Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

LMS_V55E07P03

gambar


7. Hari Ramen (3)

Begitu perut mereka dipenuhi mie hangat, mereka mulai berbicara.

Itu adalah pertemuan pertama mereka dalam kehidupan nyata. Tapi, mereka dekat di Royal Road.

“Sekarang setelah kita semua mencicipi ramyun, tidakkah kalian semua setuju, jika dia seharusnya tidak memulai sebagai pematung?”

“Ya. Jika dia menjadi koki, dia akan membantai semua kompetisi.”

“Aku bertaruh Hermes Guild akan hangus, setelah mencicipi ramyun-nya.”

“Tidak ada ramyun di Royal Road. Mungkin sup seafood.”

“Ini Weed-nim. Dia bisa mengeluarkan mie dari adonan, dan akan mudah baginya untuk membuat kuah sup-nya.”

“Menggunakan bahan-bahan terbaik di Royal Road, hidangan itu akan menjadi yang terbaik.”

Keterampilan memasak Lee Hyun sudah terkenal, dan dari semua hidangan yang terbaik adalah ramyun.

Ketika dia muda, dia selalu memasak ramyun termurah.

Dia menyantapnya untuk sarapan dan makan malam, memikirkan bagaimana dia bisa membuatnya terasa lebih enak… bagaimana menjaga mie tetap kencang dan berair, dengan mengaduknya dengan sumpit.

Dia memberikan semua untuk ramyun yang satu ini.

Esensi rasa itu disampaikan kepada orang-orang ini.

***

 

Pesta ramyun ini seharusnya sudah selesai, dengan satu hidangan per orang!

Ada individu mengerikan yang makan lebih dari 3, 4 bungkus, bahkan ada yang 7.

Mereka kehabisan ramyun di tengah jalan, dan Lee Hayan harus pergi ke toko dan membeli dua kotak lagi.

“Wow… Kita bisa syuting mukbang di sini.”

“Hansen-nim. Dia dari Belanda, kan? Dia yakin banyak makan.”

Jadi, pesta yang membuat Lee Hyun sedih akhirnya berakhir, dan Seoyoon menyajikan jus jeruk.

“Aku tidak tahu bagaimana rasanya. Itu baru saja diperas sendiri.”

“Untuk apa, agar aku berutang kehormatan ini…”

Dari semua orang di sana, mereka semua laki-laki, kecuali dua orang.

Mereka mengambil jus jeruk dengan dua tangan, seolah-olah mereka diberkati.

Lee Hyun sangat lelah, karena memasak lebih dari 100 porsi ramyun. Tapi dia duduk di samping Lopez, alias Oberon di Royal Road.

Lopez melihat sekeliling dan berbicara.

“Rumah yang nyaman dan hangat.”

“Aku membuat banyak bagian sendiri.”

Lee Hyun memperbaiki rumahnya dari waktu ke waktu.

Dia membeli pohon dan ubin untuk dekorasi, dan dia juga membangun rumah ayam dan rumah anjing.

Tidak ada satu sudut pun yang tidak memiliki sidik jarinya, tapi dia tidak pernah 100% puas.

Bahkan mereka yang senang dengan rumah biasa akan berpikiran sama, setelah melihat kediaman Seoyoon yang indah dan berdekatan.

“Aku juga ingin membangun rumah, tapi aku belum mendapatkan kesempatan.”

“Apakah begitu? Maksudku… Tidak mudah membeli tanah dan membangun rumah.”

Lee Hyun setuju dengan Lopez.

Ketika ia dulu tinggal di rumah sewaan semi-basement, dia ingin memiliki rumah sendiri.

Sebuah keinginan yang terlalu besar untuk diminta.

“Aku saat ini tinggal di rumah usang, yang aku warisi dari keluargaku.”

“Berapa umurnya?”

“Umurnya sekitar 150 tahun.”

Lee Hyun merasakan firasat buruk, ketika dia mendengarkan Lopez.

Biasanya, rumah berusia 150 tahun akan terlihat seperti rumah kosong, yang hampir runtuh setiap saat. Namun, dia menangkap detail, jika itu adalah sebuah rumah yang diwarisi dari generasi ke generasi.

“Kebetulan tanahnya seperti 200 pyeong atau apa?”

“Pyeong? Aku tidak terbiasa dengan pengukuran Korea. Itu harus sekitar 290 hektar.”

“290 hektar… Itu cukup detail jumlahnya, mungkin karena itu adalah rumah tua.”

Lee Hyun segera mengeluarkan ponselnya dan mengetuk kalkulator.

Hasilnya gila… 355.000 pyeong!

“290 hektar?”

“Ya.”

“Rumah yang dibangun di atas tanah seluas itu? Apakah Kamu menjalankan peternakan juga?”

“Aku beternak kuda. Ada juga jalur landasan terbang?”

“Landasan terbang?”

Lee Hyun mendengar sebuah kata, yang seharusnya tidak berada di sebuah rumah.

“Kamu punya pesawat di tempatmu?”

“Aku punya fotonya. Apakah kamu ingin melihat?”

Lopez menunjukkan kepada Lee Hyun, foto rumah yang diambil di teleponnya.

Itu bukan rumah dengan halaman berukuran lucu, seperti rumah Korea terpisah.

Foto-foto itu diambil dari langit di pesawat dan di foto-foto itu ada jalur pendaratan, 3 pesawat, taman besar, dan rumah besar.

“Ini rumahmu?”

“Aku memiliki tempat tinggal di Florida, LA, dan San Francisco juga. Tapi, ini adalah rumah keluargaku.”

Lopez sangat mengesankan, seorang miliarder Amerika!

‘Tidak heran, dia tidak tertarik pada siaran.’

Di mana dia bahkan mempertimbangkan untuk menggunakan sebagian kecil uang dari wawancara dan iklan? Dia bahkan tidak akan bisa mengisi tangki minyak di pesawatnya, dengan itu.

‘Jika aku kaya seperti orang ini, aku tidak akan menyesal menghabiskan 200 won lebih banyak untuk garam. Mengapa aku repot-repot menabung? Aku tidak akan bisa menghabiskan semuanya, tidak peduli seberapa keras aku mencoba…’

Lee Hyun tidak tahan dengan rasa cemburu yang berkembang di perut bawahnya.

“Jadi, mengapa kamu datang jauh-jauh ke Korea Selatan, hanya untuk ramyun?”

“Ha ha. Ya, karena Kamu mengundangku…”

“Apakah kamu tidak punya ramyun di rumah?”

Tidak peduli seberapa kaya ia. Bagi Weed, dia hanyalah bencana yang memakan 7 bungkus ramyun gratis!

***

 

Pada saat Weed masuk ke Royal Road, nasib benua itu jauh lebih buruk.

Thor, kerajaan dwarf telah difokuskan oleh Kaybern, selama waktu itu.

“Semuanya sudah berakhir. Tambangku…”

“Rumahku hancur.”

Mereka selamat untuk sementara waktu. Tapi, kemarahan Kaybern baru saja dimulai dan para dwarf mulai bermigrasi menjauh dari Thor.

Para draconic warrior muncul dari sarang dan menyebar ke berbagai bagian benua, dan mengumpulkan lebih banyak monster.

Seoyoon memberi kompensasi pada para dwarf dengan adil dan menampung mereka.

“Dragon yang menggambar ulang peta… Aku tidak tahu, bagaimana ini akan berakhir.”

Fakta jika quest ras dwarf muncul, situasinya menjadi lebih serius.

“Kota-kota besar hancur, meningkatnya bencana dan jumlah monster. Kita dapat menahan momen ini, tapi kapan semua ini akan berakhir?”

Di masa lalu, Order of Embinyu berusaha untuk mendominasi Benua Versailles sepenuhnya.

Weed berhasil menghindari situasi kritis melalui quest. Tapi jika tidak ternyata seperti itu, seluruh benua akan berada di bawah kendali mereka.

“Hermes Guild berhasil menghentikan mereka, tapi… Bahkan aku tidak akan bisa mengatasinya, jika bukan karena quest khusus itu. Bukankah Hermes Guild akan memiliki cukup perjuangan, jika Order of Embinyu memiliki semacam kekuatan tersembunyi kan?”

Itu akan menjadi pemandangan yang cukup jika kedua faksi bertabrakan. Tapi yang pasti, Order of Embinyu adalah ancaman bagi benua itu.

Sekarang, tidak ada yang ingin benua itu dihancurkan oleh dragon. Tapi, itu bisa saja terjadi.

Di Royal Road, apa pun bisa terjadi kapan saja.

“Kenapa sekarang? Hidup menjadi lebih mudah bagiku.”

Jika dragon itu tidak bisa dihentikan, dunia akan menghadapi akhir bencana.

Munculnya quest penyelamat bukanlah suatu kebetulan. Karena, serangan terus-menerus Kaybern yang merupakan ancaman bagi dunia itu sendiri.

Pikiran berat Weed diganggu saat berikutnya.

- Mapan: Kamu di sini! Barang sedang dalam perjalanan ke Dataran Tinggi Ulgor.

Sejumlah besar harta yang dicuri dari sarang Kaybern!

Mulut Weed menyebar lebar ke senyum.

“K-hu-hu. Aku menganggapmu merawat mereka dengan baik kan?”

- Mapan: Tentu saja. Meskipun ada beberapa dwarf yang memiliki hati yang berbeda.

Harta karun dragon sangat banyak, dan ada dwarf serakah di antara kelompok itu.

Itu adalah krisis di sarang kebakaran hutan, dan beberapa mencuri sedikit harta selama perjalanan. Tapi, kebanyakan dari mereka ditemukan setelah meninjau rekaman siaran.

Beberapa yang beruntung lolos, tapi tidak ada yang bisa dilakukan.

“Aku akan pergi.”

 




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "LMS_V55E07P03"

Follow Us