Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V08E09P04

gambar


9. Pintu ke Dunia yang Berbeda (4)

Ark ingin memperluas bisnisnya, ke setiap tujuan yang akan ia kunjungi. Tapi, bisnis akan membutuhkan waktu untuk membangun dan mendapatkan keuntungan. Jadi sekarang, dia punya waktu untuk menyelesaikan quest.

'Ada dua hal yang harus dilakukan…'

Ark memutuskan untuk tinggal di Tower of Salrin sebentar. Quest yang tersisa saat ini adalah quest ‘Find New Settler’ dan ‘Genius Alchemist's Laboratory’. Namun, quest ‘Find New Settler’ tidak memiliki tujuan tertentu, sehingga dia tidak bisa segera melakukannya.

'Jadi yang tersisa adalah ‘Genius Alchemist's Laboratory’…. tidak, ada juga hal itu.'

Ark menyadari, jika dia sudah lupa tentang barang penting yang ia dapatkan beberapa saat yang lalu. Dia tidak sengaja menemukannya, ketika mengatur tasnya.

[Lord of Darkness Valderas 'Insignia:

Item awal quest level 150.

*Membutuhkan 100 Knowledge of Ancient Relics untuk mengidentifikasi item ini.]

Itu adalah item yang ia dapatkan dari Valderas, bos Event Quest di Jackson. Untuk itu diperlukan level 150 dan 100 Knowledge of Ancient Relics!

Pada saat itu, Ark telah menyimpannya di tasnya dan melupakannya. Terlepas dari Knowledge of Ancient Relics, levelnya terlalu rendah untuk memulai quest. Tapi sekarang, dia berada di level 180 dan dia memiliki 138 Knowledge of Ancient Relics!

Ark memeriksa ulang lencana dan informasi quest yang telah terdaftar.

[Rumah Fire Draconian

Tempat terpanas di benua yang menunggu tersembunyi di Utara yang dingin.

Dikatakan jika dahulu kala, para Fire Draconian menyembunyikan rumah mereka di benua itu. Setelah kegelapan mendekat dan Valderas, penguasa Jackson menghilang… makhluk daerah itu kehilangan seluruh ingatan daerah itu.

Namun ketika semangat Valderas pulih pada saat-saat terakhirnya, dia sangat ingin kembali ke tanah kelahirannya. Apakah keinginannya masih tetap?

Ada aura sedih di sekitar lambing, yang menunjukkan ingin kembali ke sana. Untuk menghibur penyesalan dalam semangat Valderas, Anda harus menemukan tempat di mana rahasia Fire Draconian tertidur.

Tingkat kesulitan: C]

Peta merah tertulis di petanya, yang menunjukkan quest.

'Gunung utara di kerajaan sihir Bristania…!'

Dia tidak bisa membayangkan, berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk mencapai daerah itu. Kesulitan level C bukanlah masalahnya. Tapi, karena dia punya bisnis di sini, Ark tidak mau melakukan perjalanan sejauh itu.

'Ya, aku akan menyelesaikan quest ‘Genius Alchemist's Laboratory’ terlebih dahulu. '

Ark memutuskan untuk menyimpan lencana untuk nanti, dan mencari laboratorium sekarang.

'Pertama, aku harus mendapatkan barang dari Sid.'

Namun, Ark tidak punya alasan untuk pergi ke sana secara langsung. Itu sudah cukup untuk menunjuk tempat yang cocok, melalui surat. Berkat kontrak budak 3.000 gold, Sid tidak punya pilihan selain pergi, jika Ark memerintahkannya.

'Huhuhu, memiliki seorang budak cukup nyaman. Aku harus memanfaatkannya, sebelum selesai!'

“Sekarang, haruskah aku mulai dengan suasana hati yang baru? Dedric, Deimos ikuti aku!"

"Baik!"

-Clack clack clack!

Ark meninggalkan Tower of Salrin dengan perasaan ringan. Dan seperti biasa, dia mencari petualangan lain dengan familiar-nya. Monster dan event apa yang akan menunggunya kali ini?

Dadanya sudah berpacu, karena kegembiraannya. Ark pasti memiliki jiwa petualang.

***

 

'Hah…'

Lariette menghela nafas pahit. Dia telah meninggalkan guild Dawn Blade, segera setelah pengepungan selesai, seperti yang ia janjikan. Ngomong-ngomong, karena guild Dawn Blade akhirnya dibubarkan, hasilnya masih sama…

Setelah itu, dia berkeliling New World sendirian. Dia ingin bertemu Ark. Tapi, itu tidak semudah yang ia pikirkan. Lokasi Ark tidak diketahui, setelah dia meninggalkan Silvana. Tanpa tempat untuk mencarinya, dia berkeliaran dan berburu sendirian.

Tapi, itu sangat sepi. Dan karena dia selalu berburu dengan guild, dia merasa itu jauh lebih sulit sendirian. Meskipun mereka hanya level 150, sulit untuk berburu para raksasa sendirian.

‘Aku selalu dilindungi. Jadi, aku belum memainkan permainan dengan benar.'

Siapa yang harus disalahkan?

"Aku ingin tahu, di mana Ark-nim berada?"

Lariette tiba-tiba menatap ke langit yang jauh. Sebenarnya, ada cara untuk menghubungi Ark. Itu mungkin baginya, untuk mengetahui nomor teleponnya, melalui Departemen Perencanaan Global Exos.

Tidak, bahkan tanpa itu, dia masih bisa mengiriminya surat dalam permainan. Tapi, ketika dia berdiri di depan kotak surat, dia tidak mengirim apa-apa. Dia tidak mengharapkan pertemuan mereka, menjadi semacam pertemuan yang menentukan.

Tapi, dia tidak ingin bertemu dengannya menggunakan metode yang terang-terangan. Dan… pesan samar semacam itu, mungkin tampak mencurigakan.

'Kenapa seperti ini? Mengapa aku tidak bisa menghubungi seorang kenalanku?'

Bahkan, dia tidak bisa mengerti, mengapa dia ragu-ragu.

‘Aku tidak tahu. Tapi…'

Lariette berhenti bergerak dan menghela nafas. Tiba-tiba, seorang lelaki tua yang duduk di pintu masuk sebuah desa, mendekatinya.

"Kamu…. apakah Kamu mungkin seorang mage?"

"Ya, apa yang terjadi?"

"Bisakah aku meminta bantuanmu?"

"Bantuan?"

Lariette memandangi penduduk desa itu, dengan heran. Permintaan NPC biasanya merupakan quest. Namun, ini adalah pertama kalinya, dia berada di kota ini. Jarang untuk menerima quest, tanpa keintiman dengan penduduk. Mungkin, questnya sederhana.

Lariette mengangguk.

“Jika aku bisa melakukannya…”

“Ah, itu beruntung. Semua mage menolak untuk berhenti di kota, karena mereka khawatir. Bahkan, beberapa malam lalu, hantu mulai muncul di kota.”

"Hantu?"

“Ya, tidak ada kerusakan nyata pada kota. Tapi, penduduk telah mengeluh, sejak hantu muncul setiap malam, di bukit timur. Oh, aku tidak memintamu untuk melawan mereka. Namun, kami tidak memiliki siapa pun, yang dapat berbicara dengan hantu. Jadi, kami memutuskan untuk bertanya kepada beberapa mage. Jadi, tolong bicara dengan mereka dan yakinkan mereka.”

'Quest itu sepertinya tidak sulit.'

Jika Lariette harus meyakinkan hantu yang lembut, maka itu seharusnya tidak menjadi masalah.

"Aku akan mencobanya.”

“Namun… seperti yang kamu lihat, kota ini tidak terlalu kaya. Aku malu, tapi yang paling bisa kami sediakan adalah makanan dan tempat tidur.”

Pria tua itu berkata, ketika dia mengamati wajah Lariette. Mungkin, itulah alasan kenapa mage lain tidak menerima quest. Orang tua itu juga berpikir, jika para mage menolak karena alasan ini. sehingga, wajahnya khawatir. Namun, Lariette hanya tertawa ketika menjawab.

“Itu sudah cukup.”

"Terima kasih.”

Segera, jendela informasi quest muncul.

[Gangguan hantu di sekitar kota Gorno

Beberapa hari yang lalu, desas-desus muncul, jika kota Gorno dihantui oleh hantu.

Para hantu menangis dan bercerita, membuat penghuninya ketakutan setiap malam. Jika Anda membujuk para hantu untuk pergi atau melawan mereka. maka, penghuni akan memberimu tempat tidur yang hangat, sebagai rasa terima kasih.

Level kesulitan: F

Quest Restriction: Alignment Good +200]




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "ARK_V08E09P04"