Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

LMS_V53E01P02

gambar


1. Black Dragon (2)




Weed mengamati anggota Guild Hermes yang melompat ke langit secara bersamaan, seperti segerombolan belalang.
"Pertempuran dengan Dragon?  Maksudku ... Dalam kondisi ini, kamu tak bisa benar-benar menghindari pertempuran. "
Mereka adalah guild Royal Road yang sangat kuat.
Meskipun mereka memiliki serangkaian kekalahan. Kekuatan tempur mereka tak ada bandingannya.
"Guild Hermes dan Dragon.  Aku bisa melihat, siapa yang akan keluar menjadi pemenang dari sini. "
Weed ingin mengeluarkan beberapa keripik kentang goreng dari tasnya. Tapi sayangnya, dia adalah Undead.  Para Undead tak merasakan kelaparan atau rasa makanan. Jadi dia memutuskan untuk berbaring dan menonton saja.
"Ini memang benar-benar pertunjukan."
Anggota guild Hermes menggunakan equipment penerbangan atau sihir dan terbang menuju Kaybern.  Para prajurit dan Knight mendekatinya dengan berani, sementara para Priest dan Mage melemparkan mantra dan mendukung pasukan dari atas.  Mata Weed mengamati anggota guild Hermes.
‘Setelah melawan mereka, aku tahu jika formasi mereka sangat baik.  Yang di level 500 menjadi inti dari poros, dan bahkan ada yang di level 600... '
Aman untuk mengatakan jika player ranker tinggi dan player terkenal dikaitkan dengan Guild Hermes.
- Guillotine of Execution, Death Silent, Chain Lightning!
Sihir Black Dragon Kaybern mengalir seperti hujan dan tersebar di langit.  Banyak anggota guild Hermes mengalami kerusakan dan jatuh ke tanah, tapi mereka lebih maju dalam situasi ini.
"Mati, Dragon!"
"Satu-satunya hal yang menghentikan kita adalah kematian."
"Kamu hanyalah kadal!"
Para prajurit melangkah di atas tubuh Dragon, karena pengorbanan rekan-rekan mereka.  Mereka menebas dan menikam dengan senjata mereka.  Skill yang tak terhitung jumlahnya dieksekusi, dan mantra sihir meledak. 
Dragon itu mengaktifkan mantra sihir skala besar sebagai tanggapan, dan anggota guild Hermes tersapu oleh kekuatan penghancur.  Meski begitu, mereka terus menyerang.
Prajurit guild Hermes ini bisa menahan satu atau dua mantra sihir biasa-biasa saja, selama mereka tak terkena serangan langsung.
***

"Ugh."
"Apakah kalian semua masih hidup?  Saudaraku! ”
"Hei.  Di sini!"
Para Geomchi dan player benua tengah yang mengejar tentara kekaisaran Haven juga terperangkap dalam Dragon Breath.  Puluhan ribu player tewas, dan infeksi yang kuat menyapu seluruh pasukan.
"Para Priestess, kami minta bantuanmu untuk menggunakan Divine Magic-mu!"
"Mereka yang berada dalam bahaya kritis, mohon dirawat terlebih dahulu."
Mereka diizinkan istirahat sebentar, sementara Guild Hermes dan Dragon terlibat dalam pertempuran.  Geomchi, instruktur dan paraktisi yang nyaris berhasil hidup-hidup, sedang menatap Black Dragon Kaybern dengan roh yang menyala-nyala.
"Meskipun itu mungkin Dragon... Apa kalian semua hanya akan berdiri di sana, setelah menerima serangan pertama?"
"Tidak.  Master.  Dia meludahi kita, jadi kita harus memukulnya balik. ”
"Dia Dragon nakal.  Kita harus menghukumnya. "
Para Geomchi juga telah mengumpulkan pengetahuan penting tentang Royal Road.  Dalam keadaan mereka saat ini, mereka tahu jika itu sembrono bagi mereka untuk melawan Dragon. Tapi itu tak menghalangi mereka.
'Untuk adik termuda kami, aku telah mencoba membunuh sebanyak-banyaknya preman Hermes, sampai aku mati ...'
'Kekaisaran Haven?  Kerajaan Arpen?  Mengapa itu penting?  Itu Dragon.  Seekor Dragon…'
'Kuh.  Akan terasa luar biasa menebas Dragon itu!'
'Aku akan mati ketika tiba saatnya. Tapi aku harus berusaha keras tanpa penyesalan!'
Geomchi dan murid-muridnya ingin sekali bertarung.  HP mereka kurang dari setengah. Dan kondisi lemah dari ketakutan Dragon,  tak menjadi masalah bagi mereka.  Dragon yang mengapung di langit adalah masalahnya. Dan ketika mereka melihat anggota guild Hermes melompat atau terbang ke udara. Jantung mereka berdebar kencang.
"Kita juga harus pergi dan bertarung."
"Tentu saja.  Master!"
"Ayo pergi."
Ketika Geomchi dan Geomchi2 naik di atas unta  , para praktisi cepat berkumpul di unta mereka sendiri.  Beberapa praktisi beruntung, karena luka mereka ringan.  Tapi yang lainnya terus berjuang, sejak kembali di Garnav Plains. Sehingga tubuh mereka dibalut perban.
"Ayo! Bergerak!"
Para Geomchi menyerang sambil mengayunkan pedang mereka!
Pasukan kekaisaran Haven mulai menembakkan panah, begitu mereka menyaksikan mereka mendekat.
"Serangan mendadak, di saat menghadapi Dragon!"
"Idiot yang menjengkelkan ini!"
Guild Hermes tak mampu memaksa pasukan mereka, untuk terpisah dari pertempuran Dragon.  Mereka merasa tik nyaman dengan para Geomchi, dan terutama para Desert Warrior yang berjumlah lebih dari 10.000 orang.
"Beri jalan!"
Geomchi berteriak, ketika mengayunkan pedangnya dan membelokkan panah.
"Apa yang dia katakan?"
Player guild Hermes menatap kosong pada mereka.  Geomchi2 yang mengerti masternya, juga berteriak.
"Kami juga akan melawan Dragon!"
Geomchi3 berteriak juga.
"Kami akan membantumu!  Beri kami dengan spell terbang milikmu! "
"…..?"
Anggota guild Hermes tak dapat memahami apa artinya ini. Banyak orang yang mengejar mereka dengan pedang seperti musuh. Dan sekarang menawarkan untuk menjadi kawan!
"Gunakan mantra terbangmu pada kami!"
"Lakukan seperti yang dikatakan master kita.  Atau kalau tidak, kami akan menghabisi kalian semua dulu! ”
"Kita juga akan menyerang Dragon itu!  Cepat dan bawa kami ke medan pertempuran! ”
Anggota guild Hermes memahami situasi, setelah mendengar teriakan para praktisi.
"Apakah orang-orang ini gila?"
"Mereka tak punya otak."
Sebagian besar masih berpikir ini gila. Tapi player Mage Gondol berpikir berbeda.  Dia adalah penggemar berat para Geomchi, meskipun dia adalah bagian dari Guild Hermes.  Orang-orang ini tahu bagaimana bertarung seperti pria!
"Take flight. Party Flight! ”
Gondol mengucapkan mantra sihirnya pada para Geomchi terdekat.
"Mengapa kamu …"
Anggota guild Hermes yang ada di dekatnya akan memarahinya, karena membantu musuh.
"Hahahaha.  Terima kasih banyak! ”



< Prev  I  Index  I  Next >

Follow Us