Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

OG_1321

gambar

Overgeared

OG_1321

Bab 1321

 

“....”

Konfrontasi antara Kraugel dan Yeum, berakhir dengan kemenangan Yeum. Namun, ekspresi Yeum gelap. Dia kembali ke istana dengan berlumuran darah, dan berdiri di depan pohon pinus yang tertutup salju.

Salju menjadi merah, karena darah yang menetes.

‘Aku tidak memiliki satu keunggulan pun dalam teknik.’

Wajah Yeum berkerut, saat dia mengingat pertempuran itu. Semua tekniknya terdeteksi dan dihancurkan dengan pedang itu.

Itu adalah kenyataan yang tidak ingin ia percayai. Dia telah belajar dan berlatih selama ratusan tahun untuk menjadi seperti Mir.

Lalu, bagaimana seorang manusia yang tidak hidup bahkan seratus tahun...?

‘Aku lebih suka, dia menjadi transcendent.’

Ini akan meyakinkan, jika dia telah dikalahkan dalam teknik oleh seorang transcendent yang menikmati kehidupan kekal, tidak seperti manusia biasa.

Apa perbedaan antara Yangban dan Manusia?

Tidak mengherankan, jika orang lain lebih baik darinya, setelah ratusan ribu latihan. Masalahnya adalah manusia yang ia temui hari ini, bukanlah seorang transcendent.

‘Aku tidak tahu... Aku tidak tahu sama sekali.’

Yeum sedang menganalisis ilmu pedang manusia itu, dan dengan cepat menggelengkan kepalanya dengan ekspresi sedih.

Tidak peduli bagaimana dia memikirkannya, dia tidak bisa memahami ilmu pedang manusia itu, dengan semua pengetahuan dan pemahamannya. Dia tidak bisa membayangkannya, karena dia tidak mengerti.

Karena dia tidak bisa mengerti, dia tidak bisa membayangkannya.

Rasanya, seperti usaha, akal sehat, dan dunianya telah ditolak.

Seseorang mendekatinya, dan berdiri diam di sampingnya.

“Sangat menyedihkan, menyakiti manusia.”

“Mir...”

Mir adalah salah satu yangbans paling berbakat dari semua yangbans, yang lahir untuk menjadi dewa. Kurang dari 20 tahun setelah kelahirannya, dia berpartisipasi dalam Trial of Chiyou dan mencapai rekor yang tidak pernah bisa dipecahkan.

Dia didewakan di antara Yangbans.

Mir begitu istimewa, bahkan Garam yang arogan pun akan menjadi rendah hati di hadapannya.

“Kamu telah bekerja keras.”

Mir dengan lembut membelai kepala Yeum. Kemudian, energi white tiger dan red phoenix menyebar, dan menyembuhkan tubuh dan pikiran Yeum yang lelah.

Sementara Yangbans lain hanya bisa menggunakan kekuatan white tiger dan red phoenix pada tubuh mereka sendiri, Mir bisa memberikan efeknya pada orang lain.

“Mir, alasan aku depresi saat ini, bukanlah karena aku menyakiti manusia.”

“Lalu?”

“Aku kalah, dalam pertarungan teknik. Itu juga pada manusia biasa, bukan transcendent. Itu menyebalkan dan tidak adil.”

Dia memenangkan pertarungan, tentu saja. Tapi, pertarungan itu bisa dia menangkan, hanya karena dia memiliki kemampuan fisik dan Shunpo yang luar biasa.

“Aku mengerti.”

Mir memperhatikan apa yang terjadi pada Yeum, dan menyingkirkan salju dari daun pinus.

“Jangan merasa bersalah. Keunggulan dan ketidak-mampuan adalah relatif dan tidak dapat direntangkan. Biarpun mereka manusia, mereka bisa lebih baik dari yangbans… bukankah kematian Garam dan saudara kita mengajari kita hal itu?”

“Ya, tentu saja aku tahu itu. Tapi... Tapi aku...”

Yeum menyentuh gat-nya. Baginya, gat hanyalah ornamen yang bisa dilepas kapan saja. Dia memiliki kemampuan dan kualifikasi yang cukup, untuk mendapatkan divinity. Alasan dia masih memakai gat itu adalah, karena dia tidak berpartisipasi dalam Trial of Chiyou.

Dia ingin berada di sisi Mir.

Faktanya, Yeum yakin jika dia adalah salah satu yangbans paling menonjol. Untuk alasan ini, situasinya menjadi kurang meyakinkan.

Mir menggelengkan kepalanya, saat dia mengamati luka di pedang dan tubuh Yeum.

“Lawanmu buruk. Kamu belum memiliki keterampilan untuk mengalahkan ilmu pedang Sword Saint.”

“...Sword Saint? Apakah aku bertarung melawan Sword Saint?”

“Ya, Sword Saint baru itu kemari, untuk menemukan teknik rahasia.”

Dia menemukan identitas dan tujuan orang luar itu. Mir memahami situasinya, dan menyentuh bekas luka pedang di leher Yeum, yang tidak terhapus.

Yeum mengingat kenangan lama melalui ini dan menyadari sesuatu… dia beruntung. Jika Sword Saint dari generasi sekarang telah mengunjungi tempat ini bertahun-tahun kemudian, bukan sekarang… dan jika dia telah memblokir jalan Sword Saint itu...

‘Aku akan mati.’

Yeum mengingatnya dengan jelas. Monster yang bertarung dengan Mir dan memotong semua kekuatan Mir dengan satu pedang. Pria yang ia lawan hari ini adalah, orang yang mewarisi ilmu pedang dan semangatnya.

Sejujurnya, itu mengejutkan.

Dia masih terlalu lemah, sehingga dia tidak pernah mengira jika manusia itu akan menjadi Sword Saint.

Hati Yeum menjadi mendesak.

“Apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita menemukan teknik rahasia Muller dan membakarnya?”

Legenda tidak bisa mati dengan mudah, dan potensi Sword Saint sangat eksplosif. Dia tidak ingin berdiam diri, saat memikirkan manusia yang ia temui hari ini akan menemukan teknik rahasia Muller dan berkembang.

Dia bahkan merasa takut, dan Mir menenangkan Yeum yang gemetar,

“Tidak, biarkan saja. Kita tidak dapat menemukannya, dan aku selalu ingin bersaing dengan Sword Saint.”

Duel dengan Sword Saint, menyebabkan Mir berkembang pesat. Mir melihat sekilas ilmu pedang Sword Saint.

Setiap kali dia menafsirkan ilmu pedang itu, dia merasakan dirinya tumbuh dalam waktu nyata.

Dia ingin memiliki pengalaman lain. Dia akan menggunakan pengalaman ini, sebagai nutrisi untuk mengintip puncak seni bela diri, dan membawa ketenangan bagi Chiyou.

‘Aku akan menjadi God of Martial Art yang baru.’

Mir menginginkan Sword Saint baru itu.

‘Kamu harus menemukan teknik rahasia Muller.’

***

 

[Seseorang yang tidak dikenal sedang menyemangatimu.]

[Dragon Mantle yang diterima sebagai hadiah dari Biban, terbakar panas sesaat.]

[Darahmu mendidih.]

[Akurasi dan kekuatan semua ilmu pedang, akan sedikit meningkat.]

‘Apakah ini mungkin...?’

Kraugel samar-samar menyadari sesuatu, melalui peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba ini. Fakta jika ‘orang tak dikenal’ yang mendorongnya, adalah orang yang digambarkan Muller sebagai ‘ujian’.

***

 

Muller telah merasakan kematian yang diinginkannya, yang sudah lama mendekat. Dan dia mengingat pertempuran berdarah di Benua Timur, yang tidak sengaja ia kunjungi. Itu menyenangkan.

Dia pikir, dia telah berlatih ilmu pedang sepanjang hidupnya, untuk saat ini. Muller merasa nostalgia, dan ingin sekali lagi bertemu dengan orang ini, dan mengadu pedang.

Keesokan harinya, dia pergi ke Kaya. Dan dia menemukan jika itu adalah penyesalannya masih ada. Dia menyadari, jika dia tidak bisa mati, kecuali dia melepaskan penyesalan yang tersisa ini.

Akhirnya, dia mundur selangkah dan menulis buku, sebelum meninggalkan Kaya. Dia menuliskan teknik rahasia pertama dan terakhirnya, dalam sebuah gulungan, untuk pendekar pedang yang suatu hari akan datang ke sini dan menjalani ujian.

***

 

Orang itu yang membuat Muller yang benar-benar berkuasa, merasa menyesal.

“Kamu siapa?”

Kraugel bertanya, saat pandangannya beralih ke tempat yang jauh.

“....”

Secara alami, tidak ada jawaban.

***

 

Di masa depan, Grid akan berpartisipasi dalam raid Hell Gao. Kemudian, saat Hell Gao memanggil fire stone kedelapan, dia akan menghancurkan Hell Gao sepenuhnya, dengan kekuatan Ruby.

Saat Grid menjelaskan rencana masa depan, Pon sekali lagi menyadari betapa kuatnya Hell Gao.

Sebuah pertanyaan juga muncul. jadi, dia menanyakannya.

“Tetap saja, apakah perlu pergi sebagai kelompok, saat kamu berhasil membunuhnya bersama Mercedes? Mengapa kamu tidak membunuh Hell Gao sendirian?”

Dia tidak mengabaikan tanggung jawab, karena itu menjengkelkan dan berbahaya.

“Akan lebih baik, jika kamu membunuh bos sendirian.”

Nilai bos bernama sangat tinggi. Dia menjatuhkan item bagus hanyalah hadiah bonus. Hadiah utamanya adalah memberi banyak exp.

Dalam hal ini, lebih baik bagi satu orang untuk memonopoli semua hadiah itu secara sendirian.

Grid menggelengkan kepalanya, pada Pon yang dengan tulus memikirkan Grid.

“Tidak, ayo kita bunuh bersama.”

Itu hanya level. Jika dia mau, dia bisa dengan cepat meningkatkannya.

Efek Enlightenment bukanlah lelucon. Jika dia menetap di Pegunungan Chaos atau waduk tempat tinggal immortal ghoul, dan membenamkan dirinya dalam perburuan. Maka, levelnya akan naik setiap minggu.

Saat ini, Grid ingin fokus pada pertumbuhan anggota guild, bukan hanya keuntungan pribadinya.

“Aku pikir, aku harus mendorongmu sedikit lebih keras.”

“Ah...”

Apakah dia mencoba membuat mereka tumbuh di semua aspek, dengan membiarkan mereka terus mengalami raid dengan tingkat kesulitan tinggi?

Anggota Overgeared mengetahui niat Grid dan tampak ketakutan. Sementara, mata 10 pengikut berjasa bersinar terang.

Siapa yang menolak, untuk membiarkan ‘Yang Tertinggi’ bergabung dan memperkuat mereka?

‘Orang-orang seperti itu tindakan bodoh. Tapi, aku tak sabar untuk itu.’

Mereka serius. Sepertinya, mereka tidak akan bisa tidur nyenyak untuk sementara waktu. Mereka sudah bersemangat untuk memikirkan raid Hell Gao dan belajar dari Grid.

Hati dari 10 pengikut berjasa itu berdebar-debar.

***

 

Selama beberapa hari terakhir, Grid sering bertemu dengan Yura. Ada banyak hal yang harus ia tanyakan pada Yura, yang lebih ahli di neraka daripada Stick.

Apa tempat berburu terbaik di neraka, barang habis pakai apa yang penting di neraka, dan adakah tips atau tindakan pencegahan yang perlu ia ketahui?

Di atas segalanya, Grid menunjukkan minat paling besar pada jenis dan karakteristik makhluk iblis. Grid bertanya kepada Yura dengan sangat rinci, tentang makhluk iblis sebelum dan sesudah level 430.

Dia ingin tahu makhluk iblis atau monster iblis paling kuat, dengan kemampuan rumit.

Yura menjawab semua pertanyaan ini dengan sempurna. Tidak berlebihan untuk mengatakan jika dia adalah ahli neraka terbaik, ketika dia dengan mudah membunuh monster dengan perbedaan level tinggi, sebagai Demon Slayer.

“Succubi adalah yang terkuat dan paling sulit.”

Kemampuan untuk merayu target dan skill bertarung yang menggunakan Blink tingkat tinggi. Khususnya, penggunaan skill pasif untuk mengurangi magic resistance target sangat tinggi. Oleh karena itu, bahkan Yura menghindarinya, ketika beberapa succubi muncul pada saat yang bersamaan.

‘Pasif yang tidak bisa ditolak oleh legenda…’

Pasif yang mengurangi magic resistance target, adalah sesuatu yang pasti ia dambakan.

‘Ya, aku telah memutuskan, succubi.’

Dia akan menjinakkan succubi. Grid mengambil keputusan dan menghabiskan beberapa hari di Reinhard bersama keluarganya. Saat ini, dia masih belum tahu.

Jenis ras apa itu succubus?

Dia tidak menyadari jika itu memalukan untuk bergaul dengan mereka, sebagai sebuah kelompok.

***

 

Pada saat yang sama, di First Hell...

“Undeath Creation.”

Agnus yang terbangun dari kegagalan dan penyesalan masa lalunya, menciptakan eksistensi yang tak terkalahkan. Tak ada lagi kegilaan di mata emasnya, setelah dia meninggalkan obsesinya dengan masa lalu.

“Ini akan segera dimulai.”

Tawa suram Baal, terdengar di aula besar yang gelap.




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "OG_1321"