LMS_V14E01P01 Desa Dwarf Iron Hand

1. Desa Dwarf Iron Hand (1)
"Permisi, berapa level skill memahat milikmu? Kamu
jelas-jelas sudah di tahap Intermediate, tapi apakah itu di atas tahap
Intermediate level 6?"
"Jika aku menyerahkan iron ore yang berharga milikku
padamu, akankah kamu mengungkapkan sedikit rahasia, tentang menciptakan sebuah
patung?"
Itu tak biasa bagi seorang Dwarf untuk memohon kepada Dwarf
lain, sampai harus menempel di kakinya. Saat Sculptor Weed berjalan masuk ke
Guild Sculptor, kejadian mencengangkan terjadi.
*Ding*
[Anda akan mulai
menapaki jalan dari Eternal Sculptor.
Kemungkinan perubahan pada beberapa statistik akan terjadi,
ketika sikap yang sungguh-sungguh terhadap patung-patung ditampilkan.
Sampai batas tertentu, karya seni yang megah akan membantu
untuk mencapai skill-skill tinggi.
Secara resmi, para Sculptor telah melangkah kembali ke
dunia. Para Bangsawan dan Keluarga Kerajaan akan mendengar namamu melalui Guild
Sculptor. Dan para Sculptor lain akan merasa semangat persaingan mereka
bangkit.
Imajinasi yang beragam dan variasi dalam ekspresi. Jika
seseorang memiliki kreatifitas, mereka bisa mempelopori teknik-teknik baru
untuk memahat.
>Karena gairah akan patung, statistik Artt naik sebesar
100 poin
>Charm naik 50 poin
>Efek dari skill-skill yang berkaitan dengan memahat
meningkat 20%
>Konsumsi Mana untuk skill-skill secara permanen
berkurang 20%]
Dia mengorbankan banyak keuntungan untuk mengejar jalur
seorang Sculptor. Weed sudah berdiri di puncak profesi Sculptor. Karena, patung
yang dia ciptakan menarik perhatian, patung itu mengejutkan seluruh benua. Yang
mana, dia menerima ketenaran dan keagungan yang sangat besar.
Instruktur Dwarf berkata.
"Bahkan, jika kamu mencurahkan seluruh hidupmu pada
dunia memahat yang tak terbatas, kamu tak akan pernah melihat ujungnya.
Sementara orang-orang yang terobsesi dengan berburu dan berpetualang tak bisa
melihat nilai dari pahatan. Mereka mengatakan, jika Sculptor Dwarf Kendellev
yang mulia benar-benar menikmati petualangan. Pernahkah kamu mendengar
kisahnya?"
Para Dwarf yang berkumpul di sekitar berusaha untuk
mengungkapkan rahasia memahat, menjadi diam. Mereka dengan cermat mendengarkan
Instruktur Dwarf, karena hal itu tampak seperti dia akan memberikan beberapa
informasi.
҅Sculptor Dwarf
Kendellev?҆
҅Itu adalah nama Dwarf
dari quest yang tak bisa diselesaikan siapapun.҆
҅Namun, pendahuluannya
sedikit berbeda dari yang sebelumnya .҆
҅Cepat katakan jika kamu
belum mendengar tentang hal itu!҆
Para Dwarf memikirkan hal ini, namun mereka dengan
sungguh-sungguh mendengarkan kata-kata Instruktur, jadi mereka tetap diam. Secara
tak sengaja, mulut Weed mulai mengatakan kata-kata pujian.
"Jadi seperti itu. Itu adalah sebuah tugas yang sangat
diterima bagi kita, para Dwarf yang menyukai tantangan. Kita para Dwarf
Sculptor bisa berjalan kemanapun, menggunakan kaki kita yang kuat."
"Ahm. Memang benar, jika itu adalah ras lain dengan
tubuh yang lemah, mereka harus bepergian dengan kuda."
"Romansa dari perjalanan terletak pada berjalan. Itu
adalah sebuah anugrah, jika hanya dengan berjalan seseorang bisa sepenuhnya
mengalami banyak hal dan mendapatkan inspirasi."
"Itu adalah sesuatu yang harus kamu coba."
Weed menjadi jengkel dengan para Dwarf yang melihat.
҅Bagaimana bisa kamu
memiliki percakapan yang damai dengan istruktur seperti ini.҆
҅Yang bisa aku dengar
adalah percakapan yang bergetar.҆
Instruktur Dwarf melanjutkan.
"Bagaimanapun juga, dia adalah seorang Dwarf yang suka
bepergian sendirian, dan tak ada yang pernah mengganggunya. Seseorang bisa
mengatakan jika dia adalah salah satu dari para Dwarf langka yang sangat
dihormati, bahkan oleh para Elf yang arogan."
"Dia tampaknya seorang Sculptor yang sangat berbakat.
Dia bahkan bisa mentoleransi para Elf yang menjijikkan."
Karakteristik dari ras Elf.
Mereka benci menggunakan material-material seperti kayu,
batu, dan tanah liat untuk menciptakan patung-patung mereka. Mereka benci
menggunakan bagian-bagian dari alam untuk menciptakan patung mati, dan melabeli
mereka tak berarti.
Para Elf membenci para Sculptor, karena mereka merenggut
kehidupan dari pepohonan dan mengubahnya menjadi kayu. Karena alasan itulah,
hutan-hutan di mana para Elf tinggal tak memiliki Guild Sculptor.
"Cerita ini telah diwariskan dari waktu ke waktu, dari
kakek leluhurku. Dikatakan jika skill memahat miliknya telah mencapai tingkat
dewa. Tapi sayangnya, tak satupun dari sisa-sisa karya-karya miliknya bisa
dilihat."
Meskipun kebanyakan patung-patung milik Zahab di Kerajaan
Rosenheim telah hancur, ada jumlah kolektor signifikan yang menyimpan
patung-patung miliknya di dalam gudang. Dan mereka sekarang berhasil menjual
patung-patung itu.
Kuil-kuil religius dan Tower of Warrior, Tower of Magician
juga melestarikan produk-produk dari para master yang hebat. Tapi Dwarf
Sculptor Kendellev tak meninggalkan karya apapun untuk anak cucu.
"Karena situasi tersebut, hanya para Dwarf yang
mengetahui skill dewa miliknya. Para Elf yang angkuh bahkan tak akan
membicarakan tentang leluhur kita, yang membuat patung-patung mencengangkan
dalam sosok mereka...."
"Dia tak memiliki keluarga atau murid?"
Bahkan, jika itu hanya keturunan Kendellev, entah kenapa
Weed ingin menemui mereka.
"Mereka mengatakan dia tak punya. Dia suka bepergian
sendirian, hingga dia tak menikah dan menjalani kehidupannya sendirian. Bahkan
lokasi dari tempat peristirahatannya yang terakhir tetap tak diketahui. Kami
para Dwarf hanya bisa menghargai karya-karya yang kami buat setiap hari."
"Itu benar."
Dwarf adalah ras yang memiliki kebanggaan besar pada
equipment, perlengkapan perlindungan, dan karya seni milik mereka.
"Aku tak bisa percaya jika dia akan menghancurkan karya
miliknya, sehingga tak seorangpun bisa melihatnya. Meskipun itu hanyalah
dugaan, sebuah tempat yang sulit ditemukan...
Menurutku karya-nya mungkin ada di dalam sebuah tempat
tersembunyi, yang hanya pengrajin paling menakjubkan, bahkan di antara kita
para Dwarf, yang bisa masuk. Jika itu adalah seorang Sculptor luar biasa, dia
mungkin bisa menemukannya."
Weed menganggukkan kepalanya.
"Hal itu mungkin saja."
"Beritahu aku, jika kamu bisa menemukan jejak dari
orang itu, karena aku ingin menggosokkannya/memamerkannya pada hidung-hidung
para Elf dan para Manusia arogan."
*Ding*
[Quest: Permintaan Instruktur Sculptor Jorbid.
Sebuah cerita yang sulit dipercayam diungkapkan di dalam
Guild Sculptor Dwarf sejak zaman kuno.
Para Dwarf mengklaim jika ada seorang Sculptor yang bisa
mengukir api dan air, cahaya dan kegelapan, di antara mereka. Namun, orang lain
tak mempercayai pernyataan ini.
"Sembari para Dwarf mungkin sebuah ras yang bisa
memproduksi persenjataan berkualitas menakjubkan. Tak peduli seberapa
berbakatnya mereka, bakat artistik mereka sangat kecil. Karena mereka pendek,
jika mereka mengatakan mengetahui bagaimana caranya memahat, bagaimana mereka
bisa? Hahahaha!"
Komentar-komentar penghinaan dari para Elf menggema di seluruh
hutan.
"Para Dwarf masih belum mempelajari tentang misteri dan
keindahan alam."
Meskipun kata-kata mereka sangat merendahkan martabat, ras
Dwarf tak akan protes. Untuk para Dwarf bisa mendapatkan kembali harga diri
mereka, seseorang harus menemukan jejak-jejak dari karya Dwarf Sculptor
Kendellev.
Tingkat Kesulitan:
Quest Sculptor Ras Dwarf
Hadiah:
Kehormatan di antara para Dwarf
Persyaratan Quest:
Hanya tersedia untuk para Sculptor Dwarf
Jika quest gagal, Dwarf tersebut akan menerima perlakuan
permusuhan yang sama, seperti yang diterima dari para Manusia dan Elf.]