Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

LMS_V05E02P01 Piramid dan Martabat Raja

gambar


2. Piramid dan Martabat Raja (1)


Di tempat pembangunan, Weed sedang memasak bubur rumput dan menyerahkannya pada para pekerja secara gratis.
"Kerja bagus, istirahatlah, dan makan dengan pelan-pelan."
"Terimakasih."
Kelelahan karena membawa batu, para player menerima semangkuk bubur dengan rasa terimakasih.
[Stamina telah meningkat sebesar 35]
[Rasa lapar telah hilang]
[Rasa haus telah terpuaskan]
Skill memasak level 4 tahap intermediate dan skill Handicraft level 9 tahap intermediate!
Tak mengherankan jika bubur yang dibuat oleh Weed sangat lezat. Meskipun dia telah menelantarkan skill memasaknya belakangan ini, peningkatan dari makanan tersebut masih cukup banyak.
Orang-orang menyukai dan menghormati Weed.
Mereka berterimakasih bukan hanya karena berbagi questnya, dia juga memasakkan makanan secara gratis untuk mereka.
Meskipun bahan yang digunakan pada dasarnya adalah rumput, dan direbus sampai tampak seperti bubur. Setelah menerima semangkuk bubur panas, mereka berterimakasih dengan tulus pada Weed.
Di antara mereka yang berpartisipasi dalam quest tersebut, beberapa benar-benar memiliki level rendah dan sedikit uang. Weed harus memasak bubur rumput untuk para pekerja ini secara gratis, dan para player jika bahwa mereka bisa bekerja tanpa mati kelaparan.
Sambil menyediakan makanan, Weed juga terus mengawasi suasana tempat pembangunan. Tak peduli seberapa baik orang-orang ini, jika ada keluhan, bisa berkembang menjadi sebuah pemogokan, dan berakhir dengan berhentinya pembangunan. Seperti menjadi nyaman atau malas setelah dibagikan makanan, atau karena kekenyangan.
Pasukan utama dibalik pembangunan tersebut adalah para player berlevel rendah. Mereka lebih tertarik pada hadiahnya, sehingga bekerja lebih keras. Melihat mereka, player lain secara tak sadar menyesuaikan kecepatan mereka.
"Terimakasih banyak, Weed."
Gadis itu, yang baru saja menyelesaikan makannya, berterimakasih dengan tulus pada Weed. Gadis kecil yang manis ini tampak seperti seorang siswi SMA kelas 10.
"Sama-sama, aku senang kamu menyukainya." Weed membalas sambil tersenyum.
Hari ini, dia telah memberi puluhan ribu senyuman seperti itu. Tak peduli seberapa ramahnya dirimu, tersenyum sebanyak itu tidaklah mudah. Tak mengherankan senyum Weed tampak sangat dipaksakan! Matanya tersenyum, tapi bibirnya sedikit miring, membuat senyumnya tampak mengejek. Meski demikian, suaranya sangat ramah.
"Lemon, kamu sudah memindahkan 8 batu!"
"Oh, kamu ingat aku?"
"Tentu saja. Kamu adalah salah satu dari orang-orang mengagumkan itu, yang memuji buburku dengan kesenangan seperti itu... Matahari masih belum terbenam, dan jika kamu bisa membawa 1 atau 2 batu lagi, kamu akan menjadi salah satu dari mereka yang paling bekerja keras hari ini."
"Oh? Aku mengerti. Dan aku baru saja hendak berhenti... Aku akan kembali!" Lemon si gadis muda, dengan rajin berlari ke arah tambang.
Setelah makan bubur rumput dari Weed, semua player merasa bertenaga dan menjadi lebih semangat untuk membawa batu. Meskipun bubur buatannya disebut 'bubur rumput', itu tak terbuat dari rumput saja!
Jika dipersiapkan oleh koki hebat seperti Weed, andaipun kamu makan hidangan yang sama, kamu akan menjadi bosan pada akhirnya. Jadi, dari waktu ke waktu dia menambahkan beberapa daging dan bahan-bahan lain, menghabiskan sekitar 100 gold per hari. Weed menganggap pengeluaran itu sebagai investasi untuk menaikan levek skill memasaknya!
Meskipun makanannya kurang sempurna, karena dia memasaknya dalam jumlah yang luar biasa banyaknya, skill memasaknya naik secara drastis.
Weed mungkin akan tak akan bisa tidur, jika dia harus kehilangan 100 gold per hari. Karena saat dia mulai bermain game, dia harus mencari uang satu copper demi satu copper, berusaha untuk mencapai tujuannya sesegera mungkin.
Tetapi sekarang, situasinya sedikit berbeda. Weed telah mempekerjakan para pekerja untuk membangun makam, jadi dia harus memperhatikan prosesnya dan menanggung biayanya!
҅Apa boleh buat. Aku tak akan bisa membangunnya tanpa bantuan mereka , jadi aku harus membeli makanan dan mengurus mereka .҆pemikiran dari seorang pebisnis yang berdedikasi dan dermawan.
Ekspresi wajahnya, suara keyakinannya, dan kepeduliannya pada orang-orang, semua itu menciptakan gambaran dari seorang pria dewasa.
Namun, perasaan Weed yang sebenarnya mirip dengam seekor python ganas yang menunggu mangsanya.
҅Makan dengan cepat, sehingga aku bisa membuat kalian bekerja secepat dan sebanyak mungkin. Menerima 100.000 gold sebagai biaya pengerjaan quest ini, uang yang dihabiskan sejauh ini adalah 700 gold. Selain itu, mendapatkan lebih dari 10.000 gold dari biaya partisipasi. Pada akhirnya, itu hanya akan menjadi uang tambahan .҆
Pekerjaan yang berlebihan! Eksploitasi! Makan bubur rumput dengan senyum busuk sambil menyeluruh mereka untuk tetap bekerja, Weed si bos kejam!
****

Di website Royal Road, pembangunan makam terebut menjadi topik pembahasan utama. Dan seseorang menyulut api lebih besar lagi dengan memposting artikel lain.
[Topik : Orang-orang sibuk pada pembangunan makam.
Salam.
Sebelumnya aku memposting sebuah topik tentang quest tingkat kesulitan 'B'. Sekarang aku ingin menunjukkan pada kalian sebuah video pendek dari tempat pembangunan tersebut.
Silahkan lihat.]
Dia merekam sebuah video tentang apa yang ia lihat, dengan matanya sendiri dan mempostingnya di internet.
Berita terbaru tentang pembangunan dari Makam Raja!
Beberapa orang yang tak memiliki ketertarikan pada event tersebut, karena jauh, menjadi tertarik juga. Saat mereka menekan tombol 'play', mereka melihat sebuah adegan yang mencengangkan jauh di luar imajinasi mereka.
Anak laki-laki dan gadis-gadis muda mengangkat batu-batu berat dan membawanya di atas pundak mereka.
"Unni, ini berat."
"Tahanlah sedikit lagi. Untuk menyelesaikan quest ini, kita harus mengantarkannya."
Percakapan emosional antara sepasang saudara!
Bahkan para orang tua membawa batu. Ribuan orang, tak peduli usia dan jenis kelamin tengah mengangkut batu-batu.Kadang-kadang para player akan tertindih di bawah batu tersebut. Yang menambah rasa sakit mereka, batu yang mereka bawa jatuh dan berubah menjadi puing-puing.

Orang-orang yang menonton video tersebut, mulut mereka menganga karena terkejut.
Apa-apaan ini!
҅Apakah ini sebuah kamp terkonsentrasi atau tempat eksekusi?҆
Di kejauhan, dibelakang orang-orang yang bekerja, Benteng Serabourg bisa terlihat.
-Ini adalah kenyataan dari Sculptor.
-Itu sangat bijak jika aku tak memilih Sculptor.
-Kita harus meningkatkan uang, untuk mendonasikan pada tetangga kita yang kurang beruntung untuk memulai di kerajaan perbatasan.
Rasa iri dan rasa cemburu terhadap para player yang bisa berpartisipasi dalam quest peringkat B dengan 1 gold telah lenyap.
****



< Prev  I  Index  I  Next >

Follow Us