Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Support Us: Traktir Ngopi gan...!

OG_1314

gambar

Overgeared

OG_1314

Bab 1314

Kerajaan Overgeared adalah kerajaan yang didirikan oleh para player. Kebijakan Kerajaan Overgeared inovatif, mengingat fakta jika kerajaan-kerajaan yang ada didasarkan pada Abad Pertengahan.

Salah satu topik terbesar di dunia itu adalah sistem pendidikan di Kerajaan Overgeared.

Itu adalah sistem pendidikan yang setara, yang tidak mendiskriminasi identitas, jenis gender, dan bakat.

Itu satu langkah di atas kekaisaran, yang mengklaim jika bakat tidak peduli dengan orang kaya atau orang miskin.

‘Aku tidak berharap itu tumbuh sebanyak ini.’

Grid mendecakkan lidahnya, saat dia mengunjungi akademi untuk pertama kalinya, setelah berabad-abad.

Lokasi Akademi Overgeared selalu berkembang dan sudah terasa seperti sebuah kota. Dapat dikatakan, jika Akademi Overgeared lebih besar daripada kampus lain pada kenyataannya.

‘Aku bangga.’

Grid tahu, betapa pentingnya peluang belajar. Dia berjalan di sekitar kampus dengan sikap bahagia dan emosinya dalam. Itu tujuh tahun, setelah berdirinya Akademi Overgeared.

Akhirnya, hari wisuda untuk lulusan pertama. Dia sudah melihat ke depan, untuk melihat berapa banyak bakat yang akan muncul.

“Aku ingin menyambut Yang Mulia.”

Akademi Overgeared memiliki lusinan departemen. Ada ratusan profesor. Ada selebritas yang dengan kerja keras diundang Lauel dari seluruh penjuru.

Alasan mereka menjadi profesor di Akademi Overgeared, bukan karena mereka mendambakan kekayaan atau kekuasaan. Itu untuk menghormati great sage, Stick.

“Kamu telah bekerja keras.”

Grid menyapa para profesor. Dia dengan jujur ​​mengagumi orang-orang yang berbagi pengetahuan dan pengalaman, yang telah mereka kumpulkan sepanjang hidup mereka. Namun, dia juga khawatir.

Banyak dari profesor itu adalah orang tua, berambut putih. Kebanyakan dari mereka akan pensiun.

‘Lauel akan segera menderita lagi.’

“Kenapa kamu datang sepagi ini?”

Stick diam-diam mencela.

Sudah hampir waktunya ayam jantan itu berkokok. Dengan kata lain, saat itu masih pagi, dan masih ada waktu yang lama sebelum acara wisuda dimulai.

Dengan datang ke sini pada jam seperti ini, Grid punya hal-hal yang mengganggunya. Dia harus mengumpulkan mana di pagi hari... akankah dia pingsan, saat memberikan pidato kepada para lulusan?

Grid menatap pada Sticks, yang cemas sebelumnya, dan mencoba menyiapkan mantra teleportasi.

“Aku ingin diam-diam melihat-lihat kampus, selama tidak ada siswa. Aku juga ingin menyapa para professor, yang telah bekerja keras selama ini.”

“Aku mengerti.”

‘Terima kasih, para profesor yang harus bangun pagi-pagi, akan meninggal.’

Stick menelan kata-kata ini. Dia sadar, jika ketekunan Grid telah mencapai tingkat di luar akal sehat.

Dia khawatir, tentang tidur nyenyak.

“Menu-nya sangat buruk.”

Itu setelah jalan-jalan keliling kampus. Grid mengerutkan kening, ketika dia mengunjungi kafetaria untuk makan sarapan. Roti yang baru dipanggang itu enak, karena lembut dan kaya rasa.

Tapi, lauk pauknya jelek. Kuahnya terasa seperti air panas, seolah sudah lama tidak direbus.

“Aku bertanya-tanya, apakah siswa dapat berkonsentrasi pada pelajaran mereka, setelah hanya makanan ini.”

Grid tidak menyembunyikan hatinya, yang tidak bahagia. Apa yang terjadi dengan anggaran yang ia berikan, kepada akademi setiap tahun?

Makanan bahkan tidak disediakan dengan benar.

Apakah fasilitas yang bagus hanya untuk pertunjukan?

“Siapa yang mengambil uang untuk jatah makanan?”

Dia harus buru-buru mengirim tim pemantau Rabbit.

Grid membuat sumpah serius. Kemudian, Sticks memberi-tahunya,

“Masih ada dua jam lagi untuk sarapan. Makanan belum sepenuhnya disiapkan. Jika kamu datang dan mengatakan sesuatu seperti ini, para juru masak akan kesal.”

“....”

Dia lupa sesaat. Dia hidup dengan keras setiap hari, dan memulai harinya lebih awal dari yang lain.

Konsepnya tentang waktu terdistorsi.

Grid batuk karena malu, ketika Lauel bergabung dengannya. Sebagai perdana menteri, dia juga berencana menghadiri upacara wisuda hari ini.

“Bukankah kamu terlalu teliti?”

“....”

Bisikan lembut Lauel, membuat Grid merasa lebih malu.

***

 

Itu sebelum jadwal wisuda dimulai. Lulusan yang datang pagi-pagi, mengunjungi jurusannya masing-masing. Mereka ingin berterima kasih kepada guru mereka, yang telah mengajar mereka begitu lama.

“Ayahku tinggal sendirian di kampung halamanku. Ketika rumahnya runtuh, karena topan belum lama ini, alasanku bisa meyakinkannya tanpa frustrasi adalah, murni berkat Guru.

Aku menggunakan keterampilan yang aku pelajari dari Guru, untuk membangun kembali pilar. Aku menutupi dinding dan langit-langit, dan membangun rumah baru untuk ayahku.

Aku ingin berterima kasih, karena telah mengajariku tanpa mendiskriminasi diriku. Karena, aku menjadi anak seorang tukang daging.”

“Kampung halamanku ada di pegunungan. Aku adalah orang yang membersihkan tanah dengan api. Keluarga dan tetanggaku tinggal di gubuk kumuh.

Di musim panas, kami menderita panas dan hama serangga. Di musim dingin, kami gemetar karena kedinginan.

Namun, sekarang berbeda. Setiap liburan, aku pulang dan memperbaiki rumah keluarga dan tetanggaku. Hehe...

Terima kasih kepada Guru, aku dapat mengubah gubuk kumuh di kampung halamanku, menjadi rumah yang hangat. Terima kasih banyak.”

Rumah adalah salah satu faktor terpenting dalam kehidupan manusia. Namun, seperti kebanyakan keterampilan profesional, keterampilan konstruksi tidak diajarkan kepada siapa pun.

Arsitek bangga dengan profesi mereka, dan berhati-hati dalam membesarkan murid. Siapapun yang dicurigai karena tidak memiliki asal usul atau kurang bakat. Maka, mereka tidak dapat mempelajari seni membangun rumah.

Orang miskin harus membangun rumah, dengan mengandalkan pengetahuan dan pengalaman orang dewasa di sekitar mereka. Rumah-rumah yang dibangun sangat tidak sempurna.

Di permukaan, itu terlihat baik-baik saja. Tapi ada banyak masalah dengan peredaman suara, pelindung dingin, dan kedap air. Daya tahannya juga buruk.

Bagi siswa di jurusan arsitektur, guru mereka adalah dewa. Mereka akan membangun rumah bagi orang miskin dengan biaya rendah, dan menyebarkan keterampilan mereka...

Mereka akan membangun Kawasan, di mana tidak ada anak-anak yang tidur, sementara langit-langit membocorkan air hujan.

“Teman itu dan teman itu.”

Grid menyaksikan siswa arsitektur menyapa guru mereka dari jauh, dan memilih dua siswa. Lauel menuliskan nama mereka. Grid memegang King’s Sword di tangannya.

***

 

“Terima kasih kepada Guru, aku menderita beberapa patah tulang, ligamen meregang, dan ototku menjadi kuat. Terima kasih banyak, Guru.”

“Aku belajar sambil dipukul oleh Guru. Sekarang, aku tidak takut pada kebanyakan orang. Aku pergi ke kampung halamanku selama liburan terakhir, dan pencuri mengancamku… Lucu sekali, sampai-sampai aku marah pada diriku sendiri.”

“Mulutmu sangat buruk. Haruskah aku membatalkan kelulusanmu, sehingga kamu akan belajar untuk satu tahun lagi?”

“Ha ha ha... Aku sangat menghargainya, Guru. Aku tidak akan pernah melupakan anugerah Guru, dalam mengubah pemburu biasa seperti diriku menjadi swordsman yang hebat. Mulai sekarang, aku akan lebih mengabdikan diriku, dan bertujuan untuk menjadi seorang knight!”

“Itu suatu kehormatan, Guru!”

Itu adalah suatu kehormatan!

Departemen kesembilan yang dikunjungi Grid, adalah departemen ilmu pedang. Dibandingkan jurusan lain, jumlah siswa-nya jauh lebih banyak, dan lulusannya banyak.

Ada 137 orang yang sangat banyak, tapi tidak satupun dari mereka berbakat.

Itu wajar.

Orang-orang berbakat, tak akan masuk akademi. Jika mereka memiliki bakat, mereka akan menjadi murid dengan menarik perhatian seseorang atau langsung menjadi seorang knight.

Pertama, siswa yang menghadiri akademi adalah mereka yang harus mencari nafkah. Mereka bekerja selama setengah hari, dan pergi ke sekolah untuk sisa hari itu, untuk menerima pendidikan.

Oleh karena itu, mereka hampir tidak mengasah keterampilan dasar mereka dalam tujuh tahun ini, untuk mendapatkan kualifikasi kelulusan.

“Tetap saja, aku melihat orang-orang yang lebih baik dari tentara biasa.”

Perdana menteri memiliki visi yang sangat tajam. Itu karena, dia memperoleh statistik dan skill unik, ketika dia naik ke posisi perdana menteri.

Perdana menteri, Lauel, tersenyum… ketika dia berdiri di samping Grid dan memperhatikan para lulusan.

“Begitu mereka kembali ke desa mereka, dan bergabung dengan kelompok yang main hakim sendiri. Mereka akan sangat membantu dalam menjaga keamanan.”

“Ya.”

Ke depan, akan ada lulusan setiap tahun. Jumlahnya juga akan meningkat, beberapa kali lipat.

Dalam 10 tahun ke depan, orang-orang yang memiliki keterampilan teknis seperti arsuter dan orang-orang dengan keterampilan tempur seperti tentara, akan terlihat di seluruh desa. Kemudian, begitu mereka mulai membesarkan murid, orang-orang dari Kerajaan Overgeared akan tumbuh menjadi bakat luar biasa, satu per satu, dalam beberapa dekade.

Grid senang, tapi dia juga sedikit kecewa.

Bakat…

Salah satu konsep paling tidak adil di dunia, terkadang menipu orang. Itu sering terjadi, di mana itu akan hilang selama beberapa tahun atau bahkan dekade, hanya untuk tiba-tiba muncul dan mengejutkan orang-orang di sekitar mereka.

Ini biasanya disebut sebagai ketekunan atau ketahanan bakat. Bahkan, orang yang dianggap bodoh ketika masih muda, bisa mengembangkan bakat di atas rata-rata, jika mereka bekerja keras.

Ini adalah kasusnya Grid.

Itu yang disebut ‘bakat hebat matang terlambat’.

‘Aku memiliki harapan besar, jika beberapa lulusan akan lebih terampil dari yang diharapkan...’

Namun, ini bukanlah masalahnya sama sekali. Kebanyakan lulusannya biasa-biasa saja. Grid hanya menemukan lima talenta di sembilan departemen, dan mereka hanya sedikit lebih baik dari orang biasa.

Mereka akan sedikit berguna, setelah bekerja keras selama beberapa tahun ke depan.

Namun, tidak ada orang seperti itu di departemen ilmu pedang. Itu mengecewakan bagi Grid, karena dia memiliki harapan tinggi untuk departemen ilmu pedang, sihir, dan elemental.

‘Masalah departemen sihir akan menjadi lebih serius. Bisakah aku hanya percaya pada departemen elemental?’

Semua orang yang memiliki bakat sihir, memasuki tower of magic. Peluang menemukan mage yang luar biasa di akademi, secara signifikan lebih rendah.

‘Ada batasan untuk hanya mengandalkan klan Ul.’

Sebagian besar mage Kerajaan Overgeared terdiri dari orang-orang dari klan Ul. Selain populasinya yang sedikit, mereka mengalami kendala, saat berkomunikasi dengan orang biasa.

Klan Ul adalah minoritas, dan mereka memiliki nilai yang berbeda. Ada alasan mengapa bakat Klan Ul, yang bertanggung jawab atas pendidikan di akademi dan tower of magic, tidak bisa bertahan lama dan segera mengundurkan diri.

“Yang Mulia!”

“Aku menyapa Yang Mulia!”

“.....”

Grid tiba-tiba terbangun dari pikirannya. Para siswa dari departemen ilmu pedang membungkuk, saat mereka melihat Grid di kejauhan.

“Bangkit. Aku tidak bermaksud untuk mengganggu.”

Grid tidak bisa berpaling, sehingga dia memasuki bidang pelatihan. Mata para siswa penuh dengan rasa hormat, saat mereka menatapnya.

Mereka seperti anak muda, yang bermimpi menjadi blacksmith. Alasan mengapa siswa dari departemen ilmu pedang bermimpi menjadi swordsman adalah karena mereka menghormati Grid.

Itu sama untuk siswa di departemen sihir. Grid bertarung dan mengalahkan semua musuh dengan ilmu pedang dan sihir. Dan, dia adalah impian orang-orang.

Tujuan mereka adalah menyerupai Grid, bahkan sedikit.

Lauel tersenyum, melihat murid-murid yang matanya bersinar seperti lentera.

“Yang Mulia, aku pikir, siswa ingin melihat ilmu pedang-mu.”

Gulp.

Lauel menciptakan situasi, dan para siswa menelan ludah. Sulit bagi mereka untuk melewatkan kesempatan untuk melihat ilmu pedang Grid dari dekat, ketika mereka hanya mendengarnya melalui rumor.

Kegembiraan para siswa menangkap Grid.

‘Ini agak memalukan, tapi...’

Itu hanya mengayunkan pedangnya. Itu bukan masalah besar. Grid menjangkau seorang pria muda yang matanya sangat cerah.

“Bisakah aku meminjam pedang kayumu?”

Rabbit mungkin muncul, jika dia menggunakan pedang sungguhan di sini.

“I-Ini suatu kehormatan!”

Pria muda itu dengan sopan menawarkan pedang kayunya, saat orang lain di sekitarnya menatapnya dengan iri. Bahu Grid bergetar karena ketegangan dan kegembiraan, saat dia melihat sekeliling lapangan pelatihan.

Tatapannya tidak terbatas pada target. Dia melihat sekeliling dan mengenali seluruh medan perang.

‘Mari kita uji kekuatanku seperti ini.’

Sword Dance Grid sekarang dapat digunakan tanpa mengambil langkah apa pun. Tapi, dimungkinkan untuk memaksimalkan kekuatan, dengan mengambil Sword Dance hingga empat langkah.

Langkah.

Grid mengambil langkah maju sambil memegang pedang kayu itu dengan nyaman.

Gemuruh!

Tekanan atmosfer diturunkan. Para siswa mengira itu adalah ilusi. Tapi mereka segera menyadari, jika ini bukanlah masalahnya. Grid mengambil langkah lain, dan kali ini, bumi bergetar.

Pasir di lapangan latihan bergetar dan menimbulkan kebisingan. Energi pedang transparan muncul dari ujung pedang Grid.

“Ahhh.”

Para siswa, profesor dari departemen ilmu pedang, dan Mercedes berteriak kagum.

Punggung Grid saat dia mengambil langkah ketiga dan keempat, adalah sesuatu yang bahkan tidak bisa mereka bayangkan. Itu sangat besar.

“Pinnacle.”

God of Martial… Sword Dance yang mereproduksi pukulan Chiyou, bukan Zeratul yang hanya tiruan.

Pedang kayu itu terbungkus cahaya, menyala terang dan jatuh dalam garis lurus. Bahkan tidak ada suara kecil, apalagi gelombang yang merusak.

Namun, Mercedes bisa melihat suasana terbelah dua.

Kemudian, gelombang kejut terjadi satu langkah terlambat. Tekanan angin yang diciptakan, mengguncang pepohonan di sekitar lapangan latihan. Daunnya berputar-putar, sebentar sebelum jatuh ke tanah.

Terengah...”

Para profesor dan siswa dari departemen ilmu pedang menghembuskan nafas.

‘Hah?’

Grid merasakan sesuatu yang aneh, ketika dia mengembalikan pedang kayu itu ke pemuda itu, dengan mata jernih. Oleh karena itu, dia meletakkan tangannya di sarung, yang tergantung di pinggangnya.

Dia menyentuh King’s Sword. Kemudian, Talent Search yang aktif menanggapi pemuda itu.

Nama

Bethell

Job

Swordsman

Age

21

Tittle

Sword Seeker

Gender

Laki-laki

Level

195

 

Strength

981 / 1.590

Stamina

360/630

Agility

319/551

Intelligent

210/509

Obsession

10

 

 

 

Skill:

Beginner Sword Mastery

D

Overgeared Academy Swordsmanship

D

Curse Strike

S

Sword Seeker

S

 

Title: Sword Seeker

 

Serangan Raja Overgeared mengubah dunianya. Dia akan hidup, mencoba mereproduksi serangan Grid itu, selama sisa hidupnya.

Kekuatan serangan tebasan meningkat 50% menjadi 400%.

 

Kecepatan perolehan kemahiran Sword Mastery meningkat 300%.

Curse Strike

 

Skill Pasif

Dia terpesona oleh serangan yang tidak pernah bisa ia capai seumur hidupnya. Kutukan yang kuat ini, akan membuatnya tetap putus asa dan membuatnya terus berkembang.

* Menghasilkan stat Rage.

* Setiap kali stat Rage diakumulasikan, kekuatan serangan tipe slash, akan meningkat secara signifikan.

* Setiap kali stat Rage mencapai maksimum, batas statistik akan dilanggar.

 

Waktu Cooldown: Tidak Ada

Konsumsi Sumber Daya: Tidak ada.

 

“Lauel.”

“Ya.”

“Sertakan teman ini juga.”

“Aku mengerti.”           

Itu adalah momen, ketika kisah Chiyou dan Pagma diciptakan kembali di lapangan. Grid sangat tertarik pada Bethell, sementara Bethell dibekukan.

Mata tajam Grid yang dipenuhi keserakahan, sulit untuk ditangani manusia.




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "OG_1314"

Follow Us