Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V08E02P04

gambar


2. Pemenang Akhir? (4)

"Apa?"

Raiden berkata sambil tersenyum.

“Aku berusaha selama itu. Tapi, itu berakhir di sini. ”

“Lalu janjinya…!”

"Apa kamu tidak mengerti? Aliansi telah selesai. ”

Ark kemudian mulai menyadari kesalahannya.

Itu benar, itu adalah kegelisahan yang ia rasakan, ketika tuntutan-nya dipenuhi dengan mudah. Dia sudah merasakannya beberapa kali. Potion pemulihan intermedia, biaya perbaikan katapel, dan renovasi….

Bahkan jika itu adalah perang, dia telah menanda-tangani kontrak terlalu patuh.

Itu alami.

Sejak awal Raiden tidak punya niat untuk memberinya satu sen pun. Distribusi hasil dari 2 kontrak, semua bergantung pada prasyarat. Jika Raiden, pemimpin Aliansi Hermes, akan merebut takhta dan menduduki Silvana.

Dengan kata lain, dengan aliansi yang dirilis kontrak itu, hanya sepotong jebakan. Namun Ark percaya, jika Perjanjian Aliansi hanya bisa dihancurkan dengan persetujuan dari kedua belah pihak.

Dia tidak pernah membayangkan, jika akan ada keterampilan yang bisa menghancurkan kontrak. Namun, Ark belum sepenuhnya memahami New World. Meskipun kenyataannya tidak jauh berbeda, ini masih sebuah permainan.

Selalu ada metode untuk mengabaikan aturan. Tidak, tidak peduli apa artinya, itu masih merupakan skill!

“Ugh… Aku datang sejauh ini hanya untuk ini? "

“Itu karena kamu terlalu serakah. Aku akan mengakui, jika peranmu besar dalam kemenangan ini. Karena itu, aku tidak ingin melakukan ini. Tapi 30%…. itu terlalu sulit. Dalam situasi ini, tidak ada cara di mana aku bisa memberimu 30% dari hasil.”

Ketua guild yang berdiri di sekitar Raiden mengangguk. Seperti yang diharapkan, Baron, guild master Fugetsu berusaha menghindari perhatian. Ark menyadari, jika semua master guild yang tersisa telah setuju dengan hasilnya.

"Sekarang, sapu mereka!"

Raiden memerintah sambil duduk di atas takhta. Situasi seperti serigala telah membuka mulutnya, dan berlari ke harimau untuk dibunuh. Para player Aliansi Hermes yang tersisa berlari menuju Ark dan Dark Eden.

Hampir 100 anggota Aliansi Hermes masih hidup.

Di sisi lain, Ark dan Dark Eden hanya memiliki 45 orang. Dan lebih dari setengahnya adalah artileri. Itu bukan situasi, di mana dia bisa bertarung dan menang.

'Aku harus menyelamatkan NPC!'

"Raiden! Sebagai seorang knight, kamu akan berani melakukan hal kotor seperti itu…!”

Cross tidak tahan lagi dan mengangkat pedangnya. Namun, Ark meraih kerah Cross dan berlari keluar.

"Dark Eden, segera mundur!"

Ark keluar dari Hall of Glory dengan Dark Eden.

Setelah 20 menit berlalu, semua orang kecuali Aliansi Hermes yang telah menduduki tahta, akan dikeluarkan dari kastil. Sangat disesalkan, tapi setidaknya dia masih bisa menyelamatkan NPC. Namun begitu Ark dianggap sebagai musuh, Raiden ingin sepenuhnya memusnahkannya.

Raiden memerintahkan 100 player untuk mengejar Ark. Jadi, ketika dia berbelok ke arah tangga, dia dihadapkan dengan puluhan player Aliansi Hermes yang datang dari bawah.

"Sialan, orang-orang ini bajingan kotor…!"

"Tuan Cross, tolong mengerti situasinya!"

Ark dengan marah menarik Cross bersamanya, dan memasuki kamar sebelah. Itu adalah ruangan yang sedikit hancur, dari pertarungan sebelumnya!

‘Ini dia. Mereka bisa bertahan 20 menit di sini!'

"Angkat tumpukan puing dan bangun penghalang di depan pintu!"

"Apa? Tapi, itu tidak akan bertahan lebih dari beberapa menit! "

“Aku tidak punya waktu untuk menjelaskan! Tolong lakukan apa yang aku katakan!"

Ketika Ark mengangkat suaranya, para anggota Dark Eden buru-buru mengorek puing-puing, dan membangun penghalang. Itu adalah penghalang lusuh yang akan runtuh, ketika ditabrak gada dua atau tiga kali. Tapi, Ark memiliki benda magis, yang akan membuatnya lebih kuat dari dinding kastil.

Dia mengeluarkan tabung besar dari tasnya. Itu adalah Glue Body Spirit yang akan tetap menempel, setelah terpasang.

'Yang terakhir… itu berharga. Tapi, aku tidak bisa kehilangan semua NPC di sini dengan sia-sia!'

Ark membombardir penghalang dengan Glue Body Spirit.

-Ooh eh eh eh, aku keluar!

-Lekat dengan semuanya!

Mengoceh, Glue Body Spirit itu menyebalkan, tapi itu efektif. Bahkan jika itu ditabrak oleh Aliansi Hermes, itu tidak akan bergerak satu inci pun.

‘Sekarang aku bisa yakin. Tapi…'

Setelah posisi mereka diamankan, dia tidak menekan amarah.

'Apakah aku benar-benar datang jauh-jauh ke sini, hanya untuk dikhianati? Meskipun aku telah mencopot Alan, sehingga aku bisa melepaskan Sid…’

“Huk huk huk, Master! Apa yang sedang terjadi?"

Dedric menyelinap keluar dari Hall of Glory dengan terbang melalui jendela. Pada saat itu, sejumlah besar ide melewati kepala Ark. Dia bisa mengubah krisis menjadi peluang!

Ark tiba-tiba menempelkan tubuhnya ke jendela.

“Oke, patut dicoba. Bahkan jika aku gagal, lebih baik mati, kemudian biarkan seperti ini!"

Ark mencondongkan tubuhnya keluar jendela, dan berteriak kepada Dedric.

“Dedric, tidak ada waktu. Cepat hisap darahku.”

"Eh, eh? Apa, apa? Master, apakah kamu gila? Apakah kepalamu dipukul sedikit terlalu keras?”

“Tidak ada waktu untuk obrolanmu. Diam dan hisap dengan cepat!"

“Kamu benar-benar ingin aku melakukannya? Aku tidak akan dimarahi nanti?"

"Jika kamu mengatakan satu kata lagi, maka aku akan membuat tempura keluar dari mulutmu!"

"Oh aku mengerti. Lalu… Aku akan makan enak…”

Dedric terkejut dengan ancaman Ark, dan memperluas taringnya. Dia merasa ada sesuatu yang dihisap…. Tapi, itu masih belum cukup.

“Tidak, jangan berhenti. Sedot lagi!"

Puluhan kali…. Dedric dengan gembira menyedot darah. Kemudian, dia mendengar lusinan langkah kaki dan membentur penghalang. Penghalang bergoyang dengan setiap pukulan. Pada saat itu, jendela pesan muncul di depan Ark.

'Aku mendapatkannya!'

“Hahaha, enak sekali. Darah Master sangat lezat! "

“Sudah cukup, berhentilah mengisap. ”

Ark memukul Dedric yang melompat kembali. Lalu, dia merasakan pusing. Namun, Ark mengepalkan giginya dan menempel ke jendela.

“Sekarang tinggal 10 menit lagi. Tunggu sampai saat itu!"

"Apa? Apa yang sedang kamu lakukan… eh? Ark!"

Jjak-tung tampak bingung, sampai dia tiba-tiba menjerit.

Ark telah memanjat keluar jendela. Tentu saja dia tidak ingin bunuh diri. Ark mulai bergerak ke samping di balkon, di luar.

Di bawah kakinya ada tebing yang jauh. Itu cukup untuk membuat seseorang anemia. Namun, Ark telah menggunakan kekuatannya untuk memanjat tubuh Colossus, untuk mendapatkan Sacred Soil. Dia menggerakkan tubuhnya dengan hati-hati, dan akhirnya tiba di tujuannya.

Itu adalah jendela-jendela di Hall of Glory, tempat Alan terjatuh. Ark menggunakan 'Stealth' untuk memasuki Hall of Glory.

“Akhirnya, aku mendapatkan Silvana.”

“Selamat.”

“Dengan Dark Eden pergi, hasilnya akan didistribusikan seperti yang dijanjikan.”

"Tentu saja.”




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "ARK_V08E02P04"