Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Traktir Ngopi gan...!

SCG_387

gambar

The Second Coming of Gluttony

SCG_387

Bab 387. Mokumenter (3)

Saat itu

Woong!

Dengan suara dering pendek, pelindung tipis dilemparkan ke sekeliling ruangan.

Itu mirip dengan yang Seol Jihu lihat di kuil.

“Bagaimana mungkin aku tidak datang, ketika Pahlawan Paradise memanggilku?”

Sebuah suara terdengar, dari ruangan tempat Seol Jihu berdiri.

“Aku tidak yakin, apa yang harus aku pikirkan, ketika pertama kali menerima pesan dari Delphine. Perwakilan Valhalla akan segera memanggil, dan jika aku harus mengangkat panggilan dari tempat terpencil.”

Suara itu terdengar agak kasar.

Segera, seorang pria muda perlahan-lahan muncul dari meja, di tengah ruangan.

Jubah Magician indigo, sebuah buku tebal menyerupai kamus di tangan kirinya, dan sepasang mata tanpa emosi, di balik kacamata berbingkai emas…

“Dan ketika kamu memintaku untuk datang ke Valhalla secara rahasia, aku langsung berpikir, ‘Ah, orang ini akan memulai sesuatu'.”

Philip Muller muncul dari udara yang tipis dan berbicara, ketika dia diam-diam membalik-balik halaman.

Seol Jihu tersenyum.

Jika Star of Greed mengunjungi secara resmi, Kim Hannah akan memberi-tahunya tentang hal itu sebelumnya. Namun, dia tidak pernah mendengar hal semacam itu darinya.

Karena, dia tidak tahu Philip Muller akan berkunjung.

“Aku tahu, kamu akan bisa masuk ke sini tanpa ketahuan.”

“Aku hampir tertangkap, sebenarnya.”

Philip Muller berbicara, tanpa mengalihkan pandangan dari bukunya.

“Eh? Kamu hampir tertangkap?”

Mata Seol Jihu membelalak.

“Karena aku pernah ke sini sekali sebelumnya, tidak sulit untuk mengatur koordinat dengan benar. Tapi, ketika aku mencoba untuk berteleportasi, mana yang membanjiri bangunan ini, mencoba menghalangi mantraku… aku akan ketahuan, jika aku bahkan terlambat beberapa detik.”

“Dari gedung …? Itu berarti…”

“Eun Yuri, kan? Seharusnya dia, salah satu Trio Mage yang bergaul dengan Delphine baru-baru ini. Ngomong-ngomong, dia pasti merasakan sesuatu, karena dia menyebarkan mana di sekitar setiap sudut dan celah bangunan ini.”

Philip Muller menyeringai.

“Gadis yang nakal. Seorang Mage yang bahkan bukan High Ranker, mencoba bersaing dengan Unique Ranker yang juga utusan dewa…”

“Jadi, sesuatu seperti itu terjadi… Mungkin, aku seharusnya memberi tahu Nona Eun Yuri.”

“Tidak, itu juga tidak terduga bagiku. Dan jujur…- itu menyenangkan. Aku tidak tahu, tentang kalian para Warrior. Tapi, kami para Mage memiliki pertarungan kami sendiri. Berkat dia, darahku mulai mendidih, setelah sekian lama.”

Suara Philip Muller membawa harga diri yang halus. Sepertinya, dia menganggap ‘pertarungan’ ini kemenangan, karena dia berhasil berteleportasi, tanpa diketahui.

“Ngomong-ngomong, Mage sekalibernya, harus memiliki cara berpikir yang berbeda, dari kebanyakan orang. Dari apa yang dikatakan Delphine kepadaku, dia mengejar batas Path of Mana. Jika diberi kesempatan, aku akan senang bertemu dan mendiskusikan teori dengannya.”

Mengingat kepribadian Philip Muller, jarang melihatnya menunjukkan minat pada seseorang.

Ekspresi Seol Jihu berubah aneh.

“Haruskah aku mengatur pertemuan antara kalian berdua? Aku bisa membantu, jika kamu mau.”

“Aku mencoba mendiskusikan teori, bukan romansa.”

Dia menolak dengan tegas.

“Aku ingin sekali bertemu dengannya sebagai Mage. Tapi, dia sepertinya wanita yang berbahaya, untuk terlibat sebagai pria. Kamu lebih baik hati-hati juga.”

“Ada apa dengan Nona Eun Yuri?”

“Dia pasti kesal, karena aku tidak jatuh ke dalam perangkap. Jadi, dia mulai mencari di seluruh kota, seperti wanita gila. Itu benar-benar bukan sesuatu, sampai bereaksi begitu buruk… Sepertinya, dia mengejarku dengan pisau.”

Philip menggumamkan kalimat terakhir.

“Ditambah lagi, aku punya istri. Jika aku ingin berumur panjang, aku harus berhati-hati.”

“Eh? Kamu sudah menikah?”

“Kamu tidak tahu? Pelayanku adalah istriku. Kami tidak mendaftar untuk menikah atau apa pun, tapi kami sudah hidup bersama selama lima tahun di Paradise. Jadi, kami bisa dibilang, sudah menikah.”

Philip Muller mendengus, ketika dia mendorong kacamatanya ke atas. Dia tampak seperti tidak tahu, mengapa dia harus menjelaskan semua ini.

“Ngomong-ngomong, mari kita berhenti dari obrolan ringan, dan langsung ke intinya.”

“Dimengerti.”

Seol Jihu berjalan menuju meja. Mengetahui kepribadian Philip Muller, dia mulai berbicara, begitu dia duduk di sisi yang berlawanan.

“Ada Paradisian dan Earthling di dalam perkemahan umat manusia, yang berkomunikasi dengan para Parasite.”

Philip Muller tersentak.

Seol Jihu menyilangkan kakinya, dan meletakkan jari-jarinya yang bertautan, di lututnya.

“Aku ingin meminta pendapat Tuan Muller tentang masalah ini.”

Baru sekarang, Philip Muller mengalihkan pandangannya dari bukunya. Dia menatap Seol Jihu, dengan tatapan tenang.

“Aku tidak yakin, mengapa kamu bertanya padaku tiba-tiba. Tapi…”

Dia menatap beberapa saat, sebelum perlahan membalas.

“Aku akan memberikan jawabanku dulu. Aku tidak berpikir, ada pengkhianat di dalam kemah umat manusia.”

Seol Jihu membelalakkan matanya pada respon tak terduga.

“Aku berpikir, pasti jika kamu akan setuju… Bisakah aku bertanya, mengapa menurutmu begitu?”

“Aku juga awalnya berpikir, dengan kepastian 90 persen. Tapi aku berubah pikiran, setelah Perang Lembah Arden.”

“…?”

“Pikirkan tentang kondisi yang dilancarkan Undying Diligence, setelah dia dan Tentara Parasite tiba di lembah.”

Seol Jihu perlahan mencari melalui ingatannya.

Itu adalah sesuatu yang terjadi hampir sepuluh tahun yang lalu, tapi ingatannya cepat kembali dengan betapa mengejutkannya itu.

‘Di antara kalian ada manusia, yang baru-baru ini mulai membuat nama untuk dirinya sendiri.’

‘Jika kalian menyerahkan orang itu… kami akan kembali dengan tenang. Aku akan berjanji dengan namaku.’

Begitu Seol Jihu menutup mulutnya, Philip Muller mulai berbicara lagi.

“Undying Diligence sedang berbicara tentang kamu. Perang Lembah, Insiden Laboratorium Delphinion, Banquet… kamu adalah satu-satunya yang mulai membuat nama untuk dirinya sendiri, saat itu.”

Seol Jihu mengangguk, dan Philip Muller melanjutkan.

“Hal yang perlu diperhatikan adalah, jika Undying Diligence tidak tahu namamu. Sulit untuk percaya, jika Parasite tidak peduli, ketika mereka sampai membawa tiga pasukan mereka ke pertempuran. Dan juga, tidak masuk akal jika mereka akan mengatakan sesuatu seperti itu, jika mereka sudah tahu. Bukannya sulit untuk membedakan dirimu. Jadi, mengapa mereka tidak tahu?”

Seol Jihu mengerti apa maksud Philip Muller. Jika ada pengkhianat di tengah-tengah perkemahan umat manusia, tidak mungkin Parasite tidak akan mengetahui informasi ini. Lagi pula, dengan betapa mudahnya mencirikan dirinya, pengkhianat akan mengungkapkan namanya.

“Jadi sangat mungkin, jika tidak ada pengkhianat pada saat itu, yang berkomunikasi langsung dengan Parasites. Tapi…”

Pada saat itu, Philip Muller datang dengan ‘tapi’ besar.

“…Entah itu masa lalu atau sekarang, aku yakin ada Paradisian atau Earthling yang mencoba membelot ke Parasite. Ini, aku yakin.”

Artinya, ada orang yang mau mengkhianati umat manusia, jika diberi kesempatan.

Seol Jihu muda yang tidak dewasa, tidak akan mengerti mengapa itu terjadi.

Dia akan berteriak marah, bertanya bagaimana earthling bisa melakukan sesuatu yang secara langsung bertentangan dengan tugas mereka.

Tapi, dia berbeda sekarang.

Seol Jihu dengan mudah mengakui apa yang dikatakan Philip Muller, dan tersenyum.

“Aku kira, ada orang yang mencoba menyanjung pihak yang menang, di mana pun kamu pergi.”

“Orang-orang mencoba untuk menyanjung pihak yang menang… Itu cara yang bagus untuk mengatakannya.”

Philip Muller tertawa pelan, sebelum menjadi serius lagi.

“Masalahnya adalah jika Paradise bukan acara olahraga, di mana kamu perlu membayar biaya untuk masuk.”

“Ya, itu adalah ‘deathmatch’ yang tidak berhenti, sampai satu sisi benar-benar musnah.”

“Tepat. Sejujurnya, sebagian besar earthling mungkin berharap status quo berlanjut. Parasite meninggalkan umat manusia sendirian, dan hanya berperang dengan Federation. Dan, Federation nyaris tidak bertahan.”

Karena hanya dengan begitu, Paradise akan terus membutuhkan earthling.

“Tapi, tidak mungkin status quo ini akan berlangsung selamanya. Bahkan, jika bukan karena kamu, itu akan berubah sejak lama. Lembah Arden akan diambil alih. Haramark yang berfungsi sebagai pos terdepan umat manusia, akan ditaklukkan oleh orc mutan, yang diproduksi secara massal. Dan, Eva mungkin akan tergantung pada seutas benang… Umat manusia tinggal menghitung mundur ke malapetaka mereka.”

Philip Muller berkata, setelah jeda singkat.

“Syukurlah, hal-hal tidak begitu buruk sekarang. Tapi… pada akhirnya, earthling harus membuat keputusan, suatu hari nanti. Untuk bertarung, untuk melarikan diri ke Bumi, atau…”

“Lompat ke sisi Parasite, dan melanjutkan kegiatan mereka di Paradise.”

Saat Seol Jihu menyelesaikan kalimatnya, Philip Muller mengangguk. Dia kemudian menyilangkan tangannya, seolah dia mengatakan semua yang ingin ia katakan.

Sekarang, saatnya untuk mengungkapkan alasan, mengapa dia bertanya. Seol Jihu mengatur pikirannya, sebelum memulai.

“Ketika aku pindah dari Haramark ke Eva… aku membuat tiga sumpah.”

Suara Seol Jihu rendah dan tenang.

“Yang pertama adalah membersihkan korupsi yang mengakar di dalam diri Eva. Yang kedua adalah untuk meningkatkan hubungan umat manusia dengan Federation. Dan yang ketiga… adalah untuk mengubah umat manusia.”

Philip Muller mendengarkan Seol Jihu dengan tenang.

“Saat ini, aku dapat dengan yakin mengatakan tujuan pertama dan kedua, telah tercapai. Tapi, aku belum mencapai tujuan ketiga.”

“….”

“Sejujurnya, pada awalnya, aku pikir semuanya akan berubah, jika aku hanya bekerja keras untuk memberi contoh bagi orang lain. Tapi, itu harapan yang salah, untuk aku miliki. Umat manusia tidak pernah memiliki pertarungan yang layak dengan Parasite. Namun, mereka lebih takut daripada yang seharusnya.

Persepsi ini tidak berubah, meskipun kita memenangkan pertempuran terakhir.”

“Mau bagaimana lagi. Memang benar, jika Parasite adalah musuh yang kuat. “

Philip Muller menghela nafas.

“Memang benar, jika kita memenangkan pertempuran terakhir seperti yang kau katakan. Tapi, siapa pun dengan beberapa pemikiran, akan tahu untuk tidak begitu optimis, tentang jalannya perang di masa depan. Faktanya, mereka akan pesimis.”

“Aku pikir juga begitu. Kita hanya bisa mendorong mereka kembali di Benteng Tigol, di mana kita memiliki keuntungan luar biasa. Dan, hal seperti itu tidak akan terjadi lagi.”

“Orang-orang yang mencari peluang untuk membelot, mungkin tidak berpikir baik tentangmu. Karena Parasite akan lebih memperhatikan umat manusia, dengan seberapa banyak kamu telah merusaknya.”

“Itulah intinya.”

Suara Seol Jihu tumbuh sedikit lebih keras.

“Seperti yang kamu katakan, earthling harus membuat keputusan suatu hari. Hari itu mungkin belum tiba. Tapi aku yakin, semua orang merasa, jika ini lebih dekat daripada sebelumnya.”

“Dan?”

“Jadi, bukankah akan ada lebih banyak pengkhianat lagi?”

Philip Muller mengerutkan alisnya, seolah dia tidak mengerti.

“Apa yang kamu coba lakukan?”

“Mm, kembali sedikit.”

Seol Jihu berdeham, berpikir jika penjelasan yang lebih rinci diperlukan.

“Ratu Parasite telah meninggalkan umat manusia sendirian selama ini. Dibandingkan dengan bagaimana mereka berurusan dengan Federation, mereka praktis telah mengabaikan umat manusia. Tapi jika kamu melihat lebih dekat, itu belum tentu demikian.”

Seol Jihu mengulurkan tangannya.

Chwak!

Setumpuk catatan terbang ke tangannya.

“Tuan Ian secara pribadi mengumpulkan catatan-catatan ini. Coba baca.”

Seol Jihu menyerahkan tumpukan itu.

Segera, mata Philip Muller perlahan melebar, saat dia membalik-balik halaman.

Dia bisa melihat banyak nama yang dikenalnya.

Al Zahra, Alvaro Skroke, Eleanor Luna, Joshua Claflin…

Mereka semua adalah earthling yang dulunya terkenal di Paradise. Yang penting adalah, jika mereka tidak lagi di Paradise.

“Tentu saja, aku yakin beberapa dari insiden itu, disebabkan oleh konflik antara earthling. Tapi…”

“Ada insiden yang melibatkan Parasite.”

“Ya. Dan jika kamu fokus pada hal itu, kamu akan melihat kesamaan yang sangat menarik.”

Seol Jihu berbicara.

“Ratu Parasite tidak mengabaikan umat manusia. Dia memahami earthling, lebih baik daripada orang lain. Dan, dia bertindak sesuai itu. Dia memberikan petunjuk, untuk memicu situasi tertentu.”

“Jelaskan.”

“Mungkinkah tidak ada yang lebih hebat dari diriku di antara earthling yang tak terhitung jumlahnya, yang datang ke Paradise? Tidak, aku rasa tidak. Tapi, masalahnya adalah ini. Setiap kali seorang pahlawan muncul dan mencoba melakukan sesuatu, Ratu Parasite akan muncul.”

“….”

“Dan dia dengan cepat menghilangkan pahlawan itu. Entah itu membunuh mereka seperti dengan Joshua Claflin. Merusak mereka dan memaksa mereka untuk membelot seperti dengan Marika Larisa. Atau, membujuk mereka untuk bergabung, seperti dengan Sung Shihyun.”

Benar, Parasite tidak mengabaikan umat manusia.

“Bukannya peringkat pertama tidak peduli dengan peringkat ketiga. Sebaliknya, mereka hanya menciptakan situasi, sehingga mereka seperti tidak perlu peduli.”

Parasite telah dengan hati-hati mengendalikan situasi, sehingga mereka akan ikut campur, hanya ketika itu benar-benar diperlukan.

“…Aku mengerti apa yang kamu katakan.”

Philip Muller bertanya dengan tenang.

“Tapi, apa yang kamu maksud dengan, Ratu Parasite yang memberikan petunjuk?”

“Seperti yang aku katakan, Ratu Parasite mengerti earthling dengan baik.”

Seol Jihu berbicara dengan jelas.

“Mari kita coba menempatkan diri kita pada posisi mereka.”

“Posisi siapa?”

“Orang-orang yang senang untuk membelot ke pihak Parasite jika diberi kesempatan. Tapi, itu belum memasuki pengamatan Ratu Parasite.”

Seol Jihu melanjutkan.

“Ratu Parasite sangat penyendiri dan sombong. Bahkan, High Ranker mungkin tidak lantas menarik perhatiannya.”

Hari untuk mengambil keputusan semakin dekat, setiap menit. Umat manusia tidak bisa lagi berharap hal-hal tetap sama. Dalam situasi ini, ketika umat manusia mungkin menjadi target berikutnya dari Parasite…

“Calon pengkhianat telah dipaksa ke tempat, di mana mereka harus dengan cepat membuktikan nilai mereka kepada Ratu Parasite.”

Mata Philip Muller menyipit.

“Dan apa cara terbaik bagi mereka, untuk membuktikan nilai mereka?”

Ekspresinya ambigu seperti sedang berada di ambang batas, untuk sepenuhnya memahami gambaran besar.

Seol Jihu melemparkan petunjuk lain.

“Sebagai contoh, bagaimana jika ada manusia yang menjadi pemandangan yang buruk bagi Parasite. Tapi, Federation dan umat manusia menempatkannya pada tumpuan tinggi, dan memperlakukannya sebagai pahlawan?

Tapi, jika kamu melihat lebih dekat pada hal-hal yang telah ia lakukan, dia hanya seorang High Ranker yang beruntung, yang mengandalkan keajaiban, yang tampaknya bisa melewati situasi berbahaya?”

“…Kamu.”

Mata Philip Muller akhirnya melebar seperti lonceng raksasa.

“…Jangan bilang padaku.”

Ketika pihak lain akhirnya tampaknya memahami situasinya, Seol Jihu perlahan bangkit dari tempat duduknya.

“Itu sebabnya, aku memanggilmu, Tuan Muller. Aku ingin mengambil kesempatan ini, dan mengajukan penawaran.”

Dia berjalan mengitari meja dengan santai, dan…

“Dengan banyak pilihan…”

Dia akhirnya mengungkapkan alasan, kenapa dia memanggilnya ke sini hari ini.

“Apakah kamu ingin membuat film denganku?”

“…Film, katamu.”

Philip Muller bergumam linglung.

Meskipun itu mungkin tampak acak, dia tidak sebodoh itu, untuk tidak mengerti arti tersembunyi itu.

“Kamu ingin aku muncul di dalamnya?”

“Tidak. Yuhui Noona dan aku akan menjadi aktor utama, dan aku sudah memiliki pemeran utama lainnya. Sebenarnya, dia datang kepadaku secara pribadi, memohon untuk berpartisipasi dalam film ini.”

Seol Jihu berhenti, dan meletakkan tangan di atas mulutnya.

Melihat Seol Jihu cekikikan, Philip Muller menelan ludahnya. Dia merasa tidak terbiasa, dengan sisi diri Seol Jihu yang seperti ini.

“Lalu, untuk apa kamu membutuhkanku?”

“Aku ingin kamu menjadi direktur. Sinematografer, tepatnya.”

“…Hmm, aku menghargai, kamu melihatku dengan sangat hormat. Tapi, aku pria yang sangat mahal.”

Philip Muller menghirup udara tanpa disadari.

“Jangan khawatir. Film ini akan meraup untung besar. Ini akan menjadi produksi bersama kita.”

“Berapa yang kamu harapkan?”

“Baik…”

Seol Jihu mengedipkan matanya.

“Jika membersihkan calon pengkhianat dalam umat manusia berjalan dengan baik, aku berencana untuk membuat sequel, segera. Untung yang diharapkan untuk itu… aku kira, adalah perubahan dalam umat manusia.”

Philip Muller menutup matanya.

“… Apakah kamu tidak terlalu ambisius, dengan perkiraan itu?”

“Benarkah?”

“Ini sangat tinggi, sehingga tampaknya tidak realistis.”

Meskipun mengatakan ini, ekspresi Philip Muller adalah, pemandangan yang harus dilihat.

Sudut matanya berkedut, dan bibirnya bergetar. Mudah untuk melihat, betapa bersemangatnya ia.

Seol Jihu mengharapkan reaksi ini.

Lagipula…

‘Apa yang harus aku lakukan, ketika kita diserang dari dalam dan luar?’

‘Bukankah aku sudah memperingatkanmu sebelumnya?’

‘Aku pikir, mereka semua musnah. Siapa yang akan tahu, jika begitu banyak orang hanya akan menjadi puncak dari gunung es?’

‘Kamu bahkan tidak mau mendengarkan, ketika mantan Star of Greed meneriakimu, kata demi kata. Ini pantas kamu dapatkan.’

Ketika dia melihat Yun Seohui dengan Nine Eyes, percakapannya dengan diri masa lalunya, menunjukkan jika Philip Muller tertarik dengan masalah ini.

“Mengenai seberapa realistis itu, kenapa kamu tidak memutuskan, setelah melihat script-nya?”

Seol Jihu mengangkat bahu.

“Tentu saja. Sinematografer? Jika film ini layak untuk diinvestasikan, aku tidak mengerti mengapa menjawab tidak.”

Philip Muller juga tahu itu.

Seol Jihu mengatakan, pemeran utama lainnya datang untuk menemuinya, secara pribadi. Ini berarti, jika semua ini bukan hanya dugaan, dan jika pihak lawan telah bergerak.

Jika demikian, benar-benar tidak ada peluang yang lebih baik, untuk menyerang.

Tentu saja, Philip Muller secara alami memiliki beberapa keraguan. Tapi, pria di depannya adalah aktor terkemuka yang terkenal dan yang telah memberikan beberapa ‘hit’ sukses.

Keberhasilan film ini praktis dijamin.

“…Ah.”

Philip Muller membuka matanya, setelah mengatur napas.

“Sebelum berbicara tentang investasi apa pun, ada sesuatu yang ingin aku ketahui, sebagai sinematografer potensial.”

Dia bertanya ,seolah-olah dia hanya memikirkan ini.

“Apa genre film ini nantinya? Aksi? Film thriller? Liku dramatis?”

“Mm.”

Seol Jihu berhenti berjalan, dan berkedip beberapa kali.

“Karena kita akan mencampur banyak umpan dan tipuan…”

Setelah musyawarah singkat, dia memasukkan tangan ke sakunya, dan tersenyum.

“Mokumenter. Ayo putuskan dengan mokumenter.”




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "SCG_387"

Follow Us