Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Support Us: Traktir Ngopi gan...!

SCG_464

gambar

The Second Coming of Gluttony

SCG_464

Bab 464. Arus Berombak Emas di Kekaisaran (2)

 

Setelah meninggalkan Eva, pasukan manusia bergabung dengan Federation di Pegunungan Hiral. Kekuatan penuh dari kedua bangsa, bersama-sama menciptakan kekuatan yang sangat besar yang menjadi tontonan untuk disaksikan.

Garis pasukan yang terhubung dari satu ujung pegunungan ke ujung lainnya. Membuat arti harfiah dari frase ‘lautan manusia yang membentuk gunung’.

Perang sudah dimulai. Lebih tepatnya, itu dimulai, ketika mereka melangkah ke wilayah Parasite.

Tanah yang rusak memakan vitalitas non-parasite di wilayahnya. Efeknya minimal, karena pasukan sekutu masih berada di perbatasan wilayah Parasite. Dan juga, Federation telah melakukan tindakan pencegahan.

Tapi situasinya pasti menjadi lebih buruk, semakin dalam pasukan sekutu masuk ke Kekaisaran. Selain itu, ada peluang bagus di mana waktu akan membawa perubahan.

Pasukan sekutu sedang berbaris ke wilayah musuh. Namun, mereka tidak dapat melihat satu parasite pun. Bahkan, tidak satu pun Roach atau Bug.

Ini bukan pertanda baik.

Niat Ratu Parasite jelas. Dia ingin memanfaatkan sepenuhnya efek tanah yang rusak.

Karena musuh-musuhnya menyerang negeri-nya, dia pasti berencana untuk duduk dan menghabiskan kekuatan pasukan sekutu sebanyak mungkin.

Itu adalah keputusan yang logis, seperti yang diharapkan dari Ratu Parasite.

***

 

Beberapa hari berlalu.

Situasi yang ditakuti semua orang terjadi. Ketika pasukan sekutu memasuki wilayah tengah Kekaisaran, semakin banyak orang mulai tertinggal, karena kelelahan.

Sementara Seo Yuhui pergi untuk merawat pasien, Seol Jihu mendapat laporan dari Kazuki.

“Berapa jumlah-nya? Bukan orang-orang yang hanya lelah. Tapi, orang-orang yang kondisinya parah, sampai-sampai mereka tidak bisa berpartisipasi dalam pertempuran.”

“607 dari pihak kita dan 178 dari pihak Federation.”

“Jadi itu 785 orang…. Ini sedikit dari yang aku kira.”

“Karena kita punya ini.”

Kazuki mengeluarkan daun seukuran telapak tangan dari sakunya. Itu adalah item yang telah disiapkan oleh Federation… daun yang memiliki berkah dari World Tree.

Hanya dengan memilikinya, itu menunda kekuatan ‘pencuri vitalitas’ dari tanah Parasite yang rusak.

Sekutu sangat menikmati efek ini.

Satu-satunya masalah adalah daunnya layu dalam waktu kurang dari sehari. Itu harus diganti dengan yang baru.

“Berapa banyak yang tersisa? Aku dengar, Federation membawa seluruh persediaan mereka. “

“Aku tidak berpikir, kita memiliki banyak yang tersisa. Federation berusaha untuk menghemat sebanyak mungkin, dengan pertimbangan melaksanakan misi, setelah perang dimulai.”

“Mm…”

“Gabriel mengatakan, itu adalah keajaiban jika kita memiliki yang tersisa. Jika bukan karena Nona Seo Yuhui…”

Seol Jihu berbalik. Di kejauhan, dia bisa melihat Seo Yuhui mengucapkan mantra suci, pada sekelompok individu yang sangat rusak.

Level 9 Saint Empress Class Skill, Wide Area Purification - Descent of Brilliance.

Ini adalah skill baru yang diperoleh Seo Yuhui, dengan dipromosikan menjadi Saint Empress. Meskipun tidak dapat mengembalikan parasite ke bentuk aslinya. Kemampuan pemurniannya yang kuat, dapat menyembuhkan siapa pun, jika kerusakan hanya berkembang di tengah prosesnya.

Seperti yang dikatakan Kazuki, berkat Seo Yuhui, mereka bisa menyelamatkan begitu banyak daun.

“… Mau bagaimana lagi.”

Seol Jihu menghela nafas. Dia sudah mengharapkan ini sejak awal. Dia tahu, dia tidak akan bisa mengurus setiap anggota, setelah sampai sejauh ini.

“Beri tahu Federation, untuk memprioritaskan Mage dan Priest, yang memiliki daya tahan dan stamina lebih lemah. Adapun orang-orang yang tidak bisa bergabung dalam pertempuran… kirim mereka kembali, sebelum terlambat.”

Seol Jihu berbicara sambil merasa lega, jika skenario terburuk telah terjadi.

“Dimengerti. Aku akan menyampaikan pesannya.”

Kazuki mengangguk, sambil mengeluarkan kristal komunikasi.

***

 

Beberapa hari berlalu. Pasukan sekutu bergerak maju tanpa halangan, dan mereka sekarang melintasi Via Lactea.

Ini adalah tempat tim ekspedisi ekspedisi Sumpah Kekaisaran Kedua berteleportasi. Dan, itu tidak berbeda dengan jantung wilayah Parasite.

Ibukota Kekaisaran, Gloria Aeterna yang menjadi benteng terakhir pertahanan Kekaisaran lama… sekarang sudah dekat.

Parasite masih belum terlihat, tapi Seol Jihu bisa merasakannya.

Suhu anjlok, saat mereka menuju lebih dalam ke ibu kota. Dan, warna abu-abu mewarnai tanah menjadi lebih tebal juga. Lebih jauh lagi, tanah tampaknya terbuat dari kerikil yang keras daripada tanah. Dan, kecepatan terbakar daun World Tree juga dipercepat.

Seol Jihu perlahan mengangkat kepalanya, firasat yang tak bisa dijelaskan, merayap padanya.

Awan perang berkumpul di langit.

Dan firasat Seol Jihu menjadi kenyataan dengan cepat.

Hanya dalam beberapa jam, pasukan garis depan berhenti. Itu karena, pengintai kembali dengan berita menemukan Parasite.

Pasukan sekutu berdengung.

“Jan Sanctus! Pimpin anak buahmu ke depan!”

“Skuadron Thunder akan mundur ke belakang garis tengah, dan mendirikan kemah!”

Teresa, Vidalif, dan komandan lainnya berteriak. Mereka mengubah formasi pasukan, saat melihat kemunculan musuh dalam skala besar.

Mata Seol Jihu menyipit saat dia berjalan ke depan, menggeser tubuh pasukan garis depan yang gugup dan kaku.

Hal pertama yang dilihatnya adalah dinding yang beberapa kali lebih panjang dan lebih tinggi, dari yang ada di Eva. Dia juga melihat benda hitam, yang tampak dua kali lebih besar dari biasanya.

Benar, mereka adalah Parasite, menutupi tanah dan langit, seolah menelan ibu kota yang luas.

Ada tentara undead, yang terdiri dari semua jenis ras asing.

Ada pasukan parasite, membentang jauh dan luas, tidak membedakan antara langit dan bumi.

Ada Medusa, Temerator, dan Regina, yang terus-menerus melahirkan makhluk baru.

Dan kemudian ada Net, melahirkan spesies induk ini.

Ada Unsightly Humility berdiri di garis depan, Exploding Patience dan Vulgar Chastity mengambil kedua sayap, dan pasukan pribadi Army Commander.

Dan akhirnya, duduk di udara di atas tembok, dengan arogan menatap pasukan sekutu, adalah Ratu Parasite.

‘Menciptakan kekuatan skala besar, dalam waktu sesingkat itu…’

Seol Jihu terkekeh, setelah memindai pasukan musuh dari kiri ke kanan.

Tidak banyak waktu berlalu, sejak kekalahan besar di Haramark. Seol Jihu menyadari, betapa Ratu Parasite yang lengah, menyebabkan kehancuran mereka. Tapi tetap saja, kemampuan reproduksi Parasite terlalu menakutkan.

Tentara musuh adalah satu hal, tapi yang benar-benar membuat pasukan sekutu ramai adalah kemunculan Ratu Parasite.

Selama beberapa tahun, dia tidak muncul di garis depan. Sekarang, kehadirannya sudah cukup untuk membuat setiap anggota pasukan sekutu kaku, karena gugup.

Dan karena dia secara terbuka mengungkapkan amarahnya pada serangga yang berani menyerang wilayahnya, manusia biasa dan ras asing mundur.

Mereka tidak punya pilihan ketika seorang dewa, yang berada pada tingkat keberadaan yang lebih tinggi daripada Seven Sins, menurunkan energinya pada mereka.

Bahkan, tubuh Seol Jihu bergetar samar. Jadi salah, jika dia mengharapkan manusia biasa menjadi tenang.

Situasinya tidak bagus. Meskipun kekuatan sekutu menahan efek tanah yang rusak dengan kekuatan pemurnian daun World Tree… kebanyakan orang merasa lelah, bahkan sebelum pertempuran dimulai.

Dan dengan Ratu Parasite yang mengerahkan tekanan yang luar biasa, moral pasukan sekutu anjlok dalam sekejap.

‘Apa yang harus aku lakukan…’

Seol Jihu yang sedang menonton dalam diam, tiba-tiba merasakan sentuhan lembut di tangannya. Melirik ke samping, dia melihat Seo Yuhui menatapnya.

Menghadapi kekuatan musuh yang sangat besar, pria dan wanita itu bertukar pandangan, sambil saling menatap satu sama lain. Kadang-kadang, pandangan sekilas bisa menghasilkan ribuan kata.

Seol Jihu menghela nafas ringan. Lalu, dia berjalan ke depan.

Gabriel memprediksikan moral pasukan sekutu berada pada titik terendah, saat pertama kali menghadapi Parasite. Karena itu, dia meminta Seol Jihu untuk menyiapkan pidato yang menyemangati. Tapi, itu bertentangan dengan apa yang membuat Seol Jihu nyaman.

Tetap saja, Seol Jihu adalah sosok perwakilan dari pasukan sekutu. Ini bisa dilihat, hanya dengan melihat tingkat kognisi jendela statusnya.

Rekan-rekannya melihat Seol Jihu sebagai pemimpin. Membaca penjelasannya, pentingnya keberadaan dirinya, tidak hanya terbatas pada menjadi Apostle of Gula, melainkan keseluruhan Paradise.

Ini bisa dilihat, hanya dengan melihat kekuatan sekutu. Kebanyakan yang memilih untuk berpartisipasi dalam perang ini, hanya melakukannya setelah melihat Seol Jihu.

Karena itu, Seol Jihu memiliki tugas untuk membuktikan ‘nilai’-nya, sebagai pemimpin yang memikul nasib umat manusia, Federation, dan Paradise itu sendiri.

Ketuk, ketuk.

Saat Seol Jihu berjalan maju, tatapan yang tak terhitung jumlahnya menimpanya. Setelah berhenti, Seol Jihu membangkitkan energinya.

Kemudian, sebuah pemandangan yang menakjubkan terjadi.

Hanya dengan mengungkapkan sedikit fighting spirit-nya, Seol Jihu menyebabkan pasukan garis depan Parasite mundur. Parasite di udara yang mengepakkan sayapnya, juga menjadi berantakan.

Anggota pasukan sekutu melebarkan mata mereka, dan menelan ludah. Parasite tidak mampu berpikir rasional. Tetap saja, mereka telah mundur selangkah, merasakan ketakutan naluriah. Bahkan, Army Commander tersentak sedikit dan mengangkat penjagaan mereka secara nyata.

Tapi mungkin, reaksi seperti itu memang diharapkan. Seol Jihu pernah menghancurkan pasukan Parasite sendirian. Sekarang, dia kembali dan lebih kuat dari sebelumnya.

Yang penting adalah Parasite yang selalu memperlakukan manusia dan Federation, seolah-olah mereka adalah serangga. Kini, secara terbuka mereka menunjukkan ketakutan.

Bagi pasukan sekutu, ini adalah kejutan yang menyegarkan.

Bukan itu saja.

Semua orang bisa dengan jelas merasakan jika medan perang yang mencakup kedua sisi telah berubah menjadi ruang aneh, di mana tidak ada suara yang keluar.

Di sini, hanya getaran yang tak terlukiskan yang bergema. Selain itu, setiap orang dapat dengan jelas merasakan, jika energi kuat dan tak terbatas, telah menguasai area tersebut.

Woong, woong, woong, woong, woong, woong!

Kemudian, tepat saat enam gelombang tak berbentuk meledak dari Seol Jihu…

KWANG!

Suara gemuruh tiba-tiba terdengar di telinga semua orang.

Pelepasan listrik cemerlang meletus dari tubuh Seol Jihu, pada saat yang sama ketika sebuah bola raksasa memancarkan cahaya yang lebih terang dari matahari, yang muncul dari tanah.

Spatial Unique Skill Seol Jihu: Explosion Supernova

Bola itu meledak, dan mengeluarkan energi menakutkan ke segala arah. Semburan mana melaju di udara, dan menyebar jauh dan luas.

‘Mustahil…!’

Mengesampingkan kecepatan menakutkan di mana energi itu menyapu udara. Vulgar Chastity berteriak karena seberapa jauh jangkauan energi itu, yang mencakup semua kekuatan Parasite.

‘Dia menjadi lebih kuat lagi…’

Exploding Patience tenggelam dalam keputus-asaan.

“Kita harus menghentikannya…!”

Mengingat apa yang terjadi, setelah melakukan hal yang sama secara langsung. Unsightly Humility buru-buru mengangkat pedangnya.

Twisted Kindness melakukan hal yang sama. Dia menciptakan ratusan lingkaran sihir secara refleks, tapi tidak tahu harus berbuat apa dengan energi itu. Bukannya ada banyak waktu, dia hanya tidak bisa memikirkan cara untuk menghentikan serangan jarak jauh seperti itu dalam sekejap.

Bahkan, ketika Army Commander terkejut, gelombang energi Seol Jihu menembak ke arah Parasite. Namun, tepat ketika hendak melakukan kontak, bayangan raksasa tiba-tiba menutupi Twisted Kindness.

Kwang!

Ledakan dahsyat kembali meletus.

Twisted Kindness berkedip dalam kebingungan. Ledakan yang hendak menelan para Parasite, tiba-tiba berhenti di depan pasukan mereka.

Kwaaarrrrrr!

Itu menghilang saat membelah kiri dan kanan. Seolah-olah, penghalang tak terlihat menahannya.

Setelah menyaksikan gelombang yang intens, Twisted Kindness tanpa sadar melihat ke belakang.

Ratu Parasite berdiri dengan lengan terentang.

Dia telah ikut campur secara langsung, karena Army Commander tidak berdaya melawan serangan itu.

Tangannya bergetar pelan, saat memblokir Supernova Explosion.

Dewi alien dan God-slaying saling bertatapan. Mata Ratu Parasite menyipit, dan Seol Jihu menyeringai.

Melihat ledakan tak masuk akal yang membuat seluruh dunia cerah, semua anggota pasukan sekutu melebarkan mata mereka. Seolah-olah, mereka baru saja bangun dari mimpi.

Ini karena Ratu Parasite menghancurkan energi dari Supernova Explosion milik Seol Jihu, yang telah bergabung dengan Authority-nya, untuk mengambil kendali atas tanah.

Apa yang dilihat pasukan sekutu sekarang adalah, tarik-menarik kekuatan antara komandan utama kedua belah pihak.

Mata mereka yang melebar, merah karena kelelahan. Kemudian, itu mulai terlihat teguh.

Ada seseorang di antara mereka. Eksistensi yang bisa bertarung dengan Ratu Parasite, dengan alasan yang sama.

Rumor itu tidak bohong. Mereka sekarang melihatnya dengan mata kepala sendiri. Dan dengan ini, rasa bangga yang tak bisa dijelaskan, memenuhi hati setiap orang.

Seol Jihu mencabut mana, memperhatikan moral pasukan sekutu meningkat.

Pada saat setelah ledakan mereda, dia telah mengaktifkan Basic Skill-nya. Dia ingin tahu, tentang apa yang dipikirkan Future-Gauging Nine Eyes tentang situasinya.

Apakah warnanya merah, oranye, atau kuning?

Namun, hasilnya bertentangan dengan harapan Seol Jihu. Beberapa warna muncul, tapi satu warna mengalahkan warna lainnya.

Seol Jihu berbalik, dengan tampilan yang sedikit terkejut. Kekuatan sekutu terbakar dengan semangat juang. Memelototi para Parasite dengan tatapan tajam, mereka bernapas dengan berat, dan mengangkat senjata tinggi-tinggi.

Seol Jihu tahu, jika mereka siap untuk keluar kapan saja. Pada saat ini, hati pasukan sekutu telah menjadi satu.

Beralih ke depan lagi, senyum tipis menggantung di bibir Seol Jihu. Dia tidak bisa mengerti dan merasa sedikit segar.

…Benar, itu adalah perasaan yang sangat berbeda, dari saat dia jatuh ke dalam jebakan musuh.

Para dwarf mengarahkan meriam mereka, Cave Fiary dan Sky Fiary sedang bersiap untuk memanggil Spirit, Beastmen mengasah cakar mereka, bersiap untuk menyerang ke depan, dan Fallen Angel bersiap untuk mengangkut World Tree.

Earthlings dipimpin oleh lima Executor, dan tentara dari enam kerajaan siap memberikan hidup mereka untuk planet mereka.

Rekan-rekannya yang berharga, siap untuk melindungi punggungnya pada saat itu juga.

Lalu, ada Seol Jihu sendiri.

Mereka semua bersinar dalam cahaya keemasan.

Arus emas bergelombang di kekaisaran.

Pemandangan itu sangat indah, sehingga akan membuat napas siapa pun yang menontonnya terengah-engah.

Seol Jihu tidak ragu lagi.

Dia mengangkat tangannya, memegang Spear of Purity ke udara.

Bilah tombak yang memantulkan cahaya matahari memancarkan cahaya yang menyilaukan dan berbentuk salib.

Ini adalah isyarat yang menandakan dimulainya perang.

Tanpa ragu-ragu, Teresa mencabut pedang panjang peraknya. Lalu, dia berteriak.

“SERRAAANNNGGGG!”

Dudududududu!

Suara banteng yang marah melesat di tanah, dan suara tapal kuda bergema.

“UWOAAAAAAAH!”

Teriakan gabungan dari kekuatan sekutu, mengguncang langit dan bumi.

Pertarungan yang akan menentukan nasib masing-masing pihak, dan masa depan Paradise akhirnya dimulai.




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "SCG_464"

Follow Us