Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

***Dukung kami: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

OL_V01C01P02.1

gambar


OL_V01C01P02

1. The End and The Beginning - Akhir dan Awal

Part 2.1

 

Momonga meninggalkan ruangan yang bernama Round Table.

Setiap anggota guild yang memakai cincin guild, akan secara otomatis masuk ke ruangan ini. kecuali, ada keadaan tertentu. Jika ada anggota lain yang kembali, mereka pasti akan muncul di sini.

Tapi, Momonga tahu benar, jika tak ada anggota lain yang akan kembali kemari. Saat momen-momen terakhir dari ‘Great Underground Tomb of Nazarick’… hanya momonga yang tersisa.

Menahan emosinya yang bergejolak, Memonga memasuki lorong besar. Sebuah dunia yang megah dan brilian. Itu mengingatkan akan kastil raksasa yang berbalut marmer.

Tergantung di atap tinggi, lampu hias yang tertata rapi, terlihat memancarkan kilauan yang lembut dan hangat. Lantai yang halus dari koridor yang luas, merefleksikan cahaya dari lampu hias di atas. Itu bersinar bercahaya seperti mozaic dari bintang-bintang yang cerah.

Jika pintu di seluruh koridor terbuka, furniture mewah di dalam ruangan, akan memancing perhatian banyak mata.

Jika seorang player mendengar nama Nazarick datang. Mereka akan takjub dengan kenyataan, jika pemandangan yang indah itu, hadir di tempat yang terkenal akan keburukannya ini.

Lagipula, Great Underground Tomb of Nazarick telah mengalahkan serangan militer yang teratur dari player dengan jumlah terbesar, di sejarah server Yggdrasil.

Aliansi dari 8 Guild, Guild Afiliasi, Player bayaran, dan NPC bayaran.

Dengan jumlah total 500 orang, mereka mencoba untuk menyerbu tempat ini. Tapi, mereka dapat dihancurkan. Event tersebut membuat tempat ini menjadi sebuah legenda.

Nazarick dulu mempunyai 6 lantai. Tapi, rekonstruksi besar-besaran dilakukan, setelah dikuasai oleh Ainz Ooal Gown. Sekarang, itu sudah melebar hingga 10 lantai. Setiap lantainya mempunyai karakteristik tersendiri.

Lantai 1 - 3 ---> Bangunan bawah tanah.

Lantai 4 ---> Danau di bawah tanah.

Lantai 5 ---> Gletser (sungai es).

Lantai 6 ---> Hutan.

Lantai 7 ---> Gunung api bawah tanah.

Lantai 8 ---> Hutan belantara.

Lantai 9 ---> Royal Suite.

Lantai 10 ---> Ruang Tahta.

Dua lantai terakhir adalah markas dari Ainz Ooal Gown, salah satu dari 10 guild teratas di Yggdrasil.

Jejak kaki Momonga bergaung di lorong Royal Suite, yang diikuti dengan pijakan staff-nya. Setelah beberapa kali belokan dan melewati sudut dari aula yang luas. Momonga melihat seorang wanita di kejauhan, yang mendekatinya.

Dia mempunyai rambut pirang yang sedap dipandang mata, dengan panjangnya hingga bahu. Dan juga, tubuh yang indah.

Dia mengenakan pakaian maid, termasuk celemek besar dan rok panjang. Dengan tinggi sekitar 170 cm, dia mempunyai tubuh ramping dengan dada menantang, yang hampir keluar dari bajunya. Secara keseluruhan, dia memberikan kesan elegan dan ramah.

Ketika 2 orang itu bertemu, maid itu menepi dan membungkuk kepada Momonga, yang dibalas dengan sedikit mengangkat tangannya.

Ekspresi maid tak berubah, wajahnya menunjukkan wajah tanpa senyum, yang sama dengan sebelumnya. Ekspresi wajah yang tidak berubah di Yggdrasil. Namun, ada perbedaan antara ekspresi yang tidak berubah dari player dan maid ini.

Maid adalah Non-Player Character (NPC). Atau, karakter bukan player. Di dalam game, A.I. (Artifact Intelligene) ini hanya bergerak menurut programnya. Dengan kata lain, mereka sama seperti mannequin yang bergerak. Bahkan, membungkuk ke Momonga, juga reaksi yang terprogram sebelumnya.

Sapaannya tadi, bisa dilihat sebagai hal yang buang-buang waktu. Tapi, Momonga punya alasan, mengapa dia tak memperlakukan mereka dengan tidak sopan.

Seluruh 41 maid NPC yang bekerja di Great Underground Tomb of Nazarick, didasarkan atas ilustrasi yang berbeda oleh salah seorang anggota guild, yang terkenal dengan pekerjaan seni-nya. Dan sekarang, sia bekerja sebagai ‘manga artis’ di majalah manga serial bulanan.

Momong tak hanya melihat penampilan para maid, tapi juga seragam mereka yang detilnya menakjubkan. Terutama, sulaman pada celemek, adalah subyek dari pujian.

Karena, itu digambar oleh orang yang sesumbar jika ‘senjata terbaik dari seorang maid adalah seragamnya’. Level detil dari pakaian itu, benar-benar diluar batas normal.

Momonga akhirnya merasa kangen, ketika dia mengingat bagaimana anggota guild-nya yang bertanggung jawab untuk tampilan itu, akan mulai berteriak pada tugasnya.

“Ah… benar juga. Sejak itu, dia selalu berbicara seperti ‘Seragam maid adalah keadilan!’…

Ngomong-ngomong, player utama dari manga yang ia gambar sekarang, juga seorang maid. Apakah kamu masih membuat asistenmu menangis, dengan perhatian ekstra pada detil-mu. Whitebrim-san?"

Sedangkan untuk program karakteristik-nya, dibuat oleh Meromero-san dan 5 programer lain. Dengan kata lain, maid ini dibuat dengan kerja keras dan usaha bersama dari anggota guild. Jadi, mengacuhkan mereka adalah hal yang tidak bisa dilakukan.

Itu seperti staff Ainz Ooal Gown, yang juga bagian dari ingatannya yang berharga.

Sementara Momonga memikirkan hal ini, maid itu mengangkat kepalanya dan bertanya ‘ada apa?’.

Selama ada orang yang dekat dengannya dalam periode waktu tertentu, maid itu akan secara otomatis beradaptasi terhadap posisi ini. Kembali mengingatnya, Momonga merasa takjub dengan ketelitian Meromero, terhadap perhatiannya pada detil.

Seharusnya, ada beberapa postur tersembunyi lainnya yang terprogram. Meskipun dia ingin melihat seluruh posturnya, tak ada banyak waktu lagi.

Mata Momonga menuju pada jam hologram semi bundar, yang ada di pergelangan kiri tangannya. Dan itu menunjukkan waktu saat ini.

Memang benar, tak ada waktu lagi untuk bersantai.

"Terima kasih atas kerja kerasmu."

Momonga mengatakan frase perpisahan yang dipenuhi dengan banyak emosi, dan berjalan melewati maid itu. Tentu saja, di sisi lainnya, tak ada respon. Meskipun demikian, Momonga percaya, kalau sebuah perpisahan akan terjadi.

Karena, ini adalah hari terakhir.

Dengan meninggalkan maid itu, Momonga melanjutkan perjalanannya.

Tidak lama, sebuah tangga raksasa dengan karpet merah yang mewah menutupi tengah ruangan, tampak di depan Momonga. Dia turun dengan perlahan dari tangga dan sampai di lantai sepuluh.

Lantai paling akhir dari Great Underground Tomb of Nazarick.

Tempat di mana dia sampai adalah tempat yang luas. Aula terbuka, dengan beberapa pelayan yang menunggunya.

Pelayan pertama yang menarik perhatiannya adalah, seorang ketua pelayan tua yang gagah, dengan seragam tradisionalnya.

Rambutnya putih semua, sama halnya dengan jenggot miliknya. Tapi, punggung pak tua itu lurus tegak, bagai sebuah panah dan kuat seperti pedang baja. Dia mempunyai kerutan wajah yang tampak di wajahnya yang datar. Yang mana membuatnya terlihat gagah dalam penampilan. Tapi, dia bermata tajam, seperti elang memandang mangsanya.

Di belakangnya, ada 6 maid yang mengikutinya, seperti bayangan. Namun, perlengkapan mereka sangat berbeda, dengan maid tadi.

Tangan dan kaki mereka dilindungi oleh sarung tangan, yang dihias dengan emas, perak, dan logam hitam. Mengenakan armor dengan motif seragam maid, mereka mengenakan hiasan kepala putih daripada helm.

Setiap maid menggenggam tipe senjata yang berbeda.

Itu terlihat seperti battle maid.

Tatanan rambut mereka juga sangat berbeda, dari setiap orang.

Sanggul, kuncir kuda, rambut lurus, bergelombang, keriting, simpul Perancis, dsb.

Tapi, sesuatu yang mereka semua punya adalah, kecantikan yang sukar dijelaskan. Sebagai tambahan, para maid dibagi dalam beberapa tipe seperti Perayu, Sporty, Tradisional, dan personaliti yang lainnya.

Meskipun mereka adalah NPC dan desainer mereka membuatnya agar gembira dan unik. Tujuan mereka yang utama adalah, untuk melawan para penyusup.

Di Yggdrasil, guild yang menguasai markas seperti kastil atau yang lebih besar, diberi beberapa keuntungan.

Salah satunya adalah, adanya NPC yang menjaga markas mereka.

Monster undead yang ada di Nazarick, dibagi dalam beberapa kategori. Mereka ini yang disebut 'Spawn NPC' (NPC panggilan) mempunyai batas level 30. Dan mereka bisa muncul kembali secara otomatis, dengan biaya yang tetap, setelah beberapa waktunya. Tapi, karena merubah penampilan dan program mereka tak bisa dilakukan lagi.

Tapi, player penyusup tak menganggap mereka sebuah ancaman.

Di sisi lain, keuntungan spesial lainnya adalah kemampuan untuk membuat NPC asli.

Ketika guild mengambil alih sebuah markas dengan peringkat level ‘kastil’, mereka bisa membuat NPC dengan jumlah level maksimal 700. Karena level tertinggi adalah 100, kamu bisa membuat 5 NPC maksimal level 100 dan 4 NPC level 50, sebagai contohnya.

Ketika membuat NPC asli, sebagai tambahan dari tampilan dan A.I. mereka, sangat mungkin untuk merubah armor dan senjata mereka. Ini diperbolehkan oleh guild untuk membuat NPC yang jauh lebih kuat, dan memberi perintah untuk melindungi lokasi kunci atau wilayah tertentu.

Sebenarnya, membuat NPC yang berlandaskan pada petarung, tak diharuskan. Guild lain yang menguasai markas dengan level kastil, Great Cat Kingdom, merubah seluruh NPC mereka menjadi kucing atau makhluk berbulu lainnya.

Bisa dikatakan, sebuah guild diberikan hak eksklusif untuk membuat image dan atmosfer dari kastil mereka.

"Hmm."

Melihat kepala pelayan dan para maid yang membungkuk di depannya, dia berpikir sejenak. Karena dia selalu menggunakan teleport untuk berpindah dari satu ruang ke ruang lain, Momonga jarang kemari. Yang mana, dengan melihat para maid, membuatnya merasa nostalgia.

Tangan Momonga mengoperasikan console, membuka halaman yang hanya bisa diakses oleh anggota guild, dan mengaktifkan salah satu pilihannya. Saat dia melakukannya, nama-nama dari para pelayan itu muncul di atas kepalanya.

"Ah. Jadi, itu namanya."

Momonga sudah lupa nama ini. Dia tersenyum pahit, ketika mengingat perselisihan dirinya dengan teman-temannya, ketika memutuskan nama dari NPC ini.

Sebastian, ketua pelayan, juga sebagai regular maid dan battle maid.

Enam maid di samping Sebastian, berada di bawah perintahnya. Unit Battle Maid disebut juga dengan 'Pleiades'. Sebagai tambahan, Sebastian juga punya pelayan-pelayan pria dan asisten ketua pelayan, di bawah pengawasannya.

Tulisan di console memiliki pengaturan yang detil. Tapi, Momonga sedang tak ingin memperhatikannya dengan teliti. Ada sedikit waktu yang tersisa, sebelum server dimatikan. Dan, dia ingin duduk di tempat lain.

Seluruh NPC (termasuk para maid) mengandung detil yang rumit. karena, banyak anggota guild yang senang, memperluas pengaturannya.

Berkat banyaknya ilustrator, desainer grafis, dan programer di Ainz Ooal Gown, mereka mampu menjelajahi seluruh fitur, dan habis-habisan di sana.

Pada dasarnya, Sebastian dan para maid adalah garis terakhir pertahanan, saat melawan penyusup. Namun, karena mereka tak terlihat mampu menghadapi player musuh yang mampu hingga sejauh itu. tujuan mereka hanyalah untuk mengulur waktu.

Karena tak ada player yang mampu sampai di titik ini, mereka tak pernah menerima perintah, dan hanya menunggu tanpa akhir di tempat ini.

Dengan menggenggam staff-nya, Momonga merasa kasihan terhadap para NPC ini. meskipun, pikiran semacam itu adalah pikiran yang bodoh. Para NPC hanyalah data. Dan satu-satunya alasan untuk percaya ,jika mereka mempunyai emosi adalah; karena mereka adalah A.I. yang didesain dengan sangat bagus.

Namun…

"Sebagai guildmaster, sudah saatnya, aku mulai memerintah para NPC."

Sambil mengejek dirinya sendiri atas komentarnya yang arogan, Momonga membuat sebuah perintah:

"Ikuti aku."

Sebastian dan para maid menunduk dengan hormat, menunjukkan jika mereka menerima perintahnya.

Perintah untuk bergerak dari lokasi ini. Berarti, itu melepaskan apa yang dipikirkan anggota guild sejak awal.

Ainz Ooal Gown adalah guild yang bergerak berdasarkan suara terbanyak. Sangat terlarang bagi satu orang, untuk mengacaukan apa yang sudah diciptakan oleh yang lainnya secara bersama. Hanya karena, keinginan sendiri.

Tapi, hari ini adalah hari semuanya akan berakhir. Momonga percaya, jika semuanya akan memaafkannya, karena hari ini.

Sambil memikirkan hal ini, Momonga mendengar suara beberapa langkah kaki mengikutinya.

Akhirnya, mereka tiba di aula yang berbentuk kubah yang besar. Sebuah kristal 4 warna tertempel di atap, dan membiaskan cahaya putih. Ada 72 ceruk di dinding. Kebanyak dari itu terisi oleh patung-patung.

Setiap patung meniru penampakan iblis, dan ada 67 buah.

Ruangan ini disebut sebagai 'Lesser Key of Solomon' disebut juga dengan Lemegeton. Diambil dari judul grimoire yang terkenal.

Patung-patung tersebut, yang berbentuk 72 iblis Solomon, sebenarnya adalah golem yang terbuat dari logam sihir langka. Alasan mengapa mereka hanya 67 golem, bukan 72 adalah, karena si pembuat mengalami kebosanan, dan tak mau menyelesaikan project ini.

Kristal 4 warna yang dipasang di atap adalah sebuah monster. Jika ada musuh yang menyerang tempat ini, benda itu akan memanggil element kelas tinggi dari tanah, air, api dan angin. Lalu, meluncurkan serangan sihir area luas, yang bertubi-tubi.

Digabung dengan semuanya, itu bisa menghancurkan dua kelompok penuh player, yang terdiri dari 12 orang dengan level 100.

Memang benar, ruangan ini adalah garis pertahanan terakhir, yang melindungi jantung Nazarick.

Momonga berjalan menyeberangi Lemegeton dengan para pelayan, dan tiba di depan gerbang besar.

Berdiri lebih dari 5 meter, pintu ganda yang besar ini, terdapat ukiran dewi di panel kiri dan iblis di panel kanan. Ukiran itu terlihat jelas, dan serasa keluar dari pintu dan mulai menyerang.

Meksipun mereka terlihat bisa bergerak, Momonga tahu jika mereka tak bisa melakukannya.

‘Jika mereka sampai pada titik ini, mari kita berikan sambutan pada para ‘pahlawan’. Ada banyak player yang mengatakan, kita adalah iblis dan sejenisnya. Jadi, kenapa kita tak menunggu mereka dengan gagak di dalam, seperti bos akhir?’

Karena propsal ini sudah disetujui oleh suara mayoritas. Dan yang mengusulkannya adalah...

"Urbet-san..."

Di antara semua anggota guild, Urbet Alain Odle adalah orang yang sangat tepat dikatakan sebagai ‘paling jahat’.

"Yah. Lagipula, dia menderita akibat Chuunibiyou..."

Melihat sekeliling aula, itu adalah bukti bagi Momonga.

"...Patung-patung ini tak akan menyerangku, kan?"

Perkataannya penuh rasa was-was. Dan dia merasa, memang benar seperti itu.

Bahkan, Momonga tak sepenuhnya paham dari labirin ini. Tidak heran, jika beberapa anggota meninggalkan sesuatu yang aneh, sebagai hadiah perpisahan.

Orang yang merancang pintu ini adalah orang semacam itu.

Ada suatu kala, di mana mereka mengaktifkan sebuah golem kuat, yang dibuat oleh orang itu. Namun, Momonga tetap skeptis dan percaya, jika ‘error’ itu memang sengaja.

"Lucifer-san. Jika hal seperti dahulu terjadi hari ini, aku benar-benar marah..."

Momonga dengan hati-hati menyentuh pintu, dan rasa kuatirnya memang tak beralasan. Layak akan kemegahannya, pintu itu terbuka dengan pelan, seperti otomatis.

Atmosfir tiba-tiba berubah.

Suasana sampai saat ini mirip dengan kuil yang sepi dan tenang. Tapi, pemandangan di depannya melebihi hal itu. Rasanya, seperti suasana itu berubah, dan menguasai dirinya.

Interiornya sangat besar, sebuah ruangan yang cukup luas untuk menampung 100 orang dan masih tersisa. Atap yang sangat tinggi setinggi kamu memandangnya. Dinding yang putih, dihiasi dengan hiasan-hiasan emas yang bermacam-macam.

Menggantung dari atap, barisan tempat lilin mewah yang terbuat dari perhiasan warna-warni, yang memberikan kecemerlangan yang fantastis. Dari atap hingga lantai, total ada 41 banner raksasa dengan motif berbeda, yang menghiasi dinding.

Ada tangga sekitar 10 tingkat di area yang paling dalam, yang dihiasi emas dan perak. Dan di atasnya, ada kursi tahta yang megah. Seperti, dipotong dari kristal raksasa.

Di dinding dibelakangnya, ada banner merak gelap yang besar, bersulam dengan jubah perang guild.

Ini adalah tempat terdalam dan terpenting dari Great Underground Tomb of Nazarick...

Ruang Tahta.




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "OL_V01C01P02.1"