Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V13E01P06

gambar


1. Keberadaan Three Marvels Terakhir (6)

 

Ark menghela nafas dan berjalan berkeliling. Dia tidak pernah berpikir, itu akan menjadi begitu sulit, setelah Seutandal naik. Tapi, dia tidak bisa bergerak secara manual melintasi lautan, setiap kali familiar-nya mati.

"Mau bagaimana lagi. Aku tidak bisa membiarkan mereka begitu saja. Setelah aku memiliki Summoning Ports, maka aku dapat memilih lokasi. Kekeke, eh? Apa, apa?"

Pada waktu itu. Ark tiba-tiba merasa seperti, sedang dihisap ke penyedot debu. Setelah beberapa menit, dia muncul di tempat dengan banyak koin gold berserakan. Ark menghela nafas lega dan menggelengkan kepalanya.

Itu tidak lain adalah dunia spirit Ark. Jika dia datang ke sini, maka pelakunya sudah jelas. Yggdrasil dan Yuzuria duduk di dekatnya.

“Apa yang terjadi tiba-tiba? Bisakah Kamu datang ke dunia spirit orang lain tanpa izin? Aku terkejut!"

-Dia, maafkan aku.

Yggdrasil tersenyum dengan wajah dengki.

-Aku memanggil beberapa kali, tapi Kamu tidak menjawab.

"Memanggil?"

-Apakah kamu tidak merasakannya?

Itu mengingatkannya, jika dia merasakan tasnya bergetar, sebelumnya. Tapi dia pikir, itu hanya imajinasinya. Jadi, dia mengabaikannya.

Tapi, jika itu adalah Sacred Branch, maka itu mirip dengan telepon yang disetel di mode getaran….

Jika mereka ingin menambahkan fungsi seperti itu, maka mereka seharusnya membuat mode nada dering.

-Yggdrasil, tidak ada waktu untuk membicarakan hal-hal seperti itu.

Yuzuria berbicara dengan suara singkat.

Meskipun Yuzuria terlihat seperti wanita muda, dia sebenarnya seusia dengan Yggdrasil. Tapi, bukankah Yggdrasil diremajakan, berkat Popo yang baru lahir?

Yggdrasil mengangguk, sebelum membuka mulutnya.

-Benar. Ark, aku ingin mengucapkan terima kasih sekali lagi, karena membantu Yuzuria. Tapi aku sampai pada kesimpulan, jika Kamu telah ditipu oleh Red Man.

"Hah? Ditipu?”

Wajah Ark menjadi tegang, ketika Red Man dibawa ke dalam pembicaraan. Red Man adalah musuh yang kuat, yang tidak dapat dilacak. Selain itu, langit besar yang menghilang setelah badai dimensi berakhir, membebani pikirannya.

-Sebenarnya, setelah berbicara dengan Yuzuria, barulah aku tahu semua situasinya. Di masa lalu, Red Man datang ke Underworld untuk naga terkutuk. Tapi, tujuannya bukan hanya untuk membebaskan Nídhöggur. Tujuan sebenarnya adalah untuk menemukan Sacred Branch.

"Sacred Branch?"

-Ya, tujuannya adalah menggunakannya, untuk menghidupkan kembali Yuzuria. Tapi pada saat itu, aku menyerahkan semua kekuatanku kepada Popo. Sehingga, dia tidak dapat menemukannya.

"Tunggu sebentar. Tujuan Red Man itu adalah kebangkitan Yuzuria? Mengapa?"

-Itulah yang akan aku jelaskan.

Yuzuria mengangkat tubuhnya, setelah Ark membuat ekspresi bingung.

-Kamu pernah mendengar keadaan di balik, mengapa Seutandal tenggelam ke dimensi bawah? Itu karena, aku kehabisan semua kekuatanku, untuk menghentikan sihir mengerikan itu. Tapi, itu belum semuanya.

Yuzuria tampak seperti sedang melewati kenangan masa lalunya.

-Itu hal yang bodoh, tapi aku sudah lupa, sampai Seutandal bangkit. Alasan sebenarnya aku menyegel Seutandal…. Itu untuk menyegel benteng pertahanan kuat Dewa Kegelapan, Rwigenberg. Jika Rwigenberg tetap di bumi tengah. Maka kekuatan gelap di atasnya, akan menghancurkan semua spesies di bumi tengah. Rwigenberg memiliki kekuatan yang cukup untuk memusnahkan bumi tengah yang terkoyak.

“Benteng udara Rwigenberg? Apakah itu terlihat seperti langit raksasa…?”

-Ya, itu adalah tubuh Rwigenberg, tempat tahta Pangeran Kegelapan berada. Ketika sihir terakhir diaktifkan, Rwigenberg menargetkan Seutandal. Dan aku berhasil menyegelnya, dengan Seutandal di celah dimensional. Tujuan Red Man bukan untuk membangkitkanku, tapi untuk mengaktifkan Rwigenberg.

"Rwigenberg? Tunggu? Lalu tujuan dari Red Man…?”

-Aku tidak tahu siapa dia, tapi tujuannya pasti adalah kebangkitan Pangeran Kegelapan, itulah satu-satunya hal yang bisa aku pikirkan. Dan sekarang, dia akan menjadi lebih aktif, setelah mendapatkan Rwigenberg.

Kepala Ark mulai berpikir liar, setelah mendengar deskripsi Yuzuria.

Sekarang, dia mengerti Red Man.

Red Man membuat rencana yang memiliki dua tujuan, penaklukan Seutandal oleh Nakujuk dan pengambilan Rwigenberg. Berkat Ark menanam Yuzuria di Benteng Haman, dia telah memblokir rencananya, untuk menaklukkan Seutandal. Tapi pada akhirnya, Red Man masih mencapai tujuan sebenarnya, untuk merebut kembali Rwigenberg.

Itu sebabnya Red Man menyebutkan, jika itu setengah sukses.

'Bajingan itu…!'

Kemarahannya meledak, pada gagasan itu.

Di sisi lain, dia selangkah lebih dekat untuk mencari-tahu identitas Red Man. Meskipun dia bukan seorang NPC, Ark masih berpikir jika Red Man adalah player yang terkait, dengan keberhasilan atau kegagalan pemeriksaan.

Tidak, dia menjadi lebih yakin. Dia tidak bisa percaya, jika player normal akan memiliki level dan skill yang sangat tinggi, dan sedang melanjutkan skenario di New World sendiri… Jadi, bukankah dia terkait dengan perusahaan penerbit game ini?

‘Aku tidak tahu, tapi dia mungkin menjadi pengawas para kandidat, dan sedang menilai ujian mereka. Aku harus mencoba untuk tidak bersumpah, ketika aku bertemu dengannya lagi.'

Ark berjanji pada dirinya sendiri. Lagi pula, jika dia adalah pengawas, maka diperlukan lebih banyak informasi.

"Apakah kamu tahu, apa yang akan ia lakukan di masa depan?"

-Aku tidak tahu. Dan Kamu memiliki hal-hal yang lebih penting, daripada memikirkannya.

"Hah? Apa yang kamu bicarakan?"

-Ini adalah alasan sebenarnya, mengapa kami memanggilmu.

Yggdrasil berbicara dengan suara serius.

-Apakah Kamu ingat, apa yang aku katakan di masa lalu? Jika tidak mungkin untuk menemukan fragmen terakhir dari Three Marvels dari Hero Maban di bumi tengah?

"Ya, aku tahu. Itu mungkin berada di dimensi yang berbeda… Eh? Tunggu? Dimensi yang berbeda?"

Yggdrasil mengangguk.

-Ya, itu persis apa yang kamu pikirkan. Aku langsung merasakan kehadiran Three Marvels setelah Seutandal naik ke bumi tengah.

"Di mana itu?"

Ark berlari ke Yggdrasil dan bertanya. Dia belum bisa mengetahui keberadaan Three Marvel lainnya. Jika dia menemukannya, maka dia akan menerima kekuatan yang sangat besar.

Setelah tiga fragmen dikumpulkan, maka dia bisa menerima profesi tahap 2. Maka, dia mungkin bisa bertarung melawan Red Man. Tapi, Yggdrasil menunjukkan ekspresi yang agak ambigu.

-Itu… Aku tidak tahu lokasi tepatnya. Tepatnya, 2.600 km dari-ku di arah Seutandal.

-Heung, apakah Kamu akrab dengan Hero Maban? Selain dari klan rakun, Kamu tidak terbiasa dengan klan Beast. Bukankah itu sebabnya, Kamu harus memahami relik yang ditinggalkan oleh Hero Maban? Akan luar biasa, jika Kamu bisa memahami lokasi, tanpa mengetahui orang-orang yang memilikinya.

-Sheesh, jangan bicara seperti itu…

Yggdrasil menatap Yuzuria, dengan ekspresi yang tidak menyenangkan. Ark mendengarkan pembicaraan mereka, sebelum dengan cepat mengatakan.

"Tunggu sebentar. Maka, bukankah Yuzuria juga tahu jarak Three Marvel?”

-Aku tahu banyak. Sekitar 700 km dari lokasi-ku.

"Itu dia!"

Mata Ark cerah dan dia mengangguk.

World tree mungkin tidak menyadari konsep ini, tapi dia bisa menggunakan triangulasi itu.

Dengan kata lain, 2600 kilometer jauhnya dari Yggdrasil. Dan jaraknya 700 kilometer dari Yuzuria. Jika dia menarik garis lurus dari dua tempat itu, maka hanya ada dua tempat yang mungkin tumpang tindih.

Tempat di mana dua garis lurus tumpang tindih, berada dalam bentuk segitiga.

Dengan kata lain, menggunakan peta, dia kira-kira bisa menebak lokasi Three Marvels. Ark menerapkan ide ini pada peta, dan menemukan dua lokasi. Namun, itu adalah tempat yang belum ditampilkan di petanya (Laut Besar).

Itu adalah area di sisi lain Seutandal.

-Hah, kamu…. Kamu lebih pintar dari penampilan-mu.

Apa? Lebih pintar dari yang dia lihat? Apakah tidak mungkin untuk mempelajari ini di sekolah dasar?

Namun, tidak ada sekolah dasar di New World, dan world tree tidak akan dididik.

-Sekarang, Red Man berusaha untuk membangkitkan sang Pangeran Kegelapan, seseorang harus melawannya. Ada banyak hero di benua ini, tapi hanya Kamu yang telah mewarisi warisan Hero Maban, yang cukup tahu untuk menggagalkan plot itu.

Setiap kata yang mereka ucapkan, mendorongnya maju ke jalan setapak. Sangat bagus. Seharusnya, sampai tingkat ini.

Ark meninggalkan dunia spirit dan kembali ke Giran.

“Sekarang, tujuannya menjadi jelas. Ngomong-ngomong, Red Man tidak hanya akan muncul dengan patuh, ketika aku menginginkannya…. Sebelum itu, aku harus menyelesaikan masalah familiar-ku, dan menemukan Three Marvels terakhir. Ayo pergi ke Seutandal…”

Dia bergerak maju dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba, Ark mendengar suara dering keras di telinganya.

Mengapa seseorang mengganggunya, ketika dia baru saja mulai bergerak?

Ark sangat kesal dan tergoda untuk mengabaikannya. Tapi, itu mungkin panggilan dari rumah sakit. Sehingga, Ark keluar dari unit dan mengangkat telepon.

"Halo.”

"Ah, apakah ini Ark-nim?"

Hyun-woo mengerutkan kening, setelah dia mendengar suara di telepon.

Rumah sakit tidak akan tahu ID permainannya.

"Terus? Kamu siapa?"

"Aku Ho Myung-hwan, dan aku bekerja di Departemen Perencanaan Global Exos!"




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "ARK_V13E01P06"