Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

OG_1174

gambar

Overgeared

OG_1174

Bab 1174

“Lawan adalah hydra! Sebuah hydra! “

Hydra itu bukan hanya monster, itu diyakini diciptakan oleh Dewa Jahat Yatan. Dan itu memiliki tingkat regenerasi, yang membuatnya tidak mungkin untuk membunuh dan meracuni yang bahkan ditakuti oleh dewa. Ada semua jenis legenda dan mitos tentang itu. dan, itu melampaui transenden.

“Akankah kamu bertarung melawan monster yang telah menjadi makhluk mistis, melalui akumulasi pengetahuan? Kamu…! Kamu!! Hentikan dan kembali sekarang!”

Racun hydra ini menyebabkan kematian bagi manusia, tapi itu membawa penderitaan abadi bagi makhluk abadi. Dewa yang sudah lama terlupakan diracuni oleh hydra, dan itu sangat menyakitkan. Sehingga, dia memohon kematian.

Dia nyaris tidak bisa mati setelah ribuan tahun kerja keras, untuk dilupakan oleh umat manusia.

Inilah mengapa Goldhit mengalami kejang. Hydra itu bahkan lebih menyeramkan bagi makhluk abadi.

Braham berbisik,

“Apakah kamu tahu, mengapa hydra tidak mati?”

“…?”

“Itu karena belum bertemu diriku.”

“…!”

Apakah dia pikir, dia bisa menyingkirkan makhluk mitos? Itu adalah khayalan yang tidak masuk akal.

Goldhit menatap Braham dengan tak percaya, ketika dia menjadi kaget. Angin puyuh sihir muncul di sekitar Braham. Semua mana di sini yang telah terakumulasi untuk keabadian, menanggapi Drain Mana milik Braham.

“Aku satu-satunya yang bisa meledakkan kesembilan kepala sekaligus.”

Dia tidak menyukainya, tapi Braham harus mengakuinya.

Itu adalah fakta jika dia memiliki kemungkinan besar untuk kalah, jika dia berhadapan dengan Sword Saint Muller. Analisis jujur ​​Braham adalah jika sulit untuk menolak jiwa Sword Saint dengan dunia citranya, jumlah perisai mana yang tak terbatas akan dihancurkan oleh sword energy Sword Saint. Dan, akan sulit untuk melawan dengan benar, ketika ada kesenjangan antara mantra.

Itu disebut sifat yang kompatibel. Sifat mereka sangat penting. Inilah sebabnya, mengapa Braham yakin, jika dia memiliki keuntungan menyeluruh, ketika berhadapan dengan hydra.

“Lihatlah sihir skala besar ini, yang tidak menunjukkan celah tunggal.”

Kegelapan di belakang Braham mulai pecah. Sihir transenden menghancurkan sesuatu yang bahkan tidak bisa dihancurkan.

“A-Apa ini asli?”

Mata Goldhit melebar. Mengesampingkan kejahatan-nya, dia senang dengan fakta, jika dia benar-benar bisa melihat sihir yang hebat. Jika dia jujur, dia lebih senang daripada marah, ketika Meteor Braham menghancurkan Tower of Eternity.

“Sihir agung legendaris yang dapat menghancurkan, bahkan seekor ular naga!”

Ahh, dia ingin menjelajahi puncak. Ya, ini adalah hal yang baik. Karena dia menjadi lich dan menikmati kehidupan abadi, dia harus mengambil ini sebagai kesempatan untuk mengejar puncak…

Itu adalah saat, ketika Goldhit meninggalkan keputus-asaan dan merasakan aspirasi. Sisik yang bersinar seperti batu noctilucence memenuhi penglihatan mereka, dan suara air mata bergema di telinga mereka.

“Penghancuran.”

Sihir agung legendaris diaktifkan. Kegelapan hancur.

Melalui pecahan kaca yang gelap, monster dengan sembilan kepala bisa terlihat bersinar merah. Monster yang bahkan menyebabkan dewa mati… Sembilan kepala itu dirobek secara bersamaan, dan runtuh dengan raungan.

“…!”

Kekuatan destruktif lebih dari legenda yang digambarkan. Goldhit tergetar oleh magic power besar yang berada di luar imajinasinya, sementara Braham tertawa.

“Kukuk! Kuhahahahat! ”

-Hahahahahaha!

-Hahahahahat!

Tawanya bergema di Abyss yang bergejolak. Pada saat ini, Braham dipenuhi dengan kegembiraan di luar apa yang dirasakan Goldhit.

Itu alami.

Dia telah menghilangkan kehadiran mistis dengan tangannya sendiri. Bukan sesuatu yang bisa dilakukan oleh Pagma, Sword Saint Muller, Unbeatable King, dan bahkan Braham sendiri di masa jayanya.

Hanya ada satu alasan, mengapa hal itu mungkin. Itu karena dia meminjam mana yang melimpah di Abyss, yang telah terakumulasi tanpa batas.

Braham mampu mengerahkan kekuatan yang berada di luar masa jayanya. Itu bahkan lebih unggul, ketika dia mengeringkan mana dari Laut Merah. Itu adalah prestasi terbesar dalam hidupnya, dan sesuatu yang tidak pernah mampu dilakukannya lagi.

“L-Luar Biasa …! Ini luar biasa! Sungguh luar biasa!”

Goldhit mengeluarkan seruan kekaguman yang tulus. Dia bahkan menggunakan kembali kehormatan yang telah ia hilangkan, sejak dia secara tak terduga dibunuh oleh Braham.

Braham berhenti tertawa dan memejamkan mata, ketika tawanya bergema di telinganya. Dia jelas bisa merasakannya. Itu adalah pertumbuhannya sendiri. Tidak, itu evolusi.

“…”

Berapa banyak waktu yang telah berlalu? Pada saat Braham telah sepenuhnya memeriksa kondisi fisiknya dan membuka matanya lagi, gema telah berakhir.

“Agak mengecewakan,”

Gumamnya sambil mencari di sekelilingnya, dengan mana.

Mana yang telah memenuhi tempat ini untuk selamanya telah menghilang. Itu adalah akibat dari Braham menyerap kegelapan, dan menggunakannya sebagai sumber magic power. Jika dia mengunjungi Abyss lagi di masa depan yang jauh, dia tidak akan bisa menggunakan sihir yang kuat seperti itu lagi.

Untuk menghormati serangan pamungkas yang tidak pernah dapat dilakukan lagi, Braham terbang dekat dengan mayat hydra. Racun dipancarkan dari sembilan leher tanpa kepala, menyebabkan lebih banyak kerusakan pada tanah yang hancur.

“Hrmm.”

Braham secara eksperimental mengerahkan perisai mana di atas batu yang tersebar, dan mengkonfirmasi jika racun yang mematikan telah menembus perisai untuk melelehkan batu. Goldhit tertarik pada racun yang tidak kehilangan potensi, bahkan setelah hydra mati.

Tapi, Braham tidak tertarik.

“Itu adalah potongan daging yang sama, ketika mati.”

Benar saja, lebih baik tidak mati. Braham mencapai kesimpulan yang tidak biasa dan melemparkan kepala Goldhit tinggi-tinggi ke udara.

“…!?”

Goldhit penuh aspirasi hanya untuk sekali lagi diisi dengan keputus-asaan. Dia bergidik, ketika dia mulai jatuh ke genangan racun yang mematikan, dan Braham bertanya kepadanya,

“Apakah kamu tahu, mengapa aku meninggalkan inti mana-mu di dunia image-ku?”

“T-Tolong…!”

“Tidak masalah seberapa penuh aspirasimu, tidak masalah seberapa banyak Kamu mati.”

“Tolong!”

“Bahkan jika dunia binasa, kamu tidak akan dihancurkan.”

“Ssiiaallaann!”

Kepala Goldhit jatuh ke genangan racun. Itu adalah kesakitan yang paling mengerikan di duniam dan tak terlukiskan dengan kata-kata. Itu tumpah ke kulit Goldhit, saraf, darah, tulang, dan otaknya, dalam waktu singkat.

Meski begitu, dia tidak mati. Dia bahkan tidak bisa berteriak.

Braham berbicara dengan blak-blakan, ketika dia menatapnya dengan mata penuh kebencian dan memohon,

“Ini adalah balas dendam untuk muridku.”

“…?”

“Apakah kamu tidak memakan Lilis?”

“…!”

“Aku perhatikan dengan satu pandangan, jika inti mana Lilis yang telah ditangkap hidup-hidup, melekat pada inti mana-mu.”

“…!!”

“Kamu lebih buruk dari parasit. Kamu belum mencapai apa pun dengan kekuatan atau tubuh ajaib-mu. Kamu hanya mengandalkan dengan mengambil hal-hal dari orang lain. “

Braham meraih ke udara dan menarik sesuatu keluar. Itu adalah inti mana Goldhit. Seluruh kehidupan Goldhit yang telah terkunci di dunia image Braham, terungkap di depan Goldhit.

Ini adalah harapan terakhir Goldhit, dan Braham menghancurkan harapan itu. Inti mana Lilis yang melekat pada Goldhit dipisahkan, dan dihancurkan. Jiwa Lilis akan menemukan kebebasan.

‘Orang bodoh.’

Braham melemparkan inti mana Goldhit kembali ke dunia image-nya, dan mengingat masa lalu berabad-abad. Ada seorang anak yang menjadi murid keempatnya, karena belas kasihnya yang tidak berguna.

Dia jelas tahu, jika anak ini tidak cukup berbakat untuk menggunakan sihir yang ditingkatkan, tapi dia masih mengajar anak itu. Braham merasakan kebencian dan kesedihan di mata anak itu, yang menyerupai dirinya sendiri.

‘Kamu berpura-pura kuat, tapi kamu tidak berubah sama sekali. Kamu menderita di tahun-tahun selanjutnya.’

Itu adalah orang yang benar-benar menyedihkan.

“Tidaklah cukup memperlakukan orang sepertiku sebagai guru. Kamu bahkan menganggap bajingan ini sebagai murid.”

‘Setelah kamu terlahir kembali, jadilah muridku lagi. Hidupmu akan berbeda. Aku pasti akan menemukan Kamu dan memberi Kamu kehidupan yang lebih baik.’

Braham bergumam, ketika dia lolos dari racun dan mengumpulkan produk hydra. Akhirnya, dia bahkan tidak melirik Goldhit, saat dia mendekati dua pintu. Itu adalah pintu yang tertutupi oleh tubuh raksasa hydra. Dia merasakan demonic power yang mengerikan dari pintu kiri dan ratusan juta dari pintu kanan.

Itu adalah pikiran semua yang hidup di Benua Timur.

“…Kuek.”

Ketika dia mendekati pintu kanan, massa pikiran akhirnya melebihi kapasitas otak dan emosi Braham. Itu lebih besar daripada rasa sakit racun hydra. Tapi, Braham bertahan dan membuka pintu. Grid melebihi ini.

***

 

Grid tidak membuat kebiasaan bersandar pada keberuntungan. Karena stat luck-nya, keberuntungannya telah meningkat. Tapi, dia akan jatuh pada setiap momen penting, dan mematahkan hidungnya. Jadi, dia bertanya-tanya, apakah ini akan terjadi lagi kali ini.

Pada saat krisis yang disebut Garam semakin dekat, Grid khawatir jika dia akan gagal meningkatkan Red Phoenix Breath. Hasilnya adalah …

[Red Phoenix Breath telah diperkuat!]

Untungnya, itu sukses.

“Hah…”

Ketegangan yang telah dipertahankan sepanjang pekerjaannya, dilepaskan sekaligus. Dan, dia kehilangan kekuatan di kakinya. Grid terhuyung-huyung dan hampir jatuh, ketika dia memulihkan semangatnya.

Dia tidak punya waktu untuk beristirahat.

Dia harus dengan cepat membangkitkan red phoenix dan menciptakan kembali Longsword Ideal yang hilang, setelah terbunuh oleh Garam. Buff Quick Move yang melekat padanya, adalah suatu keharusan.

Selain itu, dia punya tamu untuk bertemu.

“Bolehkah Aku masuk?”

Suara Raja Cho terdengar di luar bengkel. Tanda-tanda keberadaan manusia, sudah terasa untuk sementara waktu. Raja Cho dan para menterinya sudah berkumpul di depan bengkel selama satu jam, menunggu Grid.

Hanya saja mereka tidak bisa mendekat, karena suara palu dan panas.

“Silahkan masuk.”

Saat jawaban Grid didengar, raja Cho dan para menterinya berdatangan. Penampilan mereka menyedihkan. Wajah mereka dipenuhi dengan kecemasan dan ketakutan. Dan, mereka berlumuran darah.

Bahkan, raja Cho dalam keadaan kacau. Tampaknya, perlawanan dari pengikut Kerajaan Hwan sangat kuat.

“Apakah kebangkitan red phoenix sudah siap sekarang?”

“Ya, semuanya sudah berakhir.”

“…”

Akhirnya, semuanya sudah siap. Tapi, ekspresi raja tidak cerah. Mungkin untuk masa depan mereka dan waktu sudah hampir habis. Tapi hatinya sakit, karena dia melukai orang-orangnya dengan tangannya sendiri. Tetap saja, dia tidak bisa merasa bersalah sekarang.

Raja Cho membuat ekspresi tabah, dan mengikuti Grid keluar dari bengkel. Sebuah karpet merah mengarah ke sebuah altar di taman, tanpa ada yang mengelilinginya. Itu adalah altar yang didirikan raja Cho saat Grid bekerja.

Grid tidak menunda. Dia mengeluarkan Red Phoenix Bow where the Spirit of a Sacred Creature Resides dan menanamkan Enhanced Red Phoenix Breath ke dalamnya.

Duguen!

Jantung dewa yang terlupakan itu bergerak. Red Phoenix Bow mulai berdenyut, saat api ilahi naik di sekitarnya.

“O-Ohh…!”

“Ahh!”

Para menteri dan pejabat yang telah meragukan meskipun berdiri di sisi Raja Cho, menangis. Mereka lahir dan besar di Kerajaan Cho dan secara naluriah tahu, kalau aura hangat ini persis seperti aura yang bisa dirasakan, di mana saja di Kerajaan Cho.

Dewa pelindung yang melindungi mereka dan leluhur mereka adalah red phoenix. Red Phoenix Bow yang mengalahkan altar, meraung dan melepaskan kolom api.

Itu adalah kolom besar api yang bisa dilihat di seluruh Kerajaan Cho. Langit bersinar dan vitalitas mulai beredar di tanah. Semua orang dari Kerajaan Cho diliputi emosi yang tidak diketahui, saat mereka berada di ambang reuni dengan dewa yang dilupakan.

Di sisi lain, ekspresi Grid membusuk.

[Sebagian besar kekuatan yang tersegel dari Red Phoenix Bow where the Spirit of a Sacred Creature Resides akan dipulihkan. However, red phoenix tertidur sangat lelap, sehingga dia tidak dapat membuka matanya dengan mudah.

Membutuhkan 1 jam dan 29 menit sebelum red phoenix membuka matanya.

Lindungi Red Phoenix Bow sampai red phoenix terbangun.]

“Sialan!”

Tidak ada yang menyukai quest gaya pertahanan. Ini karena, sebagian besar quest pertahanan mendorong player ke batas.

“…!?”

Tiba-tiba, ada ledakan, dan Grid yang terkejut terbang ke langit. Dia prihatin ketika menyaksikan ledakan itu. tapi, dia tidak tahu apa yang sedang terjadi, karena jaraknya terlalu jauh. Namun, Grid tidak sendirian.

“Noe!”

“Nyang!”

Noe muncul dengan merentangkan kaki dan menjadi mata Grid.

“I-Itu Garam! Garam membunuh para prajurit!“

Suara putus asa Raja Cho terdengar dari tanah.

“Dikatakan, jika Garam menerobos masuk melalui pintu luar! Aku pribadi akan memimpin pasukan untuk menghadapinya, dan lindungi kebangkitan Dewa Red phoenix!”

Api ilahi menjadi sangat hangat, sehingga raja Cho dan menterinya bisa merasakannya. Mereka tahu, jika waktu diperlukan untuk burung red phoenix untuk dibangkitkan sepenuhnya, dan siap untuk bertarung sampai mati, untuk kerajaan mereka.

Namun, mereka bukan lawan Garam.

Garam akan memusnahkan mereka.

“…Kotoran.”

Sekarang tinggal 1 jam dan 28 menit. Apakah mungkin untuk bertahan? Itu secara alami tidak mungkin. Bahkan, ketika dia menggunakan Request to Stand With Me di komunitas kelinci, dia telah bertahan kurang dari 20 menit.

Namun demikian, dia adalah satu-satunya yang bisa mengikat kaki Garam.

Grid khawatir sejenak, sebelum melepas topeng kulit. Dia siap mati.

Jika dia bersembunyi atau melarikan diri, tidak akan ada cara untuk melarikan diri dari kegagalan quest dan penghancuran Kerajaan Cho. Dengan demikian, dia akan mengorbankan hidupnya, bahkan untuk harapan kecil.

“Aku akan memancing Garam ke tempat lain. Lindungi Red Phoenix Bow, jika ada serangan lain.”

“T-Tunggu! Kenapa kamu pergi sejauh ini? “

Grid tidak menoleh, ketika dia mendengar raja Cho yang bingung dan pejabat yang meratap. Dia hanya berbalik ke arah Garam dan menjawab,

“Aku berjanji untuk membantumu.”

“…!”

Grid menghilang dengan kilat.

Raja Cho, menterinya, dan semua knight dan prajurit, memiliki mata merah, saat mereka menggigit bibir mereka. Raja Cho adalah orang pertama yang menahan para pejuang yang ingin mengejar Grid. Dia sangat marah pada ketidak-mampuannya, dan memerintahkan dengan berlinangan air mata,

“Bawalah semua taois dan cendekiawan Kars ke sini. Sementara, raja dari barat mengulur beberapa waktu. Kita akan melakukan yang terbaik, untuk membantu Dewa Red Phoenix bangun lebih cepat. “

“…Perhatian!”




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "OG_1174"

Follow Us