya, dia naik perlahan tapi pasti.

Semua jenis kemalangan telah mencengkeram pergelangan kakinya, tapi dia bertahan tanpa menyerah. Dia telah mencapai keberuntungan dan terus bekerja keras tanpa merasa puas, dengan keberuntungan itu.

Akhirnya, dia akhirnya berhasil mencapai puncak.

Yura mengucapkan selamat kepadanya, dengan tulus. Mengetahui berapa lama dan seberapa keras jalan yang dilalui Grid, Yura benar-benar menghormatinya. Dia tidak bisa menjadi yang terbaik bahkan dengan bakat alaminya, dan tahu lebih baik daripada siapa pun di dunia, betapa hebatnya Grid.

Di sisi lain, dia malu pada dirinya sendiri.  

Dia menyadari, jika tidak peduli seberapa keras ia berusaha atau betapa berbakatnya ia. Yura tidak bisa berdiri berdampingan dengan Grid. Kebanggaan Yura mulai runtuh. Dia tidak bisa menerima, jika dia bukan yang terbaik, meskipun terlahir dengan kondisi yang lebih baik daripada orang lain.

Maka, dia mencoba dan mencoba lagi. Dia harus menyingkirkan rasa malu ini, dengan membuktikan dirinya. Maka, dia akan bisa menghadapi Grid. Namun, pada akhirnya, dia tidak mencapainya.

"…"

Selama Kompetisi Nasional ke-4, dia tidak puas meskipun telah memenangkan medali emas dan perak.

Tidak, mata Yura gemetar putus asa, ketika dia melihat monitor. Dia menemukan jika Demon King di layar adalah Grid. Selanjutnya, Grid berada di neraka. Dia menghadapi ratusan senjata, serta cemoohan dan kemarahan manusia, sendirian.

"Mengapa…"

Grid ditusuk oleh tombak dan pedang, dan dia dengan cepat menjadi berdarah. Setiap kali dia berteriak, Yura merasakan jantungnya sakit.

"… Kenapa kamu pergi sejauh ini…"

Yura tidak tahu, mengapa Grid menjadi Demon King. Mungkin untuk kekayaan atau kehormatan. Dia hanya samar-samar merasa, jika dia menjadi Demon King, karena dia menginginkan sesuatu.

Namun demikian, perlukah Grid menang, untuk mendapatkan apa yang diinginkannya? Mungkin tidak.

Tidak masuk akal untuk membahas kemenangan dalam pertarungan 400 lawan 1. Grid bisa mendapatkan apa yang diinginkannya, tanpa harus menang. Dia akan memiliki kontrak dengan Grup S.A di tempat pertama.

Namun, Grid sekarang berjuang untuk menang. Dia tidak bisa menggerakkan ujung jarinya dan berteriak melalui sungai darah. Tapi, dia tidak kehilangan semangat juangnya dan bertahan. Yura bisa melihat alasannya.

‘Akan ada seseorang yang berjuang untuk melindungimu,’

Grid sudah jelas mengatakannya.

Sejak itu, kakeknya tidak lagi menghubunginya. Yura yang cerdik tahu, apa yang terjadi di belakangnya.

"Mengapa…"

Grid berhasil melewati krisis. Dia menciptakan ledakan besar, dan membantai ratusan player. Setelah itu, ada lagi perjuangan. Masih ada 80 orang yang selamat, dan Grid memeras kekuatan terakhirnya untuk melawan mereka.

Dalam prosesnya, dia mengalami beberapa krisis dan bahkan kehilangan immunity-nya.

Pada akhirnya, dia berhasil menjatuhkan semua orang. Setelah pengukur HP musuh terakhir dikosongkan, Grid menatap ke kamera, sebelum berbalik ke arah saingan lamanya, Kraugel.

Di luar topeng yang rusak, mata Grid jelas menatap Yura.

"Percayalah padaku."

Dia terlihat persis sama, dengan ketika dia mengatakan ini padanya di masa lalu.

Yura sangat sedih. Dia tahu, jika Grid tidak biasa bertarung untuknya.

Semua orang percaya, jika dia bisa melakukannya sendiri. Itu karena mereka pikir, dia wanita super. Namun, Yura bukan wanita super. Dia bisa melakukan lebih baik daripada yang lain, tapi dia tidak bisa menyelesaikan semuanya sendiri.

Visinya kabur, saat dia membentuk tinju. Yura tidak tahu kapan Viola datang, tapi Viola menepuk pundaknya. Viola mengira Yura benar-benar lembut.

***

 

"…"

"…"

Kedua pria itu saling berhadapan diam-diam. Di atas kepala mereka, keempat pedang dan tangan emas saling bentrok, tanpa lelah. Orang-orang tidak mengetahuinya, tapi kedua player memiliki kondisi mental yang sangat lelah.

Kraugel harus berkonsentrasi mengendalikan empat pedang. Secara bersamaan, Grid berkonsentrasi membaca waktu serangan Kraugel, sambil menciptakan item baru di kepalanya. Kedua orang tidak dapat mencapai tingkat konsentrasi normal mereka.

God Hands dan pedang yang dikendalikan, bertabrakan persis 89 kali. Salah satu pedang itu terkena Magic Missile dan jatuh ke kaki Kraugel. Grid memperhatikan bahu kanan Kraugel turun, dan Kraugel menarik pedang dari sarungnya.

Saat kilat bersentuhan dengan Grid, ia mengenakan Doran's Ring. Namun, dia terlambat 0,1 detik.

[Anda menderita 18.500 damage!]

[Doran's Ring digunakan.]

Efek Cincin Doran tidak diterapkan, karena cincin itu dipakai setelah diserang.

“Kuek…!"

Wajah Grid terdistorsi saat dia melangkah mundur, dan mengangkat Enlightenment Sword. Pedang itu terangkat, dan ayunan Kraugel berikutnya, di Grid diblokir.

[…Api hitam telah meledak!]

Nyala api menghantam Kraugel.

[Target telah menerima 3.200 damage.]

Kraugel sudah dalam tahap berkomunikasi dengan Enlightenment Sword. Efek kelas dari Sword Saint melihat melalui Enlightenment Sword dan mengurangi damage dari api hitam. Dia menembus api dan menendang Grid.

Inilah saat ketika efek Doran's Ring terbuang sia-sia. Doran's Ring hanya memulihkan 900 damage dari tendangan.

Pada saat ini, Kraugel berputar dalam garis diagonal, dan White Tiger Sword naik dari bawah, dan mengarah ke dagu Grid.

Meski begitu, Grid berhasil menghindari Weapons Ascension. Dia bisa membaca waktu yang tepat menggunakan insight-nya yang tinggi dan Penutup Mata Slaughterer.

Hal paling penting yang harus diperhatikan ketika menyerang bos adalah, serangan dari bawah. Grid sangat kuat terhadap serangan dari bawah. Dia dengan ringan memutar kepalanya, dan mencoba melawan dengan Enlightenment Sword.

"…?!"

Pilar batu yang mengikuti jalur White Tiger Sword telah bangkit, dan mengenai perut Grid.

[Ketika diserang, ada kemungkinan normal 'Pilar' dilepaskan. Pilar batu raksasa memiliki efek peledakan, hingga lima meter. Damage yang diterapkan adalah 50% dari attack power senjata.]

Ini adalah efek pilar yang melekat pada Pedang Penghancur Dunia dari Macan Putih Mulia.

Grid terlempar ke belakang dan menabrak organ yang setengah hancur. Dia buru-buru menggelengkan kepalanya dan berdiri, hanya untuk melihat ujung pedang yang tajam. Itu adalah serangan yang ditujukan di antara matanya.

Ini merangsang rasa takut naluriah. Itu adalah serangan yang tidak bisa dilakukan seseorang, selain menanggapinya.

Grid yang tampak muram, mencoba menghentikan bilahnya, hanya untuk mengubah pikirannya.

Dia tidak yakin, jika ini adalah serangan paling mengancam Kraugel. Tepat saat hendak menembus Grid di antara kedua matanya, White Tiger Sword memutar lintasannya seperti Pinnacle Kill, hanya untuk diblokir.

Enlightenment Sword Grid memblokir jalan White Tiger Sword.

"…"

Tatapan Kraugel tenggelam, ketika gerakannya terdeteksi secara tak terduga. Dia berusaha untuk tidak mengungkapkannya, tapi dia sudah terkejut beberapa kali. Kraugel merasa senang, sejak Grid menggunakan Fly sambil berlutut, dan ketika dia menghindari serangan dari bawah dua kali.

Pria di depan Kraugel tidak berbeda dari dirinya sendiri.

Grid bukan lagi Raja Overgeared yang mengimbangi kurangnya rasa, penilaian, dan kemampuannya dengan item. Hero King telah tumbuh, setelah menang melawan beberapa pahlawan dan terus meningkatkan pengalamannya.

Dia memiliki perasaan tekanan yang berbeda dari Hero, kecerdasan buatan yang bisa menampilkan kemampuannya, ke tingkat yang sangat baik.

Level Grid saat ini mengancam indra dan bakat bawaan Kraugel.

"Pinnacle!"

Grid menggunakan kekuatan yang jelas lebih unggul dari Kraugel, dan mendorong kembali White Tiger Sword.

"Tearing of Sky."

Kraugel membalas serangan.

"Revolve!"

Grid juga merespons.

Namun, Grid tidak bisa melepaskan perasaan tidak nyamannya. Dengan asumsi, jika kedua player memiliki satu skill serangan balik, orang yang menggunakannya pertama kali, akan memiliki kerugian yang luar biasa.

"Apakah Kraugel menciptakan skill serangan balik baru?"

Rasa dingin merambat ke tulang punggung Grid ,ketika dia diingatkan jika Kraugel dapat menciptakan teknik pedang baru.

"Quick Command."

"…!?"

Sayap hitam dan putih yang berkedip, muncul di punggung Kraugel. Dan, dia menghilang dari penglihatan Grid. Kekuatan Pinnacle yang diperkuat hingga ekstrem dari dua serangan balik, memotong tanah. dan, Kraugel muncul kembali di tanah yang retak.

White Tiger Sword sudah memotong bahu Grid.

Tiga kali damage tumpang tindih. Ini adalah kekuatan Quick Command yang digolongkan sebagai salah satu dari tiga skill pasif ofensif. Itu adalah skill yang mengabaikan konsep fisik dengan menghindari serangan 'lock'.

Dia kemudian akan kembali ke posisi semula setelah empat detik, dan serangan berikutnya akan melipat-gandakan damage.

Seperti namanya, itu adalah skill yang sangat cepat dengan utilitas yang sangat baik. Namun, tergantung pada situasinya, pembatasan untuk kembali ke titik aktivasi semula, bisa menjadi racun yang hebat.

Pembatasan ini juga memungkinkan dirinya untuk menghancurkan skill kekuatan maksimum player, dengan pasti menghindari satu serangan.

Sebagai contoh sederhana, jika dia menggunakan Quick Command untuk menghindari skill jarak jauh yang bertahan lebih dari empat detik.

Dia akan kembali ke tempat yang sama setelah empat detik, dan tidak akan bisa melarikan diri. Itu tidak sempurna, sama seperti bagaimana God Command milik Grid, yang memiliki kerugian fatal dari sisi 'probabilitas'.

 Tentu saja, jika Kraugel memihak seven evil saint, kendala akan diangkat dan ceritanya akan berbeda. Meskipun demikian, dia menghindari untuk menjadi pasukan tertentu. Dia tidak berdiri di sisi evil saint atau para dewa.

Jika dia berdiri di satu sisi, maka dia sudah akan bergabung dengan guild. Tentu saja, hanya ada satu guild yang ia pikir akan bergabung.

"Punyaku adalah XXX."

Grid tidak tahu semua ini, dan mengertakkan giginya. Dari sudut pandangnya, God Command adalah skill sampah yang terbaik. Grid kehilangan lebih dari sepertiga dari HP-nya, sementara Kraugel hanya mengalami luka ringan.

Semua orang di dunia menahan napas, ketika kedua pria itu bertarung dengan sengit. Tanpa memanggil hewan peliharaan atau meminum potion seperti yang telah mereka janjikan.

Bahkan bos-bos toko ayam berfokus pada TV, tanpa menyadari jika telepon mereka telah berdering lama. Energi Wave memecahkan tanah, sementara kekuatan Tearing of Sky menyapu ke langit.

Medan perang secara bertahap menjadi lebih sempit.

Kesenjangan antara Grid dan Kraugel memendek, sementara jumlah tabrakan meningkat. Grid meminjam kekuatan Penutup Mata Slaughterer untuk menebas di pinggang Kraugel, sementara Kraugel mengandalkan Super Sensitivity untuk menyelamatkan dirinya dari cedera fatal, dan menebas di paha Grid.

Banyak orang menyadari, jika Grid berada dalam situasi yang tidak menguntungkan, karena jumlah pertukaran meningkat. Kemudian, Grid selesai membuat item dan berteriak seperti protagonis kartun,

"Item! Production!"

-?

"…?"

"…?"

Membuat item selama pertempuran…? Para komentator, penonton, dan pemirsa yang melihat pertandingan, berkeringat. Sangat tidak masuk akal, sehingga mereka tidak bisa berkata-kata. Bagaimanapun, itu tidak masalah.

"Blue Dragon Sword Breaker!"

Teriak Grid, dan cahaya terang meledak dari tangan kirinya. Ini adalah momen, ketika pedang biru gelap dengan arus listrik di sekitarnya, muncul di dunia. Bagian bilah dibuat dari sisa-sisa Great Demon Astaroth, dan ada alur yang dalam pada bilahnya.

Mata Kraugel yang goyah, ditangkap oleh kamera. Dan, semua komunitas di dunia berantakan.

- Sword breaker melawan Sword Saint ;;

-Wow! Langkah mematikan super murah!

- Cahaya itu…




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "OG_964"

Follow Us