Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

***Donasi: Traktir ngopi! (min Rp 1.000,-)***
Laporan Donasi

ARK_V20E09P02

gambar


9. Pelobi (2)

Seorang aristokrat bertanya dengan ekspresi kesakitan. Kemudian, mage istana menunjuk ke wilayah utara benua itu, pada peta.

“Dari laporan kami sebelumnya, sumber ini berasal dari Kerajaan Sinius. Schudenberg memiliki 273 obelisk hitam. Bristania memiliki jumlah yang sama, tapi secara mengejutkan Kerajaan Sinius memiliki 700 di antaranya. Ada begitu banyak obelisk di seluruh kerajaan, yang tidak akan mudah diselesaikan.

Dan...”

Mage istana meletakkan kristal memori di atas meja. Sebuah cahaya dipancarkan dari kristal, dan sebuah hologram muncul.

Erangan berat muncul dari mulut para bangsawan dan Raja.

Gambar yang muncul adalah kota yang terbenam dalam kegelapan. Itu bukan malam hari. Tapi, seluruh kota ditutupi oleh sesuatu seperti kabut hitam.

Kota yang tertutup kegelapan diserang oleh sejumlah besar monster.

Para penjaga mengayunkan senjata mereka untuk memblokir, tapi serangan itu tak berhenti.

Pada akhirnya, para monster menyerbu kota, menyebabkan nyala api naik, dan pembantaian terjadi di mana-mana di kota.

Adegan itu seperti neraka.

“Ini adalah situasi Kerajaan Sinius saat ini. Hanya beberapa hari, monster yang dikutuk telah mengambil alih 60% dari Kerajaan Sinius. Area yang diambil oleh monster tercakup dalam kabut hitam, dan lingkungannya membusuk. Studi kami menunjukkan, jika kabut hitam adalah akar kutukan yang dihasilkan oleh obelisk hitam. Masalahnya adalah jika kabut hitam meluas, dan mendorong dekat dengan perbatasan kerajaan Schudenberg dan Bristania.”

"Apa yang sedang terjadi? Aku telah hidup selama 60 tahun, dan aku belum pernah melihat atau mendengar hal seperti itu!"

Seorang bangsawan berseru, dengan ekspresi bingung. Mage istana memandangi Raja, dan tampak bertanya sesuatu dengan matanya. Raja mengangguk dan mage istana menarik napas dalam-dalam sebelum membuka mulutnya.

“Tidak, ini bukan pertama kalinya ini terjadi. Itu sudah lama terjadi, tapi masih ada catatan tentang fenomena ini. Ratusan tahun yang lalu… ketika Prince of Darkness turun ke bumi.”

"A-apa?"

Para bangsawan meledak dengan terkejut. Wajah mereka diselimuti syok. Setelah beberapa saat, seorang bangsawan bertanya dengan hati-hati.

"...A-apa kamu mengatakan Prince of Darkness?"

"Benar.”

Mage istana menjawab dengan tenang.

"Apakah kamu mengatakan, jika Prince of Darkness telah dibangkitkan?"

"Bukan itu. Jika Prince of Darkness dibangkitkan, maka situasinya tidak akan berakhir di sini. Kegelapan sudah menyebar ke seluruh benua. Sama seperti di masa lalu, ketika benua itu direbut oleh kegelapan. Kami telah memeriksa, dan itu tidak terjadi.

Menilai dari situasi saat ini, ini hanyalah awal dari kebangkitan Prince of Darkness. Dengan kata lain, seseorang berusaha untuk menghidupkan kembali Prince of Darkness.”

Ketakutan muncul di mata kaum bangsawan. Tidak ada bangsawan di sini yang pernah mengalami Abad Kegelapan. Namun, orang-orang di benua itu tumbuh dan mendengar tentang Abad Kegelapan.

Prince of Darkness seperti eksistensi ketakutan bagi mereka. Setelah dia menyelesaikan semua yang ia katakan, mage istana mundur. Kemudian, Raja membuka mulutnya lagi.

“Sekarang kalian sudah menyadari keseriusan masalahnya. Jika situasi ini tidak diselesaikan, maka akan menjadi lebih buruk. Jika Prince of Darkness dibangkitkan...”

Raja menghela nafas berat.

“...Situasi domestik saat ini cukup serius, untuk mengumumkan darurat militer. Jika Prince of Darkness dibangkitkan, maka situasi ini akan memburuk. Ini adalah situasi hidup dan mati untuk seluruh benua. Sehingga, aku dengan cepat melakukan kontak dengan Raja Bristania, dan mencapai kesepakatan cepat. Kami akan mengirimkan ekspedisi ke Kerajaan Sinius.”

"Ekspedisi? Dari kerajaan Schudenberg dan Bristania?"

"Ya. Tujuan utamanya adalah untuk menghentikan kegelapan, yang menekan kedua kerajaan. Dan tujuan kedua adalah untuk menyelesaikan masalah, monster yang menyerang Kerajaan Sinius. Aku pikir, tidak ada orang yang akan menentang keputusan ini.”

Semua bangsawan mengangguk bersama dengan Raja. Ini menyangkut nasib benua, jadi bagaimana mungkin mereka keberatan?

'Benar. Bukankah ini skenario yang sesuai yang dibicarakan Ho Myung-hwan?'

Ketika Ark pertama kali mendengar tentang situasi di Global Exos, Ho Myung-hwan mengatakan kepadanya, jika New World akan menanggapi situasi dengan lebih banyak skenario. NPC yang mengirim pasukan ekspedisi, juga merupakan bagian dari skenario itu.

"Tapi, bagaimana kalau ekspedisi gagal?"

Faktanya, Ark mengira Ho Myung-hwan 'dalam skenario kasus terburuk, ada kemungkinan layanan ditangguhkan' hanya berlebihan. Mengapa mereka menghentikan game yang dimainkan jutaan player, karena beberapa bug?

Namun, dia sekarang tahu itu tidak berlebihan, setelah berpartisipasi dalam pertemuan ini. Jika ekspedisi gagal, maka benua akan tertutup dalam kegelapan seperti Kerajaan Sinius.

Banyak kota dan desa akan ditangkap oleh monster. Jika itu terjadi, maka player tidak akan dapat memainkan game secara normal lagi. Mereka tidak akan dapat menerima quest atau bahkan beristirahat di desa.

Selanjutnya, level 200 - 300 monster muncul di area level 100, sehingga mereka bahkan tidak bisa berburu dengan benar. Bukankah itu wajar, jika layanan New World harus ditangguhkan?

'Lalu, bagaimana dengan semua uang yang aku investasikan di Ark's Corporation?'

Desa-desa NPC akan menghilang, dan dia tidak akan bisa berdagang. Jika Prince of Darkness dibangkitkan, investasi Ark dari 150.000 gold akan terbang jauh.

'Aku tidak tahu apakah Prince of Darkness itu iblis atau bukan, tapi aku tidak bisa membiarkannya sendirian!'

Jika bisnisnya yang sangat susah payah dibangun hancur, maka bukankah iblis itu musuhnya?

Benar-benar tidak dapat diterima.

Menyelamatkan benua?

Dia akan menyerahkannya kepada orang-orang yang ingin menjadi pahlawan. Tapi, apakah itu untuk menjaga hartanya sendiri?

Dia harus benar-benar menghalangi kebangkitan Prince of Darkness, untuk mempertahankan bisnisnya. Kepala Ark langsung mengenali Prince of Darkness sebagai musuh terbesar dan terburuknya. Kemudian, Raja membuka mulutnya lagi.

“Aku punya dua alasan untuk mengadakan pertemuan ini. Alasan pertama adalah untuk mendapatkan persetujuan kalian untuk darurat militer, dan alasan lainnya adalah untuk menunjuk seorang komandan untuk memimpin ekspedisi.”

Para bangsawan mulai berdengung, setelah mendengar kata-kata Raja. Setelah lama berdiskusi, para kandidat dipersempit menjadi 3 bangsawan.

Yang pertama adalah seorang jenderal tua yang dikenal, karena eksploitasi militernya di Nagaran, Kuran. Orang lain adalah Earl Ballen yang bertanggung jawab atas penjaga kerajaan. Dan yang mengejutkan Ark, kandidat terakhir adalah Viscount Haverstein, Lord Jackson.

“Lord Jackson sebelumnya adalah pahlawan perang, dengan berbagai prestasi di Perang Benua. Viscount Haverstein yang menggantikannya, telah berhasil menyapu sejumlah besar monster di wilayahnya. Serta, menundukkan sekelompok bandit yang telah menyebabkan sakit kepala selama berabad-abad. Dan, dia punya berbagai prestasi militer lainnya.

Situasi ini juga belum pernah terjadi sebelumnya untuk generasi kita. Aku pikir, akan lebih baik memiliki komandan muda yang tidak konvensional daripada stereotip tak teruji.”

Marquise Halben berbicara, dengan terampil dan fasih.

'Lord Jackson bahkan diakui oleh para bangsawan lainnya. '




< Prev  I  Index  I  Next >

Post a Comment for "ARK_V20E09P02"

Pemberitahuan Update via Email