Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V17E07P01 Menggunakan Skill Divine

gambar


7. Menggunakan Skill Divine (1)

[TL] Aku telah menggunakan bayonet sebagai senjata Bread, tapi di bab ini digunakan seperti menjadi ‘great sword’, karena lebih masuk akal. Jadi itulah yang akan aku gunakan, sebagai senjatanya dari sekarang.

————————————————————

 

Kwang, kwang, kwang!

Suara-suara itu terdengar di punggung gunung, yang sebelumnya sunyi. Bumi berguncang, seperti ada gempa yang datang, dan ada awan debu tebal. Kemudian, semuanya tiba-tiba tampak berhenti. Raungan memekakkan telinga berhenti, ketika badai debu perlahan-lahan turun.

Satu-satunya yang bergerak dengan tenang adalah, debu yang beterbangan di udara. Setelah beberapa saat…!

"Dark Blade!"

Debu itu terbelah dua oleh pedang, yang diselimuti api. Kemudian, debu meledak dan tersebar saat great sword turun dari arah lain.

"Badai bumi!"

Ketika great sword itu bertabrakan dengan pedang, badai terjadi sekali lagi. Bentuk dua orang bisa dilihat melalui badai. Yang memegang pedang yang menyala itu adalah Ark. Seberang Ark adalah, bentuk khas dari orang besar.

Pria yang mengenakan kulit binatang jelas Bread.

"Ambil ini!"

Bread berlari dan mengacungkan great swordnya.

-Buuuuong!

Debu di tanah tersedot dengan kecepatan yang luar biasa, dan mulai berputar. Ark jatuh untuk menghindari terkena great sword itu. Dia menggulung tubuhnya ke tempat lain, dan melompat sebelum mengayunkan pedangnya pada Bread. Namun, refleks Bread juga tidak kalah dengan Ark.

Bread menggerakkan great swordnya ke sudut diagonal untuk menangkis serangan, sebelum menyerang ke bawah.

"Hah?"

Itu adalah serangan yang benar-benar tak terduga. Ark menarik napas cepat, dan melangkah mundur. Tapi, great sword itu sudah menyerempet bahunya. Dia langsung kehilangan 400 HP, akibat serangan itu.

 Hanya gorengan, telah melukainya dengan serius!

Namun, dia tidak bisa ragu dalam situasi ini. Dalam waktu singkat, Ark telah berhenti bergerak. Bread telah mendorong maju dan terus menggunakan great sword-nya. Ark tersandung dan great sword itu nyaris tidak menyentuh hidungnya.

Bread bergumam, ketika great sword turun ke ruang kosong.

“Sial, aku benar-benar berpikir, aku akan memotongmu kali ini.”

"Huk, apa menurutmu, aku semudah itu untuk dibunuh?"

Ark tertawa dan menjawab. Tapi dalam hati, dia berkeringat.

'Sial, dia memotongnya dan melakukan serangan balik? Jika itu terkena dengan benar, maka dia akan menerima crit hit. Seperti yang diharapkan, dia benar-benar memiliki kekuatan yang merepotkan. Tidak hanya skill yang hebat, tapi dia juga akrab dalam pertarungan. Tidak, bukan hanya berkelahi…'

Ark menggunakan Dark Dance untuk menghindari serangan dan mengamati gerakan Bread. Ark kagum dengan senjata Bread, ketika dia pertama kali melihatnya. Bread menggunakan great sword dua tangan. Itu mirip dengan Oath Sword, Ark tapi jauh lebih besar.

Great sword itu adalah yang terbesar, dari pedang dua tangan itu. Tentu, saja attack power dan daya tahan-nya termasuk yang terkuat. Jika dibandingkan dengan pedang panjang rata-rata, pedang itu rata-rata 1.8 kali lebih banyak menimbulkan damage.

Selain itu, secara otomatis ditangani 1.5 damage tambahan, untuk monster berukuran besar. Tapi, meskipun ada attack yang sangat besar, ada beberapa orang yang menggunakan great sword di New World.

Ada sejumlah alasan, tapi penalti terbesar adalah jika dari ukuran dan beratnya, berarti attack speed sangat lambat.

'Tapi, pria ini…'

Ketika dalam pertempuran jarak dekat, tidak ada perbedaan, antara jumlah berapa kali Ark diserang.

'Bagaimana dia bisa menyerang begitu cepat, ketika membawa great sword? Apakah dia meningkatkan attack speed, dengan peralatan lainnya? '

Dia telah memikirkan ini pada awalnya. Tapi, dia masih belum yakin. Setelah bertukar beberapa serangan, Ark menyadari, jika itu tidak sesederhana itu.

"Tidak ada limbah!"

Ya, Bread tidak menyia-nyiakan gerakannya. Dia menghindari serangan lawan, dan kemudian menyerang balik. Itu adalah gerakan yang sangat sederhana, tapi sulit dilakukan di tengah pertempuran.

Hanya orang yang terbiasa memegang pedang, yang bisa melakukan gerakan seperti itu.

Itu diperlukan agar terbiasa, dengan tubuh untuk mengubah gerakan.

Ya, itulah rahasia attack speed Bread. Gerakan Bread mirip dengan mesin. Tidak ada terburu-buru, setiap kali dia menyerang.

Saat menyerang dan bertahan, dia meminimalkan gerakan yang tidak perlu, dan melakukan serangan balik. Itu beberapa gerakan ketat!

Meskipun dia memegang great sword, dia bisa menyaingi gerakan Ark.

‘Dia juga bisa memanfaatkan skill kelasnya.'

Profesi Bread adalah Master Beast. Fitur dari Beast Master adalah untuk menumpuk hingga 3 Beast Spirit Possessions. Begitu pertempuran dimulai, Bread langsung memilih tiga spirit binatang untuk memilikinya. Dia memilih jiwa beruang yang meningkatkan attack sebesar 50%, dan jiwa cheetah yang meningkatkan agility sebesar 50%.

Itu hanya 2 Beast Spirit Possessions. Dia telah melihat Bread menggunakannya di feri dan di desa Bosaga. Ark tidak mengerti pada saat itu…

“Beast Spirit Possessions, kekuatan Bull bangkit! Dash!"

Ark langsung menggunakan Dark Dance, saat Bread berteriak. Kemudian, Bread menumbuhkan tanduk di kepalanya, dan melesat maju seperti anak panah. Ark menggunakan Penetration Skill, dan jendela informasi melayang di depannya.

[Skill profesi-Bread: Beast Spirit Possessions

* Skill tambahan dari Beast Spirit Possession diidentifikasi.

[Bull] Ketika dirasuki oleh semangat banteng, kekuatan terobosan meningkat sebesar 50%.

Saat menyerang musuh dengan skill 'Dash', move speed akan meningkat sebesar 100% dan attack power sebesar 50%. Ketika Dash berhasil, defense akan berkurang 30% dan kondisi abnormal 'jatuh' akan diinduksi.]




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "ARK_V17E07P01 Menggunakan Skill Divine"

Pemberitahuan Update via Email