Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

KOB_116

gambar

Bab 116


KOB_116

Itu adalah munculnya bakat baru.
'Memang..'
Jujur, Muyoung tidak punya harapan tinggi.
Dia dengan kuat percaya jika selain dari undead yang telah ia ciptakan. Mereka yang ada di wilayahnya, hanyalah bermacam-macam makhluk lemah.
Kecepatan pertumbuhan mereka lambat dibandingkan dengan Muyoung. Dan jika ini terus berlanjut, dia merasa yakin ,jika mereka tidak akan sangat membantu.
Namun, dia membawa banyak warga, untuk meningkatkan peringkat keterampilan, dan untuk memerintah mereka sedikit lebih mudah.
Pelindung Anguish, Gremory, Raja Iblis dari Legiun ke-27.
Untuk bisa melihat sekilas kedua rahasia itu, dia perlu melakukannya.
Jalan bagi Muyoung untuk menjadi Raja Iblis sendiri!
Untuk menjadi 'duri' yang kuat, dia perlu memperluas wilayahnya.
Itu saja.
Sebenarnya, tidak berlebihan, kalau Muyoung tidak punya harapan pada mereka. Namun…
"Aku Arand. Lord! Aku akan menunjukkan keahlianku!”
"Aku Garwon. Lord-ku. Aku akan mengejutkanmu! ”
Sebelum bertarung, semua orang menyapa Muyoung.
Mata mereka dipenuhi dengan semangat.
Selain 500 goblin dan 20 manusia, 300 lainnya yang pernah hidup sebagai budak di Arena dungeon, maju dengan sukarela.
Total, sekitar 800 peserta yang dipenuhi semangat juang.
Apakah mereka menikmati pertempuran?
Namun, itu sepertinya tidak benar.
Mungkin bukan untuk para goblin, tapi mayoritas budak lemah. Mereka memberikan keinginan mereka, kepada anjing-anjing itu.
Namun, gambar itu benar-benar berbeda sekarang.
Keinginan untuk bertarung!
Semangat juang bersinar di mata mereka.
Mereka hanya berharap, jika Muyoung akan melihat mereka.
"Apakah mereka menginginkan kompensasi atau status?"
Tentunya mereka mendapatkan sesuatu dari pertempuran.
Karena Muyoung telah berjanji, mereka akan diperlakukan dengan baik, untuk mendapatkan hasil yang baik.
Memperluas wilayahnya, meningkatkan populasi…
Agar dapat menangani mereka secara efektif, dibutuhkan pemimpin.
Namun, itu tampaknya bukan satu-satunya hal.
"Aku rasa, jika aku menonton. Aku akan tahu."
Itu mungkin karena kata-kata Ogar. Tapi bagaimanapun juga, dia ingin lebih memperhatikan mereka.
Meskipun dia tidak berpengetahuan, dia bisa mengerti.
Jika tuan mereka, Muyoung, tidak hanya menempatkan mereka bersama.
Dia bukan orang baik ,dan dia jauh dari memiliki kepribadian yang baik hati atau perhatian.
Namun, ada satu hal.
Ada satu hal yang ditanamkan pada setiap orang.
Gerakan yang menyapu segalanya.
Dia seperti topan.
Selain itu, ada sesuatu yang tidak biasa pada mereka, yang berkumpul di sekitarnya.
Muyoung baru saja tiba, tapi mereka semua secara alami mengikutinya.
Kenapa begitu?
"Karena dia adalah seorang pemimpin."
Itu dia.
Dia dikaruniai nasib seorang pemimpin yang hebat.
Para pemimpin besar dilahirkan dengan kekuatan untuk memerintah.
Dan dia tidak berpikir, ini akan berakhir hanya di wilayah yang sederhana ini.
Bahkan jika dia tidak menginginkannya, dia akan segera dinobatkan sebagai raja.
Meskipun situasinya berakhir seperti ini, tidak mudah bagi spesies lain untuk hidup bersama secara harmonis.
Tidak ada yang mau, dan itu dianggap tabu.
Ini karena gaya hidup dan perilaku setiap suku tidaklah sama.
Namun, Muyoung berhasil melakukannya.
Karismanya yang luar biasa, memungkinkannya.
Jika dia benar-benar menjadi raja… Mereka mungkin mengalami dunia, yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
Jantungnya berdetak kencang.
Kekuasaannya adalah sesuatu yang diinginkan oleh para goblin, dan dua ribu budak tak membenci pemerintahannya.
Dalam situasi yang tidak terlihat dan tidak pernah terdengar ini, manusia berada dalam keadaan setengah ragu.
Namun, mereka harus berjuang dan buktikan diri mereka, untuk bertahan hidup.
Itu adalah situasi, di mana tidak ada cara lain selain bertarung, untuk menghindari tersapu dalam gelombang sengit dan menanggung perjuangan.
"Pedangku khusus digunakan untuk kepentingan raja."
Tentu saja, untuk Territory Guardian, Baltan… Muyoung sudah menjadi raja.
Dan untuk menerima kualifikasi sebagai Royal Knight, dia harus menang dengan cara apa pun.
“Haaaa!”
Seohan menahan senyum yang tumbuh.
Goblin es dengan bentuk goblin yang berevolusi, sebuah high goblin.
Meskipun dia mengurus hampir 20.000 goblin, dia masih berpartisipasi dalam pertandingan ini.
Ini karena, dia harus menyelesaikan banyak hal dengan Baltan.
Namun, selain itu, dia tidak bisa menahan diri. Karena, tubuhnya gatal untuk melakukan ini.
‘Ah, ini menyenangkan. Sangat menyenangkan! ’
Mulutnya gatal. Jika dia bisa, dia ingin tertawa terbahak-bahak.
Muyoung.
Oom mereka telah menjadi jauh lebih kuat, setelah keluar sebentar.
Seohan yang seoranb high goblin bisa tahu itu.
Sekarang, dia tidak bisa menandinginya.
"Tidak ada cara untuk mengetahui, seberapa kuat Oom di masa depan."
Tingkat pertumbuhan ekstrim-nya tidak normal.
Tapi jika dia adalah Oom, maka. Tentu saja, dia seharusnya begitu.
Dia harus memimpin para goblin, dengan mencapai apa yang tidak bisa dilakukan oleh siapa pun. Dan menunjukkan itu kepada mereka.
Itu sebabnya, dia adalah Oom dan tuan mereka.
Namun, bagaimana dengan para dwarf?
Dwarf terkenal karena ras-nya yang keras kepala.
Mereka tidak benar-benar mengikuti orang lain. Mereka tidak percaya atau mendapatkan kasih sayang mereka dengan mudah.
Namun, dia datang memimpin ratusan dari mereka.
Bayangan Oom di mata mereka, terasa seperti memikirkan seorang pahlawan.
Bagi mereka untuk patuh dan mengikutinya secara alami, memang karena kehadiran Oom.
‘Oom yang kuasa, apakah Kamu mencoba menjadi raja? Aku akan memberikan hidupku untuk membantumu.’
Jika Oom menjadi raja, wilayah ini akan menjadi kerajaan.
Namun, Oom rakus dan berusaha mengumpulkan semua spesies.
Untuk selalu membantu Oom di garis depan, dia perlu mengumpulkan para goblin yang tersebar, dan menunjukkan kekuatan mereka.
“Oom telah membuktikan kualifikasinya. Sekarang giliran kita!"
Seohan berteriak.
“A-Oom! A-Hoom! A-Oom! A-Hoom! ”
“A-Oom! A-Hoom! A-Oom! A-Hoom! ”
500 goblin yang berpartisipasi dalam turnamen, berteriak kegembiraan.
Mereka juga tahu ketulusan Seohan. Mereka menjadi sadar, akan apa yang dilihat dan dirasakannya.
Jika mereka tidak akan kalah.
Mereka mempertaruhkan hidup mereka untuk pertarungan ini.
Itu intens.
Tidak, menyebutnya intens tidaklah cukup.
Perasaan bertemu musuh seumur hidup.
Juga, bentuk pertarungan itu, entah bagaimana menyerupai Muyoung.
“Bukankah ini menyenangkan? Belum terlalu lama, tapi mereka sudah mengikutimu. "
Muyoung diam.
Jujur, dia masih tidak mengerti.
Pada akhirnya, apa yang ingin mereka capai, adalah Muyoung sendiri.
Benar-benar tidak banyak yang ditunjukkan olehnya. Saat-saat, ketika dia absen lebih sering.
“Menghabiskan banyak waktu Bersama, bukanlah segalanya. Yang mereka butuhkan, hanyalah harapan kecil. ”
"Apakah Kamu mengatakan, Aku memberi mereka harapan?"
"Meskipun tempat ini berada di pinggiran. Sebenarnya, itu adalah tempat di mana Dewa Iblis memerintah. Para goblin dan spesies lain pasti merasa tidak nyaman setiap hari. ”
"Fire Tars juga?"
Fire Tars adalah predator teratas.
Apakah mereka juga takut pada dewa iblis dan iblis?
Ogar mengangguk setuju.
“Ini akan segera menjadi awal Long Night Demon. Pada masa itu, bahkan Fire Tars bertindak hati-hati. Jika kita seperti itu, bagaimana menurutmu bagi yang lemah? ”
"Jadi, kamu bilang aku memberi harapan?"
"Tepat. Kamu berkembang setiap hari. Hanya dengan melihat apa yang Kamu perlihatkan, mereka dapat dihibur dan memiliki harapan. ”
"Aku benar-benar tidak mengerti…"
Dia semakin kuat, tapi yang lain melihat itu dan memiliki harapan.
Dengan kata lain, kepuasan perwakilan.
Yah, Muyoung tumbuh dengan kecepatan yang luar biasa.
Bahkan ketika dia memikirkan masa lalu, tidak ada orang yang tumbuh seperti dia.
Tapi melihat itu dan memiliki harapan?
Bukankah itu kesenangan yang lebih besar, untuk menumbuhkan kekuatan sendiri dan mendapatkan apa yang diinginkan?
Muyoung tidak bisa memahami mentalitas mereka.
Tapi, entah kenapa itu jelas.
Assassins Muyoung yang diciptakan untuk hanya mengikuti perintah dari Wung Chunglin, tidak pernah puas dengan hanya melihat seseorang.
Bahkan ketika dia baru saja kembali, dia ingin memperkuat dirinya sendiri, dan tidak memikirkan orang lain.
Di sisi lain, mereka mengikuti contoh Muyoung.
Jika tuan mereka, Tuan Muyoung, menjadi lebih kuat dengan cepat. Mereka berharap, jika mereka juga akan bisa menjadi lebih kuat.
Itu hanya percikan kecil, tapi di tempat ini, bahkan percikan itu sulit ditemukan.
Hanya dengan keberadaan Muyoung, itu menyalakan api.
Muyoung tidak tahu, apa hal yang luar biasa itu.
Dan ini membuat Ogar tersenyum dan berpikir,
"Sekarang, Aku juga akan mengalami kesulitan dengan melawanmu."
Perasaan sederhana dari atmosfer berubah.
Dia tidak tahu apa yang terjadi dalam sedikit lebih dari 100 hari. Tapi dia berani mengatakan, perbedaannya seperti langit dan bumi.
Jika waktu terus mengalir dengan cara ini …
Dia bahkan tidak bisa membayangkan.
Yang tidak diketahui itu menakutkan, tapi kadang-kadang itu menginspirasi motivasi.
‘Selama ini, Aku ceroboh dengan pelatihanku. Aku juga harus mulai bergerak.’
Karena itu bahkan mempengaruhi Ogar, tidak ada lagi yang bisa dikatakan.
Bakat baru.
Faktanya, ada penampilan dari mereka yang berpotensi.
Muyoung tidak terlalu memperhatikan, tapi merekalah yang dikubur di pihak oposisi.
Melalui kesempatan ini, mereka menyebarkan keberadaan mereka.
***

Arand adalah salah satunya.
Seorang Dark Elf muda. Dia adalah pria yang telah dikalahkan di arena dungeon, dan berubah menjadi budak.
Dia telah hidup dalam kurungan di arena selama 5 tahun.
Tentu saja, dia tidak memiliki kemauan. Dan dalam semangat kekalahan, dia telah menganggap dirinya sebagai budak.
Peringkat di tempat itu ditentukan sejak saat masuk.
Pada kenyataannya, semua orang takut akan tantangan.
Mereka puas dengan tempat mereka tinggal, dan menolak untuk pindah ke tingkat berikutnya.
Apa bedanya dia dengan babi di dalam kandang?
"Aku sampah yang bahkan bukan babi."
Pada saat itu, seorang goblin muncul.
Pada awalnya, tidak ada yang memperhatikan goblin itu.
Pertarungannya selalu intens, namun dia tidak pernah jatuh.
Namun, Arand telah mengawasi.
Dari awal hingga akhir.
Tindakan para goblin yang anehnya menarik perhatiannya, membuat Arand terpesona.
Goblin itu bergerak.
Tanpa ragu-ragu, dia tidak memiliki kekhawatiran, saat dia menantang musuh.
Dia memberi kesan, jika dia hanya melakukan apa yang seharusnya.
Lantai 5, lantai 4, lantai 3.
Semakin dia maju, semakin besar ketenarannya.
Pada awalnya, mereka tidak tahu siapa dia. Tapi seiring berjalannya waktu, tidak ada seorang pun yang tidak tahu nama goblin itu.
Muyoung! Muyoung! Muyoung!
Semua orang berteriak. Mereka antusias dengan munculnya pertarungan goblin.
Dengan kata lain, dia telah menjadi selebriti.
Setiap kali dia bertarung, dia mendapatkan kekuatan dan menang.
Arand memperhatikannya sejak awal.
Dia benar-benar prajurit yang menyendiri, yang tidak cocok dengan kandang babi ini.
Arand bersorak.
Malam itu, untuk pertama kalinya dalam lebih dari 5 tahun, dia bersorak.
Dia bahkan meneteskan air mata. Dia tidak tahu kenapa.
Hanya saja, kemenangan goblin menggerakkan Arand.
Aah! Itu dia.
Bagi Arand, goblin itu adalah idola.
Dan sekarang.
Idola itu ada di depan matanya.
Di tempat yang sepertinya dia bisa menyentuhnya, jika dia hanya menjangkau.
“Itu, itu tidak mungkin…”
"Seohan?"
"Luar biasa!"
Para goblin tercengang.
Seohan.
Yang bertanggung jawab atas 20.000 goblin telah jatuh.
Pejuang besar, pemenang medan perang yang tak terhitung jumlahnya… telah jatuh ke lantai, dan memuntahkan darah.
Kemudian, Arand menemukan dua belati yang ia lepaskan dengan bebas.
Arand tidak mengalami satu pun cedera.
Dia telah mendominasi Seohan dengan sempurna.
Ketika dia menjadi budak di arena, itu adalah sesuatu yang bahkan tidak bisa ia pikirkan untuk dilakukan.
Tapi ketika bunga-bunga bermekaran, Arand berubah, ketika dia meninggalkan arena. Dia menjadi lebih kuat.
Dan dia mengirim Muyoung pandangan yang provokatif.
"My Lord! Jika Aku menang, bisakah Aku meminta satu bantuan? ”
Arand bukan lagi babi di kandang.
Dia bukan sampah.
"Apa?"
Tanya Muyoung.
Dan Arand menjawab.
"Tolong lawan aku."
Sekarang, Arand adalah seorang pejuang.
Seorang prajurit yang haus darah!
Pada saat itu, bibir Muyoung terangkat.
Dia sekarang mengerti kata-kata Ogar.



< Prev  I  Index  I  Next >

Follow Us