Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

OG_1082

gambar

Overgeared

OG_1082

Bab 1082

[Anda adalah player pertama yang menemukan 'Jalan Rahasia Istana Kekaisaran'!]

[Prestasimu menemukan jalan mundur terakhir kaisar, benar-benar luar biasa!]

[Anda telah menerima 'Cetak Biru Istana Kekaisaran' sebagai hadiah penemuan pertama!]

[Perampok Giant Red Night tertarik padamu. Hati-hati terhadap malam merah.]

[Cetak Biru Istana Kekaisaran (Bagian Tengah)

Rating: Legendary

Istana kekaisaran Kekaisaran Sahara adalah salah satu bangunan terbaik dalam sejarah, dirancang oleh arsitek dan dwarf terbaik.

Ada total 19 cetak biru istana kekaisaran. Di antaranya, kekuatan teknis tertinggi terkonsentrasi di cetak biru pusat.

Ini juga merupakan dasar, untuk menanamkan keterampilan arsitektur terbaik.

Efek Akuisisi:

Buka pengrajin skill great Arsitektur.

Pemahaman tentang struktur istana kekaisaran, akan meningkat sebesar 10%.

Peluang membuat bangunan bersejarah akan meningkat secara permanen.

Kondisi Belajar:

Arsitek.

Berat: 0,1]

‘Eh?’

Seven evil saint…

Sahara…

Para dewa yang diusir…

Setelah mengetahui tentang identitas dan keinginan grandmaster, Grid bingung dan tidak dapat menangani jumlah informasi yang masuk.

Bagian dalam lorong besar itu, tempat batu-batu malam dipasang dalam jarak satu meter dan menghamburkan cahaya lembut, menarik perhatiannya. Ya, ini adalah tempat yang hanya harus diketahui oleh para kaisar. Itu adalah tempat paling rahasia di dunia.

Kaisar membawanya ke sini… Itu sangat berarti.

'Kepercayaan…'

Itu bukan tingkat kepercayaan yang bisa dibangun hanya dengan menyelamatkan satu nyawa.

Kaisar yang sudah lama tahu jika Piaro masih hidup, mungkin memperlakukan Grid sebagai pahlawan. Dan sejak itu, dia sangat berterima kasih kepadanya. Itu adalah rasa terima kasih, karena sedikit meringankan beberapa dosa kaisar.

Jika Piaro belum bertemu Grid, dia masih akan berkeliaran atau mungkin mati. Sang kaisar mengira, jika Piaro telah meninggal atau dia sudah lumpuh sejak awal.

‘…Aku juga menerima bantuan dari Piaro.’

Grid menjadi pahit setelah membaca hati kaisar. Sama seperti Piaro yang tidak akan menjadi manusia, jika dia tidak bertemu Grid.

Grid juga tidak akan menjadi manusia, jika dia tidak bertemu Piaro. Dia masih akan mengabaikan kontrol dan tidak akan mampu mengatasi semua jenis krisis.

Ya, dia bukan pahlawan sepihak dari Piaro.

Piaro juga pahlawan-nya. Mereka sangat didorong dan terinspirasi, oleh satu sama lain. Mereka adalah teman yang bersama secara alami.

Inilah alasannya.

‘Piaro, Kamu mengikuti perintah tidak adilku, tanpa satu pun protes.’

Hati kaisar terhadap Piaro tidak penting. Dari sudut pandang Piaro, kaisar adalah musuh kuat yang tidak bisa dimaafkan. Bahkan, jika dia terbunuh ratusan kali. Kaisar lah yang melukai keluarga dan rekan Piaro. Bahkan, merenggut nyawa Piaro.

Namun, Piaro telah menelan amarahnya. Dia ingin lari dan melukai kaisar, tapi dia menyelamatkan kaisar atas perintah Grid. Betapa menyakitkan dan pahit yang akan ia rasakan, meskipun tidak mengungkapkannya?

Grid menimbang perasaan Piaro, dan merasa sangat sedih dan bersalah.

"Maafku untuk Kasim."

Seorang murid Lantier, seorang teman Doran dan guru Faker dan Lord…

Kasim yang selamat terakhir dari orang-orang Nero, juga kehilangan segalanya karena kekaisaran. Kekaisaran telah memusnahkan keluarga, teman, kolega, bangsa, dan budaya-nya.

Dendam Piaro terbatas pada kaisar yang bodoh dan permaisuri yang jahat. Sementara, Asmophel membenci permaisuri dan Gereja Yatan. Tapi, Kasim membenci kekaisaran itu sendiri.

Di masa lalu, Grid telah mengambil keuntungan dari posisi Kasim, dan bersumpah untuk membalas dendam pada kekaisaran, untuk memanfaatkan Kasim sepenuhnya.

Namun, semuanya berubah.

Grid saat ini bertujuan untuk berdamai, bukan permusuhan dengan kekaisaran. Saat ini, Kasim memahami posisi Grid dan bertahan. Tapi tidak aneh, jika kesabarannya habis. Mungkin…

Kendala terbesar untuk berdamai dengan kekaisaran, mungkin adalah Kasim.

"Masalah ini tidak akan diselesaikan, hanya karena kaisar meminta maaf."

Jika kekaisaran itu sendiri tidak berubah, Kasim tidak akan pernah memaafkan kekaisaran. Jika kekaisaran tidak berubah…

Jika kebencian Kasim dipertahankan …

Pilihan apa yang akan diambil Grid?

“Ugh.”

Saat Grid merasa tertekan oleh pikirannya…

Pedang Sahara menyerap kekuatan dari semua bahan yang membentuk ibukota. Piaro yang terpana setelah mengalami Edan yang memegang kekuatan ledakan ini, akhirnya sadar.

"Piaro!"

"Sir Piaro!"

Grid dan para duke mendukung Piaro. Di sisi lain, kaisar masih diam. Dia tidak memiliki kualifikasi atau keberanian, untuk membantu Piaro.

"Yang Mulia… Apakah Kamu aman…"

"Tentu saja."

Saat dia mendapatkan kembali semangatnya, Piaro memandang Grid. Gambar ini mencekik hati kaisar.

Mata itu, dipenuhi dengan kesetiaan dan kasih sayang yang tak terbatas pada awalnya, diarahkan padanya. Sekarang, mereka sepenuhnya diarahkan pada orang lain.

Meskipun dia bersyukur, jika Piaro hidup.

Dia sekarang merasa sedih dan benar-benar tak tahu malu. Dia bertanya-tanya, bagaimana dia menjadi egois sejak dia duduk di atas takhta, dan menikmati segalanya. Kaisar kecewa dengan dirinya sendiri dan berbalik dari Piaro.

Pria yang kehilangan segalanya, karena ketidak-tahuannya…

Kaisar tidak bisa memandangnya. Dia tidak ingin melihat Piaro menjadi milik orang lain. Kaisar menundukkan kepalanya, tanpa kekuatan.

"Yang Mulia, bawahan ini berani mempertaruhkan nyawanya, untuk mengajukan permintaan,"

Suara Chensler tiba-tiba terdengar. Luka yang dia terima dari grandmaster cukup besar. Tapi, dia tetap berlutut di lantai yang dingin.

"Minta maaf lah kepada Sir Piaro."

Chensler adalah loyalis terakhir. Bahkan jika Juander bukan kaisar, Chensler akan mengorbankan segalanya untuknya. Karena itu, dia berani memberi nasihat kepada Juander,

“Yang Mulia. Tidak ada yang berani menghukum Yang Mulia. Jadi, Yang Mulia harus ketat pada diri sendiri. Bertanggung jawab atas dosa-dosa yang telah Kamu lakukan. Minta maaf lah pada Sir Piaro."

Betapa terkejutnya kaisar, ketika dia mendengar tentang pengkhianatan Piaro? Berapa malam yang dihabiskan kaisar untuk bangun, sebelum memerintahkan keluarga Piaro untuk dibunuh? Bagaimana perasaan kaisar, ketika dia menemukan kebenaran?

Chensler selalu mengawasi. Akibatnya, dia mendorong kaisar lebih jauh. Dia tahu, jika kaisar hanya bisa bergerak maju, jika dia meminta maaf kepada Piaro.

"…"

Kaisar ragu-ragu. Hatinya tentu ingin segera berlari ke Piaro dan berlutut. Namun, bisakah dia mendapatkan pengampunan Piaro, hanya dengan beberapa kata permintaan maaf? Piaro tidak akan memaafkannya. Dia tidak akan memaafkan dirinya sendiri, jika dia adalah Piaro.

Syok kehilangan Permaisuri Aria… Pada akhirnya, itu hanya alasan. Seperti kata grandmaster. Tidak ada alasan untuk mengkhianati seorang teman tepercaya.

"…"

Karena dia tidak akan dimaafkan, tindakan meminta maaf… Berarti, hubungannya dengan Piaro akan terputus. Kaisar berpikir terlalu banyak, dan pada akhirnya tidak bergerak ke arah Piaro. Dia menyadari kenyataan mengerikan ini, dan ingin mengabaikan dosa-dosanya yang tidak dapat diubah.

"Yang Mulia …"

Chensler menghela nafas. Dia berharap…

Kaisar mungkin tidak dimaafkan oleh Piaro, tapi Chensler berharap kaisar akan menunjukkan keberanian untuk melawan kesalahannya. Bahkan, jika dia akan dikutuk.

Pada saat itulah, kaisar bisa menjadi penguasa yang lebih baik, yang merupakan jalan pintas untuk mengakhiri kebingungan yang dihadapi oleh keluarga kerajaan. Namun, kaisar tidak memiliki keberanian untuk melakukannya.

Chensler sedih.

Tentu saja, dia tidak menyalahkan atau mengkritik kaisar. Semakin besar ukuran dosa yang dilakukan, semakin sulit untuk menghadapi orang itu. Chensler sepenuhnya memahami posisi kaisar.

Sementara itu, Piaro juga berpaling dari kaisar. Penampilan akrab kaisar yang agak jauh dan menahan napas…

Piaro menutup mata terhadap pengkhianat yang dibencinya setiap saat, sejak insiden hari itu. Dia pikir dia akan menangis, ketika dia melihat mata kaisar. Untuk membalas dendam, dia bahkan tidak boleh bertukar pandangan…

Piaro berpikir keras dan hanya menatap Grid. Tatapan Piaro yang goyah, menghancurkan hati Grid. Namun, Grid tidak dalam posisi untuk mengatakan kata-kata penghiburan.

"…"

"…"

Keheningan yang berat menyebabkan napas semua orang mengencang. Mereka menunggu suara-suara yang masih datang dari ruang audiensi, di atas jalan rahasia untuk berhenti. Tiba-tiba, Grid berteriak,

“Ah…! Duke Basara!"

"…?"

Semua orang tampak bingung.

Kemudian, Grid buru-buru menjelaskan,

"Duke Basara memimpin tentara ke istana kekaisaran!"

"Basara?"

Orang pertama yang bereaksi adalah kaisar. Dia memperhatikan sesuatu. Untuk menyelamatkannya, Basara sekarang maju ke istana kekaisaran, tanpa menunggu.

"Dia lebih baik daripada anak-anakku…"

Basara benar-benar sangat berbakat. Red energy-nya memiliki pengaruh yang lebih lemah pada materi. Tapi, itu memberi vitalitas pada kehidupan.

Tidak ada rasa takut pada pasukan yang dipimpinnya, dan para bangsawan lainnya menjadi domba yang lembut di depannya. Red energy-nya yang melihat esensi dan kondisi materi, dan membimbingnya ke arah yang bermanfaat. Itu mirip dengan wawasan Mercedes.

Ayahnya telah menyerahkan tahta kepada ayah Juander, yang siap untuk membersihkan semua kerabatnya yang sedarah. Itu memungkinkan Juander untuk mewarisi tahta. Jika dia adalah orang yang mewarisi tahta, bukan dia…

‘Aria dan Piaro tidak akan mengalami kemalangan, dan kekaisaran akan menikmati pemerintahan yang damai.’

Tatapan kaisar yang tercerahkan beralih ke Grid.

Grid jadi gila, para duke dan Piaro berusaha menghentikannya.

"Biarkan aku pergi! Aku harus pergi dan menyelamatkan Duke Basara! "

"Sudah cukup, Yang Mulia! Tempat itu berbahaya! ”

"Duke Basara tidak tahu, apa yang sedang terjadi di istana kekaisaran sekarang! Dia pasti akan mati, jika dia terjebak dalam pertarungan grandmaster dan Edan!”

“Duke Basara adalah orang yang bijak. Dia tidak akan terserang dengan mudah, dan akan baik-baik saja sendiri!"

"Yang Mulia, apakah kamu tidak tahu, jika kamu akan mati andai pergi keluar?"

“Oh, orang-orang ini! Aku akan hidup Kembali, walaupun aku mati !! ”

Grid memukul tangan duke. Namun, dia tidak bisa melepaskan tangan Piaro. Kekuatan dan kemauan di tangan Piaro, bukanlah sesuatu yang bisa diatasi dengan kekuatan dan kemauan Grid.

"Yang Mulia."

Mata Piaro yang dalam menatap lurus ke arah Grid.

“Aku tahu jika Yang Mulia adalah abadi, yang diberkati oleh para dewa. Bahkan, jika Kamu kehilangan hidupmu, Kamu akan tersenyum dan hidup lagi. "

"Ya, jadi tangan ini…"

"Namun."

"…?"

"Hatiku hancur."

"…"

"Apakah Kamu pikir Aku tidak tahu, jika Yang Mulia menerima kerusakan besar, sebagai imbalan atas kebangkitan? Selain itu, sakitnya…? Bukankah Kamu manusia yang merasakan sakit yang sama denganku? Jangan terbiasa mati. "

"P-Piaro…"

"Selama mataku masih terbuka, Yang Mulia tidak bisa mati. Aku lebih baik mati. Aku akan menyelamatkan Duke Basara. "

"…?"

Tidak, ini troll.

 Grid nyaris tidak meraih Piaro, yang berusaha pergi atas namanya. Kemudian, sosok yang sama sekali tidak terduga melangkah maju.

"Aku akan pergi."

"…!?"

Itu adalah Kaisar Juander. Untuk pertama kalinya, dia menatap Piaro. Mata kaisar bertemu dengan Piaro, dan kaisar dengan tenang menerima tatapan yang penuh dengan kebencian.

"Seorang knight yang bertemu tuan yang salah, dan kehilangan segalanya."

"…Diam."

"Teman yang dikhianati oleh teman yang seharusnya tidak Kamu percayai."

"Diam!!"

"Aku sungguh minta maaf."

"Diam!"

Piaro tampak demam, ketika dia menutup matanya dan berteriak. Air mata mengalir dari mata merahnya, dan tangannya yang memegang garu bergetar. Kaisar membungkuk dalam-dalam kepadanya, sebelum melirik Chensler dan Bain.

"Jangan ikut."

"Tempatku adalah di sisi Yang Mulia."

"… Aku tidak bisa membiarkan Yang Mulia Kaisar mati."

Chensler dan Bain melanggar perintah kekaisaran. Itu adalah sikap yang sangat tidak sopan, tapi kaisar tertawa.

Langkah, langkah.

Kaisar melewati Piaro, yang tidak bisa memegang garu, dan berdiri di depan duke.

“Aku menyebut Basara sebagai penggantiku. Kamu harus selamat dan menjadi saksi. Bantu dia dengan baik. "

"Yang Mulia!"

Kaisar tidak berkata apa-apa lagi. Dia melewati bangsawan dan berdiri di depan Grid.

"Raja Overgeared. Aku tahu itu sekarang. Penyebab dari semua ini adalah diriku. Akulah yang membuat semua orang tidak bahagia. "

"Jika…"

“Aku punya empat anak. Seperti orang tuanya, Edan yang termuda, telah melakukan kesalahan yang tidak dapat diubah. Aku akan membawanya bersamaku, tapi tiga lainnya, aku tidak bisa bertanggung jawab."

"…"

“Yang pertama seperti ibunya, lemah tapi pintar. Yang kedua menyerupai ayahnya, tidak kompeten dan serakah. Yang ketiga mencoba menempuh jalan yang salah, dalam pemberontakan melawan ayahnya. ”

"…"

"Tolong, Raja Overgeared. Tolong bimbing anak-anakku dengan benar. Jika kaisar baru mencoba untuk membersihkan mereka… Aku harap, Kamu dapat membantu mereka sedikit. "

Kaisar percaya, jika dia punya hak untuk menanyakan hal ini. Grid tentu saja menyetujuinya. Dia tidak melupakan kebaikan kaisar, dalam mengirim Mercedes untuknya.

"…Aku mengerti,"

Grid menjawab.

Kemudian, kaisar meninggalkan jalan rahasia dengan suasana damai. Tidak ada lagi kaisar di ruang yang dibuat untuk kaisar.

Kemudian, pesan dunia muncul.

[Orang yang tidak dikenal menulis epik kedua.

Awal epik berasal dari lorong bawah tanah yang diwarnai dengan cahaya batu malam.]

Grid merasakan gelombang emosi yang kuat.

[Dia diam-diam menyaksikan bagian belakang kekuatan Absolute untuk terakhir kalinya.]




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "OG_1082"

Follow Us