Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Support Us: Traktir Ngopi gan...!

OG_1204

gambar

Overgeared

OG_1204

Bab 1204


Monster muncul dari ruang, di mana seharusnya harta yangban itu berada? Sikap monster itu juga aneh dalam banyak hal. Itu tidak memusuhi Grid, juga tidak membantu dua yangban yang sekarat.

“Dugaanku adalah monster itu adalah kekuatan ketiga. Kami tidak perlu khawatir tentang itu…”

“Jangan membuatku tertawa. Kamu mungkin tidak tahu mitos dari Benua Timur. Tapi, Empat Binatang Menguntungkan adalah dewa yang melayani para yangban. Itu tanpa syarat berada di sisi Yangbans.”

“Berdasarkan penampilan, apakah ini black tortoise?”

“Ada nama ‘Black tortoise’ di atas kepalanya. Siapa itu, jika bukan black tortoise? “

“Itu terlihat berbeda. Dalam semua mural dari Four God, black tortoise memiliki kepala putih dengan mata biru yang indah. Itu memiliki perasaan misterius dan sakral, bukan tampilan yang mengerikan ini.”

“Lalu, apakah ini palsu?”

“Tentu saja itu palsu. Dewa tidak akan mencoba menghancurkan dunia. Bahkan, itu menutup mata terhadap krisis yangbans.”

“…..”

“Monster itu tidak akan menargetkan kita. Bahkan, jika kita menjadi bermusuhan dengan yangbans. Kita harus memilih.”

Sejak monster muncul dari gedung yang seharusnya berisi harta karun, para ranker kehilangan kepercayaan mereka pada yangbans. Mereka memperhatikan jika kemungkinan besar mereka ‘digunakan’ oleh Yangbans.

Itu adalah situasi yang tidak dapat diterima untuk ranker, yang memiliki harga diri yang kuat. Mereka melihat Grid tiba-tiba muncul dan melawan yangbans. Sehingga, mereka dipaksa untuk merasa bingung.

“Kita harus membantu Grid, seperti Bubat.”

“Bahkan, jika kita kehilangan empat level? Bagaimana dengan kesetiaan?”

Pendapat ranker dibagi menjadi dua kategori. Satu pihak berpikir mereka harus menonton situasi berkembang sedikit lebih lagi. Pendapat lain adalah jika mereka harus mengkhianati Yangbans dan berdiri di sisi Grid.

Jika ini adalah kasus normal, maka tidak akan ada perselisihan. Tidak ada alasan untuk berdiri di sisi Grid. Kecuali, jika kerugian tidak bisa dihindari. Namun, kasus saat ini agak spesial.

“Grid mendapatkan buff quest. Sistem ini mengharapkan kemenangan Grid.”

“…Pastinya.”

Ranker teringat ketika ‘Grid Berambut Putih’ pertama kali muncul di dunia. Grid berambut putih ditingkatkan dengan buff quest, dan dengan mudah membantai First Servant Yatan.

First Servant Yatan harus mati, sehingga sistem memberi Grid kekuatan. Itu disebut perawatan sistem.

Para ranker itu juga pernah mengalaminya, setidaknya sekali.

“Beberapa waktu yang lalu, ada pesan dunia yang menyiratkan, jika Grid telah membunuh half-god. Jelas jika dia telah memperoleh kekuatan untuk menghadapi dewa, untuk waktu yang terbatas.”

Alasan pastinya tidak diketahui, tapi sistem menentukan jika Grid harus melawan para dewa dan menang. Itu menggosok Grid.

“Itu berarti, jika memusuhi Grid sekarang, adalah risiko besar. Jika kita berdiri di sisi yangbans, dan Grid gagal dalam quest. Pandangan dunia tentang sistem quest buff akan runtuh. Dan, itu mungkin membuat kita marah. “

“Daripada hanya kehilangan empat level, mungkin ada kerugian yang menyakitkan.”

Grid adalah ‘yang tertinggi’ telah meninggalkan prestasi yang tak terhitung jumlahnya, yang bahkan ranker lain tidak bisa menyamai dalam hidup mereka. Quest-nya jarang normal, karena dia diberi tugas yang dapat mempengaruhi seluruh pandangan dunia.

Dia diberi kekuatan untuk menghadapi dewa.

Pikiran para ranker ini dengan mudah mencapai titik ini. tapi, mereka tidak dapat dengan mudah membuat keputusan. Hukuman untuk berdiri di sisi Grid terlalu besar.

Kehilangan empat level…

Itu adalah penalti yang butuh waktu terlalu lama untuk pulih. Itu adalah waktu, ketika kekhawatiran para ranker meningkat. Sebuah ledakan besar terjadi. Ranker itu secara refleks menggunakan skill dan sihir perlindungan untuk menyelamatkan hidup mereka. sementara, penampilan Grid menghilang tanpa jejak.

Selain itu, Dodam menatap ranker yang tercengang oleh perkembangan yang tiba-tiba.

“Kamu akan segera dihukum.”

“…!”

Mereka mengerti, jika dia menyalahkan Bubat karena membantu Grid. Tapi, mengapa merasa bermusuhan dengan mereka yang tidak melakukan apa-apa? Para ranker itu bingung. Mereka kehilangan pilihan untuk tetap berada di sisi yangban.

“Sangat mudah bagi mereka untuk meninggalkan kita. Sehingga, mereka berpikir untuk membuang kita dari awal.”

“Itu dimaksudkan untuk menjadi pertarungan sejak awal.”

Para ranker berpikir tentang hal itu, hanya untuk menjadi tertegun. Itu karena, mereka melihat kilatan petir di balik debu tebal. Para ranker yang menyaksikan pertempuran antara Grid dan Orc Lord Teruchan, tahu identitas petir itu.

Dalam sekejap mata, kilat menembus dinding.

Sempoyongan.

Dodam pingsan. Darah menyembur dari lehernya, dan dia mengeluarkan suara keheranan.

“Lighting… God!”

[Seseorang yang tidak diketahui menulis epik kelima.]

[Awal narasi berasal dari ingatan akan mitos yang terlupakan.]

[Dia berekasi terhadap dewa yang terlupakan.]

[Stigma kebenaran yang terukir di tanah, tertutupi oleh mitos palsu.]

“…!!”

Bulu merinding, muncul di kulit ranker. Epik yang ditulis sebagai Grid melewati yangbans, dan menciptakan bentuk blue dragon yang menggetarkan mereka. Betapa menakjubkanny,a untuk benar-benar menyaksikan epik Grid…

Itu adalah pertama kalinya, mereka melihatnya sejak epik pertama di Taleren Canyon. Para ranker itu senang. Mereka menyadari, betapa iri mereka pada Grid. Di sisi lain, Grid tidak terkesan. Dia pikir itu tiba-tiba.

“Mengapa ini epik?”

Epik itu tidak merespons, bahkan ketika musuh lama Garam dikalahkan, dan ketika salah satu dari Empat Binatang Menguntungkan, burung red phoenix, dihidupkan kembali. Akibatnya, Grid percaya jika standar epik telah berubah.

Di masa depan, dia harus membangun prestasi yang jauh lebih besar, sebelum epik baru akan ditulis. Namun epik baru ditulis, ketika dia melukai orang-orang biasa?

“Apa standarnya?”

[Yangban ‘Dodam’ telah terbunuh.]

 

[Yangban ‘Nakil’ telah terbunuh.]

[Dua Black Tortoise’s Breaths telah didapatkan.]

[Satu White Tiger’s Breath telah didapatkan.]

[Satu Blue Dragon’s Breath telah didapatkan.]

[Dua Blue Dragon’s Dopo telah didapatkan.]

[Dua Unbreakable Swords telah didapatkan.]

“…?!”

Dodamn dan Nakil berubah menjadi abu-abu dan matanya melebar, saat dia menemukan pedangnya. Dia mendongak dan melihat dua matahari merah. Itu adalah mata raksasa black tortoise.

‘Sejak kapan?’

Setelah itu muncul, black tortoise itu terus meraung ke langit. Itu seperti monster tanpa kesadaran. Sekarang, dia menatapnya dengan mata jernih yang jelas penuh emosi.

“Kuock.”

Grid melangkah mundur. Itu adalah tindakan ketakutan naluriah. Di antara ribuan emosi dalam mata besar black tortoise, yang paling jelas adalah kebencian dan kemarahan.

Grid tidak memiliki keberanian untuk menghadapi mereka.

Itu adalah kemarahan dewa. Sepertinya, dia akan dikutuk hanya dengan melihat. Tampaknya mata black tortoise itu dipenuhi dengan kutukan yang kuat ke titik, di mana dia takut kemungkinan meningkatkan item dan mendapatkan item akan jatuh ke kisaran 0%.

“Ini kotor dan berdarah.”

Red Phoenix itu sangat hangat, sementara black tortoise itu sangat dingin. Tekanan di sekitarnya, sepertinya akan menghancurkan manusia. Ini pasti salah satu dari Empat Binatang Menguntungkan, tidak peduli bagaimana kelihatannya tidak seperti itu. Itu terjadi, ketika Grid berpikir lagi.

(God Slayer.)

Suara gelap dan dingin menggema di benak Grid. Itu adalah suara black tortoise.

(Kamu telah memakan red phoenix.)

“Memakan red phoenix?”

Grid tercengang ketika dia mendengar omong kosong ini, dan dengan cepat mengerti arti kata-kata itu.

“Apakah itu salah paham, setelah melihatku mendapatkan jantung red phoenix?”

12 Zodiac telah memberi-tahunya, jika Ninth Heart of Red Phoenix adalah salah satu sumber daya red phoenix dan kehidupan red phoenix itu sendiri. Bahkan Five Senior tidak bisa menerimanya.

Seorang pria dengan hati yang begitu penting telah muncul, sehingga black tortoise itu mungkin salah paham.

“Itu adalah kesalah-pahaman …”

Grid tidak bisa menjelaskan apa pun, sebelum black tortoise itu melanjutkan.

(Aku teringat akan hal itu, ketika aku melihat nyala api dan deras terjalin di tanah.)

Sebuah kalimat baru sedang ditambahkan ke epik.

(Siapa Aku?)

[Stigma kebenaran yang diukirnya, membawa memori para dewa tua ke permukaan.]

(Aku adalah dewa yang seharusnya tidak ada.)

(Aku ingat adegan, di mana patung-patung kami dibuat oleh orang-orang yang berdoa untuk kami. Itu  runtuh karena napasku.)

(Setiap kali aku membisikkan berkah ke tanah, umat manusia kehilangan peradaban, dan orang-orang menjadi takut pada kami.)

(Aku adalah dewa yang seharusnya tidak ada.)

(Aku ingin menghapus diriku untuk kami.)

[Keinginan dewa tua yang terluka, menyentuhnya.]

(Aku ingin menutup mata selamanya.)

(Karena itu, aku mempercayakan tubuhku pada manik-manik yang memenjarakan jiwaku.)

(Kemudian manik itu hancur, dan aku sangat malu pada diriku lagi. Itu sangat menyakitkan.)

(Manusia yang telah mengakumulasikan pembunuhan. Telan aku, sama seperti kamu telah menelan red phoenix.)

[Quest baru telah muncul!]

[Kill the God of Destruction

Kesulitan Quest: ???

Setengah ego black tortoise, salah satu dari Empat Binatang Menguntungkan, berharap binasa.

Dia berharap Anda akan mengambil breath-nya.

Clear Conditions:

Membunuh setengah ego black tortoise atau menyegelnya.

Quest Reward:

Memperoleh gelar God Killer.]

[God Killer

Anda adalah makhluk mutlak yang membunuh dewa.

Transendensimu akan mencapai maksimum, dan semua kekuatan serangan digandakan.]

[Apakah Anda akan menerima quest?]

“Apa yang kamu katakan?”

[Quest telah ditolak.]

(…..?)

“Aku tidak, mengerti apa yang kamu katakan sekarang. Aku hanya tahu satu hal. Kamu adalah dewa yang lebih mencintai dan merawat manusia, daripada orang lain. Aku yakin, karena 12 Zodiac memberi-tahuku.”

(…Tidak, Aku yang dirujuk oleh 12 Zodiac, bukanlah diriku, melainkan ‘kami’.)

Grid menyadari sesuatu, melalui sikap black tortoise. Mengapa dewa ini pemicu epiknya?

Sistem yang menyaksikan dan mengubah masa lalu. Dan sekarang, Grid menjadi tahu, jika Grid adalah salah satu dari sedikit orang yang dapat memimpin black tortoise ke jalan yang benar.

“Tidak ada gunanya berbicara lebih lama. Aku tidak mengerti apa yang Kamu katakan, sama sekali. Dan, Aku tidak ingin menyakitimu.”

(Jika kamu membunuhku, kamu bisa mendapatkan kekuatan absolut…)

“Semua orang di dunia sedang menunggumu.”

(…..!)

[Dia menjauh dari keinginan dewa tua.]

[Kekuatan yang diperoleh dengan mengorbankan seseorang, bukanlah kekuatan yang ia inginkan. Jadi, dia tidak tergoncang oleh godaan.]

“Jika Kamu tidak percaya, maka periksa sendiri. Aku akan membantumu bersatu kembali dengan semua orang. Jadi, tenang dulu.”

[Dia mengulurkan tangannya.]

[Itu adalah saat ketika pohon yang tumbuh tegak dengan bantuan berbagai ikatan merentangkan cabang baru.]

[Itu masih cabang kecil.]

(…..)

Black tortoise itu menatap kosong ke tangan Grid. Tidak mengerti apa yang harus dilakukan dengan tangan kecil ini, yang akan hancur hanya dengan satu sentuhan darinya. Grid tertawa, ketika dia membaca ekspresi black tortoise itu.

“Itu tidak akan rusak. Ambil saja.”

(…..)

Black tortoise itu ragu-ragu untuk waktu yang lama sebelum berlutut. Kura-kura itu mendekatkan wajahnya ke Grid kecil, dan meletakkan pipinya di tangan Grid.

(Tolong… tolong bantu Aku, manusia. Setengah lainnya dari diriku disegel di tempat yang sangat dalam dan berbahaya, dan sedang digunakan sebagai boneka dari Yangbans.)

[Dewa tua yang terluka bersandar pada cabang kecil.]

“Percaya padaku.”

[Cabang itu tidak rusak.]

[Harapan yang menopang dunia yang sekarat mungkin masih kecil. Tapi, itu kuat.]

[….]

[….]

[Seseorang yang tak menyelesaikan epik kelima.]




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "OG_1204"

Follow Us