Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V21E03P02

gambar


3. Smuggler's Pass (2)

Racard terbang menuju pegunungan, dengan ekspresi penuh keinginan untuk berlibur. Hidup Ark sangat berharga, sehingga dia perlu memeriksa rute dengan cermat.

Jika Ark meninggal beberapa kali, maka dia bisa memulihkan statistik yang hilang. Tapi jika dia berhutang dan menjadi bangkrut, maka dia tidak akan bisa pulih.

Karena itulah, Ark dengan cermat memeriksa semuanya, meskipun tidak punya banyak waktu. Itu lebih cepat daripada harus kembali beberapa kali.

Sekali lagi, Ark akan bangkrut, jika ekspedisi Bristania bertanggung jawab. Dan waktu yang tersisa adalah 6 - 7 hari. Jika ekspedisi Schudenberg merebut Benteng Pabiun dalam 2 - 3 hari, maka mereka akan membutuhkan beberapa hari untuk bergerak ke Silrinad.

'Ekspedisi itu bisa menggunakan Smuggler's Pass untuk membersihkan Benteng Pabiun. Masalahnya adalah hanya ada empat hari lagi. Jika terjadi masalah pada Smuggler's Pass, maka semuanya akan selesai. Hanya ada satu peluang. Terlepas dari urgensi di hatiku, aku harus mengumpulkan informasi sebanyak mungkin, untuk meningkatkan peluang keberhasilan.'

Ini adalah penilaian Ark. Jadi, dia dengan tidak sabar menunggu Racard kembali. Setelah 12 jam berlalu, Racard kembali dengan berlinang air mata.

"Ohh... d-dingin, semuanya seperti membeku.”

"Apakah kamu memeriksanya?"

"A-Aku memeriksanya. Ada banyak salju yang menumpuk, tapi entah bagaimana Master harus bisa pindah ke sisi lain gunung. Ya, itu menurut standarku. Tempat-tempat yang aku lihat, ditunjukkan secara terpisah.”

Racard menjawab, ketika dia mengembalikan peta. Dia membuka peta dan melihat rute baru yang digambar Racard. Bagian-bagian yang tidak bisa diingat Lariette, dibiarkan kosong. Lalu, itu dihubungkan dengan titik-titik.

'Baik. Aku sudah mengamankan informasi yang diperlukan!'

Ark segera mengunjungi Haverstein dengan informasi itu.

"Viscount-nim, aku punya cara untuk menyelesaikan ini!"

"Cara? Apa yang kamu katakan tiba-tiba?”

Haverstein bertanya. Dia masih mengkhawatirkan berita, jika Bristania berbaris menuju Silrinad.

“Cara untuk membersihkan Benteng Pabiun.”

“Membersihkan Benteng Pabiun? Apa itu?"

Haverstein buru-buru bertanya. Ark membuka peta di atas meja, dan merangkum informasi Lariette dan Racard. Haverstein mengerutkan kening di peta, sebelum dia melihat ke arah Ark.

“Ini... penyelundup? Smuggler's Pass?"

"Apakah kamu tahu tentang itu?"

Haverstein menatap Ark dengan ekspresi heran, sebelum menggelengkan kepalanya, dan berkata.

“Tidak, aku pernah mendengarnya sebelumnya. Jika ada rute rahasia yang digunakan penyelundup antara Schudenberg dan Kerajaan Sinius, di suatu tempat, di Pegunungan Albana. Penjaga perbatasan mencari selama beberapa tahun. Tapi, mereka tidak dapat menemukan apa-apa. Jadi aku pikir, itu hanya rumor... itu benar-benar ada? Dari mana kamu mendapatkan informasi ini?"

Haruskah dia mengatakan jika seorang penyanyi di sebuah kedai memberi informasi?

Dilihat oleh ekspresi cemas Haverstein, dia tidak bisa bercanda pada saat seperti ini.

“Aku mendapatkannya secara tidak sengaja.”

"Rute yang digambar di peta ini benar-benar Smuggler's Pass?"

"Ya. Orang yang memberi-tahuku dapat diandalkan, dan aku mengkonfirmasi informasi menggunakan familiar-ku.”

"Jika kamu berkata begitu, maka aku harus percaya padamu..."

Haverstein menghela nafas, ketika dia melihat peta lagi dan bergumam.

"Seperti yang aku katakan, penjaga perbatasan menyelidiki untuk waktu yang lama, sebelum menolaknya sebagai rumor. Itu karena, Pegunungan Albana sangat curam. Sehingga, tidak mungkin untuk berpikir ada rute lain selain Ngarai Pabiun.

Apalag,i musim dingin adalah saat Pegunungan Albana adalah yang paling berbahaya. Tidak mungkin untuk memindahkan 30.000 pasukan melalui Smuggler's Pass.”

“Memindahkan 30.000 pasukan tidak diperlukan.”

Ark menjawab dengan jujur.

"Maksudmu apa? Ada puluhan ribu monster yang ditempatkan di benteng. Untuk bertarung melawan mereka...”

Haverstein berbicara, sebelum tiba-tiba menutup mulutnya. Itu karena tanggapan Ark. Ekspresinya cerah, dan dia mengangguk.

"Metode yang kamu sebutkan..."

"Ya. Saat ini, ekspedisi tidak dapat menembus Benteng Pabiun, karena monster yang ditempatkan di sana. Tapi lebih tepatnya, itu bukan karena monster. Masalahnya adalah jika ada Black Obelisk Forest yang akan membangkitkan monster yang terbunuh.”

Benar. Monster dari Benteng Pabiun telah menerima kerusakan yang cukup besar dari serangan ekspedisi. Tapi, alasannya tidak jatuh adalah bahwa black obelisk menghidupkan kembali monster, setelah jangka waktu tertentu.

Efek Earth Blast bertahan 24 jam, sehingga monster bisa dipulihkan tepat waktu. Bahkan jika Gripper mati saat menggunakan Earth Blast, mereka hanya akan dipulihkan lagi. Sehingga, situasinya berulang-ulang.

Itu mungkin terlihat lemah, tapi itu adalah taktik pertahanan yang sukses. Tidak ada keraguan jika seseorang mengendalikan monster.

'Black Obelisk Forest sengaja ditempatkan di bagian belakang benteng, sehingga tidak mungkin untuk menghentikan kebangkitan. Itu juga tidak mungkin bagi player untuk pergi di belakang benteng. Itu tidak sempurna, tapi gerakannya bisa dikendalikan sampai batas tertentu.'

Itu tidak terpikirkan. Tapi, Ark sudah mendengar dari Global Exos, jika player terlibat dengan kegiatan musuh. Maka, bukankah itu akan menjadi seorang player, yang mengendalikan monster di Benteng Pabiun?

'Tapi, seorang player tidak akan tahu tentang Smuggler’s Pass. '

Ark menggerakkan jarinya di sepanjang garis yang digambar di peta, dan tersenyum. Dia bisa menggunakannya untuk melewati benteng, dan pindah ke Black Obelisk Forest.

“Jika kita meledakkan Black Obelisk Forest, maka masalahnya akan mudah diselesaikan.”

Ark telah memikirkan rencana, saat dia menerima informasi tentang Smuggler's Pass. Tentu saja, black obelisk hanya akan dipulihkan. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan black obelisk, tidak sebanding dengan waktu kebangkitan monster.

Para mage kerajaan memutuskan jika butuh sekitar seminggu hingga sepuluh hari, untuk monster muncul lagi setelah dihancurkan. Mereka bisa melenyapkan monster dan membersihkan Benteng Pabiun pada waktu itu.

Setelah mereka menduduki benteng daripada kebangkitan obelisk, tidak akan menjadi masalah lagi.

“Tapi, akan ada beberapa monster di Black Obelisk Forest...”

"Keluarkan mereka.”

Ark menunjuk ke Benteng Pabiun di peta, dan berkata.

“Mereka yang mati dalam pertempuran kemarin, akan dipulihkan sekarang. Seperti yang kamu tahu, jumlah monster untuk setiap black obelisk, adalah tetap. Dengan kata lain, jika monster itu tidak mati lagi, maka tidak ada lagi monster yang akan muncul dari Black Obelisk Forest.

Jika pasukan ekspedisi mengerahkan semua pasukan dan menyerang Benteng Pabiun, maka semua monster yang bangkit akan menyerang.”

"Kamu ingin kami menyerang benteng, sampai semua monster meninggalkan Black Obelisk Forest?"

"Ya. Black Obelisk Forest berjarak sekitar 1 km dari benteng. Kamu bisa mengatur senjata pengepungan dan tinggal di belakangnya, untuk meminimalkan kerusakan saat menyerang monster.”

“Tentu saja...”

Haverstein bergumam dengan suara ceria. Jadi, sebuah rencana dikembangkan untuk menangkap benteng yang tak tertembus. Tapi, keberhasilan operasi bergantung pada satu prasyarat penting.

“Pada akhirnya, masalah telah kembali ke titik awal. Jika ada lebih sedikit pasukan, maka akan lebih mudah untuk membuatnya melalui Smuggler's Pass. Diperlukan waktu minimal satu hari untuk membersihkan Benteng Pabiun, setelah black obelisk dihancurkan.

Untuk mencapai Silrinad sebelum ekspedisi Bristania, kamu harus melewati Smuggler's Pass dan menghancurkan obelisk dalam waktu tiga hari.”

“Itu mungkin. Tidak, aku akan membuatnya mungkin.”

"Lalu, kamu akan pergi?"

“Jika ada prajurit yang lebih bisa diandalkan daripada diriku dalam ekspedisi, maka aku akan menyerahkannya kepada mereka.”

“...Bukankah itu tidak mungkin?”

Haverstein tersenyum, dan bergumam. Pada saat yang sama, sebuah jendela informasi muncul di depan Ark.

[Komandan Ekspedisi telah menerima strategi Ark-nim.

* Art of Communication meningkat 30.

* Political Power meningkat sebesar 20.

* Prestasi meningkat 500.]

[Perang Suci Ekspedisi Tentara (Quest Quest)

+ Sub Quest: Meluncurkan operasi 'Black Obelisk Forest'

Ekspedisi Schudenberg telah diblokir oleh monster, dan tidak dapat melintasi perbatasan ke Kerajaan Sinius. Ark-nim telah mengusulkan operasi baru, dan Komandan Ekspedisi Haverstein diterima.

Tinjauan Operasi:

Gunakan rute rahasia yang digunakan penyelundup untuk melakukan perjalanan antara Schudenberg dan Kerajaan Sinius, untuk melewati Benteng Pabiun dan menghancurkan Black Obelisk Forest, sebelum monster-monster itu dapat dipulihkan.

Sementara korps serangan khusus mendekati Black Obelisk Forest, pasukan ekspedisi akan menyerang Benteng Pabiun, untuk menarik perhatian para monster.

Kesulitan: A +]


Post a Comment for "ARK_V21E03P02"

Pemberitahuan Update via Email