Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V21E01P04

gambar


1. Perang Suci dan Uang (4)

38.500 gold!

Itu adalah sejumlah besar uang yang akan diambil, sebelum dia bahkan mulai terlibat dalam bisnis. Bahkan, jika dia mempertahankan monopoli pasokan militer mulai sekarang, tidak ada jaminan jika dia bisa memulihkan kerugian.

Jika perang diperpanjang dan banyak persediaan militer dibutuhkan, maka dia bisa. Tapi jika perang berakhir dengan cepat, maka dia tidak akan bisa menutup kerugian.

Namun... Bagaimanapun, dia harus membayar harga untuk jumlah persediaan yang ia kumpulkan dari Seutandal dan Underworld. Bahkan jika dia kehilangan ribuan gold, dia masih membutuhkan hak perdagangan eksklusif.

Jika dia kehilangan hak, maka dia akan hancur bagaimanapun juga. Entah itu nasi atau bubur, dia tidak punya pilihan, selain pergi sampai akhir... Tetap saja, kehilangan hampir 40.000 gold...!

Ark menghela nafas, dan meremas kepalanya.

"Ark-nim!"

Tiba-tiba, pintu terbuka dan Sid masuk.

"Apa? Tidak bisakah kamu melihatku sedang sibuk sekarang?”

Saraf Ark sensitif, sehingga ia mudah terganggu. Lalu, Sid bergumam dengan tatapan sedih.

"Tapi, ini masalah mendesak..."

"Apa itu?"

“Barang-barang kita sebelumnya diselamatkan dari laut. Kemudian darurat militer diumumkan. Jadi, aku meninggalkannya di gudang sewaan di Reuben.”

"Bagaimana dengan itu?"

"Pemilik gudang itu menghubungiku sekarang. Dia menaikkan sewa gudang sebesar 50%...”

"Apa?!"

Ark melompat dan berteriak. Dia sudah meramalkan kehilangan sekitar 40.000 gold, sehingga sarafnya melebar tipis. Sid kaget dan merespons dengan suara malu-malu.

“Itu... Kamu tahu, jika perdagangan tidak mungkin dilakukan akhir-akhir ini, berkat darurat militer. Dalam situasi seperti itu, juga tidak mungkin untuk membeli barang dari toko. Berburu tidak nyaman lagi. Sehingga, player tidak membeli atau menjual barang. Jadi, banyak merchant menyimpan barang di gudang, menyebabkan harga sewanya naik...”

"Terkutuk! Ini adalah terima kasih yang aku dapat, karena menggunakan gudang orang itu? Orang itu benar-benar...”

Ark berteriak, sampai dia tiba-tiba menutup mulutnya.

'Tunggu? Perdagangan dilarang, jadi ada banyak barang di gudang?'

Kata-kata itu tersangkut di kepalanya. Setelah berpikir sebentar, wajah Ark cerah.

“Sid lakukan dengan baik! Ikuti aku!"

"Hah? Hah?"

Sid ditarik oleh Ark, dengan ekspresi bingung.

***

 

'Huhuhu, seperti yang aku harapkan.'

Ark tersenyum, saat dia melihat sekeliling kedai minuman. Ark saat ini berada di kedai ‘Gold Mountain’ di kota dagang Giran. Gold Mountain memiliki makanan murah dan lezat, sehingga biasanya ada banyak tamu.

Namun, selama beberapa hari terakhir ini ada lebih banyak tamu daripada biasanya. Kursi-kursi itu penuh sesak, dan beberapa orang bahkan berdiri dan makan. Alasan kedai yang ramai, bisa dengan mudah ditebak dari percakapan para tamu.

"Ini benar-benar konyol!"

"Jika perdagangan komersial dilarang, apa yang akan terjadi pada merchant?"

"Ada apa dengan hukum konyol itu?"

Para merchant berkumpul dalam kelompok dua atau tiga orang, dan bergumam dengan marah ke dalam gelas anggur mereka. Alasan mereka marah adalah, karena darurat militer yang diumumkan belum lama ini.

[Pengumuman Darurat Militer dari Raja Schudenberg!

Berkat peristiwa buruk yang terjadi di Kerajaan Schudenberg, Raja dan bangsawan telah mengumumkan darurat militer.

Darurat militer untuk Kerajaan Schudenberg akan bertahan, sampai penyebabnya ditentukan dan diselesaikan.

* Di bawah darurat militer, semua pos pemeriksaan ditutup sementara.

* Di bawah darurat militer, semua permintaan misi dan quest akan dihentikan.

* Di bawah darurat militer, izin dari kantor pemerintah diperlukan untuk berdagang.

* Di bawah darurat militer, tindakan permusuhan dilarang di luar wilayah perburuan.]

Hukum yang melarang semua kegiatan asing, telah diputuskan dalam pertemuan aristokrat. Yah, NPC dengan mudah menerima undang-undang itu. Tapi, keluhan player terus berlanjut tanpa batas.

Mereka tidak bisa melakukan apa pun, bahkan jika mereka terhubung ke permainan. Khususnya, yang mengalami pukulan fatal dari darurat militer adalah para merchant.

Meskipun pos pemeriksaan ditutup, masih mungkin untuk pergi keluar dan berburu. Bahkan jika beberapa dari mereka ingin berpartisipasi dalam ekspedisi, level mereka terlalu rendah.

Namun, perdagangan dilarang. Sehingga, tidak ada yang bisa dilakukan merchant. Dengan kata lain, ribuan merchant New World menganggur, karena darurat militer.

"Aku menghabiskan cukup banyak uang untuk barang-barang dari distrik produksi. Tapi sekarang, tidak mungkin untuk menjualnya..."

“Bahkan dengan menjalankan kios di jalan, aku hampir tidak bisa menjual potion.”

“Aku hanya menjual satu scroll hari ini.”

Para merchant menghela nafas, dan mengeluh. Sebagian besar merchant membeli barang-barang dari daerah lain, dan kemudian menjualnya ke toko-toko umum atau guild merchant. Namun, mereka tidak dapat melakukan apa pun tentang barang-barang itu, karena darurat militer.

Biasanya, mereka bisa menjual ke player lain. tapi berkat obelisk hitam, jumlah orang yang berburu telah berkurang. Selain itu, para prajurit di pasukan ekspedisi cukup tinggi, sehingga tidak ada alasan bagi mereka untuk menghabiskan uang untuk barang habis pakai.

Oleh karena itu, beberapa berita buruk menumpuk di atas satu sama lain di pundak para merchant. Dengan demikian, para merchant yang menganggur berkumpul di kedai minuman, untuk mengungkapkan ketidak-puasan mereka.

"Ohhh, ini akhir bagiku, setelah beberapa hari!"

Satu merchant bergumam, dengan kepala di tangannya.

“Aku mencoba untuk mengambil sebagian bijih besi. Jadi, aku mengumpulkan nota kredit 1.000 gold dari guild merchant. Suasana hari ini gelisah, jadi aku pikir harga persenjataan akan naik. Namun, sekarang ada darurat militer? Jika aku tidak dapat memperoleh 1.000 gold pada saat nota kredit jatuh tempo dalam dua hari ini, maka aku bangkrut!"

“Itu sama bagiku. Para monster aneh di saat ini. Jadi, aku mendapat kredit tapi tidak bisa menjual sekantung potion.”

...Itu masalahnya. Ketika kegiatan komersial dilarang di bawah darurat militer, NPC akan berhenti membeli dan menjual barang. Jadi, para merchant di kedai minuman, yang menderita kerusakan paling parah adalah mereka yang memiliki nota kredit.

Jika seorang merchant dengan modal kecil, ingin mendapatkan keuntungan maksimum dari perdagangan jarak jauh… mereka sering mendapatkan nota kredit dari guild merchant. Tapi sekarang, mereka tidak dapat membeli item dengan nota kredit mereka.

Pengumpulan kredit oleh rentenir yang mengerikan, apakah itu dalam permainan atau kenyataan!

Di bawah darurat militer, mereka tidak akan mampu membayar kembali nota kredit tepat waktu. Seorang merchant yang memiliki peringkat kredit buruk, akan menerima penalti besar dan statistik mereka menurun.

Jadi, merchant paling takut pada penumpukkan kredit. Dan karena darurat militer, para merchant itu memiliki banyak barang yang menumpuk di gudang mereka.

"Ah, adakah orang di sini yang ingin membeli barang-barangku?"

Merchant yang terpojok, dengan putus asa meminta bantuan seseorang. Tiba-tiba, seseorang muncul seperti sinar cahaya untuk membantu mereka...

“Aku butuh beberapa hal. Aku akan membeli barang-barang ini, jika harganya tepat.”

Orang yang mengatakan itu adalah Ark. Semua merchant di kedai memfokuskan mata mereka pada Ark.

"Hah? kamu ingin membeli beberapa barang?"

"Uh, barang apa yang ingin kamu beli?"

"Yah, beberapa hal. Ingot baja, ingot besi tempa, lembaran logam, kayu, kertas, rautan pisau, dll... Jika kamu memiliki semua ini, maka aku akan membelinya, terlepas dari jumlah yang kamu punya.”


Post a Comment for "ARK_V21E01P04"

Pemberitahuan Update via Email