Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V09E06P03

gambar


6. Tragedi Three Pig Brother (3)

[Kekhawatiran Beseutyu

Anda telah menerima permintaan dari seorang lelaki tua di sebuah desa kecil.

Beseutyu mencatat kejadian yang terjadi di sekitarnya. Baru-baru ini, dia mengirim asisten dan cucunya ke Hutan Hagel untuk menyelidiki suatu peristiwa. Tapi, beberapa waktu telah berlalu, dan mereka belum kembali atau menghubunginya. Temukan mereka di Hutan Hagel, dan kembali dengan mereka secara aman.

Tingkat kesulitan: C]

'Sudah lama, sejak aku menerima quest.'

Ark menatap jendela informasi. Dia berpikir kembali ke pengepungan, membunuh Alan, dan insiden Dark Brothers…. dia benar-benar belum menerima quest penting. Tapi, yang paling penting dari sebuah game adalah questnya.

Sebuah quest yang rumit, bisa sepenuhnya mengubah langkah permainan.

"Lalu, haruskah aku pergi sekarang?"

Ark meninggalkan rumah Beseutyu dan menuju pintu masuk. Tapi, ada pekerjaan yang harus dilakukan terlebih dahulu, sebelum berangkat ke Desa Hagel.

Quest itu memiliki kesulitan peringkat C. Ketika mempertimbangkan level Ark, kesulitannya tidak terlalu tinggi. Tapi, dia tidak tahu aturan dunia ini. Jadi, dia harus memperbarui titik kebangkitan, jika dia mati.

'Titik kebangkitanku saat ini adalah hutan merah belantara di bumi tengah. Karena gerbang ditutup, jika aku memperbarui titik kebangkitan di sini. Maka, tidak ada cara untuk kembali ke bumi.'

Ketika dia pertama kali tiba di desa, dia ragu dengan gagasan itu. Tapi, karena awal dari quest Magaro adalah di Netherworld, dia tidak bisa melanjutkan dengan quest dalam keadaan berbahaya.

Totem yang terbuat dari tulang dan kulit, diletakkan di pintu masuk desa. Dia telah melihat totem serupa di hutan dekat Kairo. Meskipun titik kebangkitan berbeda dari Quartermaster di desa manusia, bangunan totem di pintu masuk desa, mengambil peran sebagai Quartermaster.

Jendela pesan muncul, ketika dia menyentuh totem.

[Apakah Anda ingin mendaftarkan 'Desa Lembah' di Netherworld sebagai basis baru?

Basis-mu sebelumnya akan dibatalkan, dan dimungkinkan untuk menghidupkan kembali di totem dengan hukuman mati.]

Ark menyelesaikan registrasi, dan membuka peta-nya. Titik merah yang ditunjukkan Beseutyu, berkedip dari tempat yang tidak terlalu jauh. Jika dia menggunakan Radun. Maka, dia bisa sampai di sana dalam 10 - 20 menit.

"Sekarang, haruskah aku pergi? Radun, transformasi…. eh?”

Sementara Ark memerintahkan Radun untuk berubah, dia melihat pintu masuk lembah dengan terkejut. Tiga bayangan muncul, dari tempat badai pasir mengamuk.

“Tunggu…. bentuk gemuk itu adalah…?”

***

 

"Huk huk huk, ini desa!"

“Hiks, aku pikir, aku akan membeku dan mati.”

“Kita juga tidak bisa tidur nyenyak, setelah dikejar monster…”

“Aku lapar, Hyung-nim.”

"Tetap bertahan. Kita akan bisa beristirahat, begitu kita memasuki kota.”

Tiga merchant muncul dari badai pasir dan mendekati desa. Ya, itu adalah Three Pig Brother yang mengejar Ark, dan memasuki Netherworld. Mereka terjun ke dalam gambar mimpi. Mereka bermimpi, jika mereka akan menemukan tumpukan harta yang menumpuk seperti gunung.

“Huhuhu, sekarang semua penderitaan sudah berakhir. Kita akan menunggu kesempatan untuk menabrak Ark di belakang, dan merampas harta karun!"

Mereka tidak mengejar Ark tanpa rencana. Jika mereka bertiga menangani Ark. Maka, itu tidak mungkin baginya untuk menang. Itu karena, mereka berkeliaran di pelelangan roo, selama beberapa hari. Dan, mendapatkan sekantong senjata dan trik.

Sangat sedikit orang yang menyadari senjata palsu itu. Sehingga mereka yakin, senjata itu akan menipu Ark.

"Sekarang penderitaan kita akan berakhir, dan kita akan hidup bahagia!"

Puk puk puk!

Three Pig Brother benar-benar terkubur di salju. Setelah meninggalkan gerbang, mereka tidak menemukan harta yang mereka harapkan. Semuanya salju!

Hanya dingin yang membekukan, yang menyambut mereka. Dan mereka bahkan tidak bisa melihat Ark, yang datang sebelum mereka. Bahkan, pintu dimensi ke Netherworld di kabin, mengubah lokasi setiap kali seseorang memasukinya.

Dengan kata lain, ketiga bersaudara itu menggunakan pintu setelah Ark, dan mendarat di lokasi yang berbeda. Kemudian, perjuangan putus asa mereka untuk bertahan hidup dimulai.

Mereka adalah merchant yang lebih terbiasa menangani uang. Namun, mereka dibuang ke pegunungan bersalju yang tertutup salju dan es.

Untungnya, mereka telah bersiap untuk mengejar Ark, dan mengisi tas mereka dengan segala macam barang terkait perjalanan. Mereka memiliki mantel tebal, dan juga membeli makanan yang cukup. Dan karena mereka memiliki skill Camping, ada dalam posisi yang relatif lebih baik

daripada Ark. Tapi, mereka masih merchant.

Setelah turun dari pegunungan bersalju, hutan belantara terlalu berbahaya bagi mereka. Tidak peduli jarak, mereka akan melarikan diri dari monster. Dan setelah mengulangi ini, mereka akhirnya tiba di desa, setelah kehabisan makanan.

Sementara itu, Ark bergegas maju menggunakan Radun.

"Mari kita bertanya tentang Ark, di kota ini.”

“Tapi, dia sudah berada di sini lebih dari dua minggu.”

"Dia mungkin sudah mengambil harta itu, dan pulang.”

Ulmeok berteriak dengan suara khawatir. Bahkan, itulah yang paling dikhawatirkan Buksil. Jika Ark sudah mengambil harta itu. maka, semua penderitaan mereka akan sia-sia. Dan setelah dua minggu berlalu, tidak ada cara untuk melacak Ark, karena lokasinya tidak diketahui.

“Kita tidak bisa kembali begitu saja, setelah kita datang ke sini. Kita harus melihatnya sampai akhir.”

"Ya, tapi….”

Maka, Three Pig Brother Kecil tiba di desa.

“Senang bertemu denganmu di tempat seperti ini.”

Kemudian mereka tiba-tiba mendengar suara yang akrab. Buksil mengangkat kepalanya, dan hampir tidak menelan teriakannya. Anehnya, itu Ark yang melihat mereka dengan tangan terlipat. Ulmeok menelan tangisannya, dan berkata kepada saudara-saudaranya dengan suara putus asa.

"Huk, A-Ark. Hyung-nim. Itu adalah Ark.”

"Aku bisa melihatnya. Sial. Meskipun kita sedang mencarinya, untuk bertemu dengannya seperti ini…”

"Apa yang kita lakukan? Haruskah kita melarikan diri?"

Gumam Buksil.

"Tidak. Ini bagus. Bagaimanapun, itu akan berakhir, jika kita tidak dapat menemukannya. Dan akan sia-sia, jika kita melarikan diri setelah ditangkap. Jika dia ragu, maka akan sulit untuk diam-diam mengikutinya ke lokasi ini. Dia akan memiliki kecurigaan, dan tidak mungkin untuk memukulnya di belakang kepala.”

"Tapi, apakah dia akan menerima?"

“Huhuhu, aku punya ide. Dia sederhana. Dia percaya kita, ketika kita sebelumnya mengatakan kepadanya, jika kita adalah penggemarnya. Dia jelas tipe yang lemah, terhadap hal-hal semacam itu. Jika kita terus memujinya, maka dia akan mudah. Perhatikan aku.”

Kemudian, Buksil menusuk matanya dan berbalik. Matanya menjadi merah dan air mata, tiba-tiba mengalir. Buksil berlari menuju Ark.

“Aigoo, Ark-nim! Senang melihatmu!”

"Hrm… apa yang kalian lakukan di sini?"




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "ARK_V09E06P03"