Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V09E06P02

gambar


6. Tragedi Three Pig Brother (2)

Karena pengembangannya rendah, sebagian besar item terkait konsumsi. Namun, efek tanaman itu cukup baik untuk dunia primitif. Getah Umma memulihkan HP sebanyak potion pemulihan intermedia.

'Barang ini bisa dijual di bumi menjadi uang.'

Tapi jumlah barang yang bisa dikonsumsi tidak banyak. Hanya ada 5 Getah Umma dan 50 buah Nadingka. Ark menukarnya dengan beberapa kulit, tulang, dan japtem yang ia kumpulkan di pegunungan bersalju.

'Sial, ada terlalu banyak item yang tumpang tindih, yang mengambil ruang tas. Aku tidak akan bisa barter secara ceroboh… Aku tidak bisa memahami, apakah itu mahal atau murah dalam hal uang. Tapi, jika aku berhasil mendapatkan barang-barang berguna yang bisa dijual. Maka, aku tidak akan mengeluh….'

Ark selesai di toko dan sampai ke poin utama-nya.

“Ngomong-ngomong, aku mendengar, jika seorang lelaki tua yang bijaksana tinggal di sekitar desa ini.”

“Ah, kamu sedang berbicara tentang Beseutyu-nim.”

"Bisakah kamu memberi-tahuku, di mana dia tinggal?"

“Cari saja rumah terbesar. Itu adalah rumah Beseutyu.”

Ark meninggalkan toko, dan berjalan di jalan utama mencarinya. Itu adalah desa kecil, sehingga tidak sulit untuk menemukan rumah itu.

"Seseorang di sini?"

Meskipun dia memanggil dari luar beberapa kali, tidak ada yang menjawab. Ark menunggu beberapa saat, sebelum mengintip melalui pintu yang terbuka.

Ketika dia masuk, dindingnya dipenuhi rak-rak penuh. Bungkusan perkamen renyah ditumpuk di rak-rak, seperti gunung. Mereka sepertinya menggunakan perkamen, terikat sebagai pengganti buku-buku di Netherworld.

Ark melihat pada gulungan, sebelum masuk ke dalam.

"Ah… sial, tidak bisa dipercaya. Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa mereka belum kembali? Apa sesuatu terjadi? Aku tidak tahu harus berbuat apa….”

Di sebuah sudut, seorang lelaki tua menarik rambutnya, dan bergumam.

"Permisi.”

“Bagaimana aku bisa melakukan pekerjaanku sekarang? Aku benar-benar tidak bisa menahannya.”

“Uh… aku ingin menanyakan sesuatu padamu.”

“Ah, aku benar-benar cemas dan khawatir…. Aku tidak ingin pergi bertanya kepada penjaga bodoh. Tapi, aku sangat khawatir…. jika sesuatu terjadi, maka aku tidak akan bisa menanganinya.”

"Permisi.”

Ark dengan ringan mengetuk bahunya, menyebabkan orang tua itu tersentak dan berbalik. Dengan janggut putih dan rambut, lelaki tua itu memiliki penampilan seperti milik Papa Smurf.

"Hah, apa itu? Kamu siapa? Kenapa kamu baru saja masuk ke rumah seseorang?”

"Tidak ada yang menjawab, tidak peduli berapa banyak aku memanggil dari luar…"

"Jadi, kamu baru saja masuk tanpa izin?"

“Tidak, bukan…”

"Apa-apaan ini? Apa yang kamu inginkan?"

Orang tua itu dengan cepat bertanya, tanpa memberinya waktu untuk menjawab.

“Aku dengar, Beseutyu-nim adalah orang paling bijaksana di desa ini.”

"Apa itu? Sialan, keluar! Aku tidak punya waktu untuk mengobrol!"

“Itu hanya akan memakan waktu singkat. Apakah Kamu kenal seseorang bernama Magaro…”

"Aku bilang, aku tidak ingin mendengarnya!"

Beseutyu berteriak liar dan mengayunkan tongkat padanya. Tapi saat berikutnya, Beseutyu berhenti dan meraih mantel Ark. Lalu dia bertanya pada Ark, dengan mata terkejut.

"Kamu, apakah kamu mungkin menyeberangi East Moon?"

"Ya, itu benar.”

"Jadi, ini Bulu Galgashi?"

"Benar. Ini adalah Bulu Galgashi yang aku dapat dari seekor luwak.”

Ark mengangguk, dan wajah Beseutyu segera berubah. Beseutyu tiba-tiba berbicara dengan suara yang sangat ramah.

"Ha, Galgashi sangat terkenal. Sehingga, kamu harus menjadi prajurit yang hebat untuk bisa mengalahkannya. Ya, seorang pejuang hebat pantas diperlakukan dengan baik. Duduklah di sini. Tapi, untuk apa kamu di sini? Kamu mencari seseorang?”

‘Apakah dia menderita demensia? Sikapnya berubah dalam sekejap...’

Orang tua tidak beradaptasi dengan cepat. Lagi pula, dia beruntung karena suasananya tampak lebih bagus. Ark mengangguk dan bertanya.

“Ya, aku mencari seseorang bernama Magaro. Pernahkah Kamu mendengar tentang dia?"

“Magaro…. apakah dia juga datang dari bumi, seperti kamu?"

"Kamu tahu dari mana aku berasal?"

“Aku bukan orang bijak tanpa alasan. Aku tahu lebih banyak daripada dirimu.”

Beseutyu tertawa dan menjawab. Seperti yang diharapkan, para tetua benar-benar tahu banyak.

"Ya itu benar. Aku datang ke sini untuk mencarinya.”

"Kapan dia menyeberang?"

“Aku sudah mendengar, jika itu sudah ratusan tahun.”

"Kalau begitu, aku pribadi tidak akan melihatnya. Tapi, ada cara untuk mengetahuinya. ”

Beseutyu menunjukkan gulungan yang menumpuk.

“Keluargaku telah mencatat semua yang terjadi, selama beberapa generasi. Itu benar, gulungan itu adalah catatan sejarah Netherworld. Bagus bukan? Jika dia melewati daerah ini, maka catatan dirinya harus ada di sini. Kamu mungkin menemukan informasi yang Kamu inginkan.

"Bisakah kamu memeriksanya untukku?"

Ark bertanya dengan nada mendesak. Kemudian, dia menunggu jawaban Beseutyu.

"Tentu saja. Jika Kamu menerima permintaanku.”

"Ya? Permintaan?"

Seseorang yang ia temui pertama kali, meminta bantuan? Ark tampak bingung, ketika Beseutyu menghela nafas dan berkata.

“Sebenarnya, aku sedang dalam kesulitan besar saat ini.”

"…kesulitan?"

“Kamu mungkin melihat keberadaan undead, ketika kamu datang ke sini.”

"Ya, aku sudah melihatnya beberapa kali.”

“Orang lain tidak tahu ini. tapi, undead memainkan peran yang sangat penting di Netherworld. Mereka bertanggung jawab untuk menjaga, agar aliran kekuatan di Netherworld seimbang… pokoknya, undead adalah keberadaan yang tak tergantikan di dunia ini. Namun baru-baru ini, undead di daerah ini sudah mulai menghilang.”

Beseutyu berkata dengan ekspresi serius, saat menggaruk jenggotnya.

“Aku bilang sebelumnya, jika aku merekam semua yang terjadi di sekitar sini. Untuk memastikan apakah rumor itu benar atau tidak, aku mengirim asisten ke Hutan Hagel tempat undead menghilang. Tapi, cucuku menjadi penasaran dan terus mengikutinya. Aku setuju. Tapi….”

"Dia belum kembali.”

"Benar. Dia belum kembali. Jelas, sesuatu terjadi. Aku merasa lega, karena asistenku sangat berpengalaman. Ah, Bona… jika sesuatu terjadi pada Bona…. Aku sangat khawatir tentang cucuku, sampai aku tidak bisa melakukan pekerjaan lain. Tapi, aku tidak bisa mengejar mereka.”

Beseutyu meraih tangan Ark dan memohon.

“Sekarang, permintaanku. Bisakah Kamu menemukan cucuku? Jika Kamu berhasil mengalahkan Galgashi. Maka, itu seharusnya tidak terlalu sulit. Ya? Aku akan melakukan apa pun yang Kamu inginkan, selama Kamu melakukan ini untukku.”

'Sebuah quest!'

Mata Ark berbinar. Quest pertama diterima di Netherworld. Siapa yang tahu kompensasi, apa yang akan diberikan padanya. Dan dia juga bisa menemukan beberapa petunjuk, yang berkaitan dengan quest Magaro, sebagai bonus. Tidak ada alasan untuk menolak.

"Aku mengerti.”

Dia mengangguk, dan jendela informasi quest muncul.




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "ARK_V09E06P02"

Pemberitahuan Update via Email