Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Untuk memperbesar atau memperkecil font, gunakan 'zoom in' dan 'zoom out'.
Terima kasih. Selamat membaca... :)
Support Us: Traktir Ngopi gan...!

OG_1299

gambar

Overgeared

OG_1299

Bab 1299

“Aku menyukai keuletan dan semangat yang digunakan untuk mengembangkan tarian pedang, yang selama ini, hanya sebagai sarana untuk mengarahkan ritual.”

“Apakah kamu mengenali identitas ilmu pedang-ku?”

Grid menggunakan Open Potential di ujian pertama dan menunjukkan tarian fusion lima pedang miliknya. Namun, tidak ada yangbans yang mengenali identitas tarian pedang itu.

Itu wajar.

Tarian pedang Grid mungkin didasarkan pada Pagma’s Swordsmanship. Tapi, itu memiliki terlalu banyak perubahan dan perkembangan.

Tidak seperti Pagma’s Swordsmanship, tarian pedang Grid’s Swordsmanship memaksimalkan tindakan dan kekuatan. Jadi, itu mengambil bentuk berbeda, yang jauh lebih efisien di dalam pertempuran.

Tentu saja, beberapa poin umum tetap ada. Tapi, Pagma’s Swordsmanship yang diingat oleh Yangbans, hanyalah sebuah tarian pedang. Hampir tidak mungkin untuk menemukan karakteristik umum antara dua tarian pedang. Namun, itu berbeda untuk Chiyou.

Jingle.

“Tarian pedang fusi adalah apa yang aku persembahkan ke Pagma. Jadi, aku harus mengenalinya.”

“....!”

“Namun, Pagma tidak kesulitan. Dia mengabaikan kebutuhan akan kekerasan. Rasakan hasilnya.”

Dunia hitam dan putih, dilapisi dengan semua jenis warna. Langit biru, air sungai yang jernih, dan dedaunan musim gugur di samping sungai, mendapatkan harmoni yang indah.

‘Apakah dunia begitu indah?’

Grid mengaguminya, ketika dia bangun dari pikirannya.

“...Pagma!”

Waktu dimulai lagi dan kedamaian berakhir. Pedang Garam baru saja akan mencapai jantung Grid.

Grid telah menggambar simulasi dalam pikirannya beberapa kali, dan dengan cepat mengaktifkan White Tiger Breath.

[White Tiger Protection melindungimu.

Sekali diserang, kerusakan fatal dapat dihindari minimal satu kali dan maksimal tiga kali. Target yang menyerangmu juga akan ditolak.

-HP dan stamina sedikit pulih.]

Energi putih-perak mengelilingi tubuh Grid, saat dia memblokir pedang Garam. Pedang Garam bergetar. Itu tidak mampu menahan tolakan, dan melonjak ke udara.

‘Sekarang!’

Grid memiringkan tubuh bagian atasnya, dan mendorong dada Garam dengan bahunya.

Itu dimaksudkan untuk menjatuhkan Garam ke sungai. Dia bertekad untuk membuat pingsan semua ikan dan Garam, di sungai besar menggunakan Blue Dragon Breath. Namun, Garam tidak mundur.

Terlepas dari postur tubuhnya yang tidak sempurna, dia menahan dorongan Grid dan meraih leher Grid secara terbalik.

“Seorang pria tanpa kemampuan, mengharapkan keberuntungan. Membaca narasi yang ditulis oleh manusia, untuk memahami manusia. Menjadi pembuat tembikar untuk membantu manusia. Ingin menjadi pendeta untuk menjadi jembatan antara dewa dan manusia...

Kekuatan apa yang kamu miliki, ketika kamu menggunakan semua jenis alasan untuk mengabaikan pelatihan?”

“Keok...! Uhuk uhuk!”

Secara fisik, tidak mungkin untuk menghancurkan Garam dengan tubuh Pagma, ketika level dan statistik Garam jelas jauh lebih tinggi.

Itu terjadi ketika Garam menatap Grid, yang tidak bisa bernapas setelah dicengkeram lehernya...

Blue Tiger yang gemetar ketakutan saat Garam muncul, bergegas maju dengan mata tertutup. Meski masih kecil, dia memiliki taring yang tajam dan ia menggigit betis Garam.

Garam hanya mengejek.

“Bah, kamu pasangan yang baik.”

Leher Grid dicengkeram lebih erat, dan dia secara bertahap kehilangan kesadaran.

***

 

-Garong... garoong...

Garam pernah berkata jika Pagma adalah aib Kerajaan Hwan. Berdasarkan banyak komentarnya, Grid dapat menemukan jika Pagma diisolasi di Kerajaan Hwan. Namun, dia tidak berharap sebanyak ini.

“....”

Grid tercekik dan pingsan.

Pada saat dia membuka matanya lagi, dia berada di dalam sangkar besi besar. Ada sesuatu yang berat. Dia melihat ke belakan,g dan menemukan Blue Tiger tergantung dengan lengan bawahnya.

Blue Tiger melihat ke sini dengan mata yang sangat basah. Sehingga tidak aneh, jika Grid langsung meneteskan air mata. Saat dia bertemu dengan tatapannya, Blue Tiger menjilat pipinya dengan lidahnya.

“Aku menyelamatkan hidupmu. Meski begitu, kamu memiliki umur panjang, karena kamu adalah seorang yangban.”

Terdengar gelak tawa dari luar kandang besi.

Itu adalah Garam. Pria itu menepi kursi yang dilapisi kulit harimau, dan duduk di sana sambil tertawa.

“Aku senang kamu tidak mati. Aku dalam masalah, karena aku pikir akan membosankan, jika kamu mati terlalu mudah.”

“….”

“Bagaimana tempat tidurmu? Apakah kamu tidak menyukainya, karena hidup dengan binatang adalah keinginanmu?”

“….”

Grid sangat menyadari apa yang dirasakan Pagma saat ini. Itu karena, dia pernah berada di posisi yang sama.

-Grrung!

Blue Tiger di lantai meraung. Dia akan segera mencakar Garam, jika tidak ada jeruji besi. Garam mengangkat bahu. Dia terlalu santai untuk menanggapi sikap binatang itu.

“Pengkhianatanmu dengan mencoba melepaskan anak White Tiger, akan diketahui oleh Five Senior cepat atau lambat. kamu akan dihukum. Sampai saat itu, bergaul lah dengan binatang itu sebentar.”

“...Kamu tahu?”

Itu bukan permintaan Grid, tapi Pagma di masa lalu. Grid tidak mengatakan apa-apa, tapi mulutnya terbuka.

Itu adalah peragaan dari masa lalu.

“Kamu tahu jika ini adalah anak White Tiger. Mengapa memperlakukannya seperti ini?”

“Bagaimana jika aku tidak tahu? Jika dia adalah harimau biasa, maka aku akan membunuhnya, mengulitinya, dan memasak dagingnya.”

“Bagaimana... kenapa...”

Hatinya bergetar, karena amarah. Perasaan Pagma disampaikan ke Grid.

“Apa yang kamu coba salahkan? Apakah kamu mencoba mengutuk, perilaku mengurung dan melecehkan anak White Tiger? Atau apakah kamu ingin menghukumku, karena mengatakan jika aku akan dengan mudah membunuh binatang muda?”

“Tentu saja, semuanya. Tidakkah kamu tahu, jika semua kehidupan itu sama? Mengapa kamu hanya berpikir, untuk menyakiti makhluk yang lebih lemah darimu?”

“Bahkan, manusia yang sangat kamu cintai menyalah-gunakan kekuatannya. Berburu dan memakan binatang yang lebih rendah dari dirinya. kamu perlu menyadari, jika standarmu rusak.”

“Alasan kebanyakan manusia berburu hewan adalah untuk bertahan hidup. Sangat sedikit manusia yang menyalah-gunakan hewan hanya untuk kesenangan. Dan, mereka juga dikutuk oleh sesama manusia lain.

Di sisi lain, kita sempurna, karena kita diciptakan oleh Dewa sendiri. Kenapa kita perlu melakukannya, mengikuti hal-hal buruk tentang manusia? Mengapa kita harus menggunakan alasan dosa manusia, untuk juga melakukan dosa?”

Pagma mengecam keras dan mencemooh Garam.

“Manusia berburu hewan semata-mata untuk bertahan hidup? Itu salah. Manusia juga berburu untuk mengejar kesenangan.

Kesenangan adalah anugrah Dewa yang diterapkan secara merata pada semua makhluk.

Aku hanya mengejar kesenangan, dan menggunakan makhluk yang lebih rendah untuk mengejar kesenangan. Bukankah terlalu berlebihan, untuk menyalahkanku untuk ini? Aku tidak membunuh manusia, kan?”

“…..”

Pagma menutup mulutnya. Dia menyadari, tidak ada artinya berbicara lebih lama lagi.

Setelah itu, penyalah-gunaan Garam dan para Yangbans berlanjut. Setiap hari, luka baru muncul di tubuh kecil Blue Tiger. Setiap kali itu terjadi, hati dan pikiran Pagma menderita rasa sakit yang lebih hebat.

Yiiip! Yiippp...

Suatu hari, tubuh kecil Blue Tiger itu bergetar seperti pohon aspen yang bergetar. Blue Tiger menderita mimpi buruk setiap malam. Tapi, situasi hari ini sangat serius.

“.....!”

Pagma mencoba memeluk Blue Tiger untuk menghiburnya, yang hanya menjadi kaku, karena ketakutan. Itu karena, tubuh Blue Tiger sepanas bola api.

“A-Apa yang salah?”

Yiiip...

Pagma menyadari, jika Blue Tiger dalam bahaya, dan menggunakan Red Phoenix Breath. Dia berdoa agar nafas hangat red phoenix akan memberi energi pada Blue Tiger yang sekarat. Namun, Pagma telah menggunakan Red Phoenix Breath.

Itu memiliki cooldown seperti player. Dia telah menggunakannya setiap hari, selama dua minggu terakhir. Malam ini, dia sebelumnya menggunakan Red Phoenix Breath, untuk membantu Blue Tiger tidur dengan nyaman.

“Ya Dewa! Dewa Red Phoenix!”

Pada akhirnya, Pagma berdoa.

Hanya saja tidak peduli seberapa banyak ia berdoa, tidak ada tanggapan. Dewa yang tersegel, tidak bisa menanggapi doanya.

“Tidak! Bangun!”

Pagma menjadi lebih cemas, setelah Blue Tiger kehilangan kesadaran.

“Five Senior! Hanul! Tolong...! Tolong ampunilah anak malang yang membutuhkan pertolongan ini!”

Jauh di malam hari, teriakan hampa menggema di aula besar yang kosong.

Garam dan para Yangbans telah hilang, dan hanya tersisa botol anggur kosong.

Tidak ada Jawaban.

Five Senior mengabaikan doa Pagma, meskipun mendengarnya dengan jelas. Anak White Tiger…

Five Senior menilai, jika lebih baik memadamkan variabel apa pun yang dapat menyebabkan kemarahan, jika White Tiger kembali ke dunia.

“Ah! Bangun! Kuatkan!”

Dopo kusut dan bernoda… satu-satunya hal yang diandalkan Pagma selama dua minggu terakhir, adalah melilit tubuh Blue Tiger.

Akibatnya, udara dingin menusuk paru-paru Pagma, tapi dia tidak menyadarinya. Dia hanya berfokus untuk menyelamatkan Blue Tiger.

“Bertahanlah. Dunia ini terlalu indah untuk ditinggalkan setelah menderita. Tolong... tolong bertahan dan nikmati kebahagiaan. Aku akan membantu,”

Pagma berbisik kepada Blue Tiger, yang dipeluknya.

Tidak peduli usahanya, tubuh Blue Tiger mulai mendingin.

Pagma putus asa. Dia menyalahkan dirinya sendiri karena lemah, dan tidak dapat melakukan apapun. Dia menyadari, jika untuk membujuk atau menghentikan seseorang, dia membutuhkan kekuatan daripada menarik nalar dan emosi.

Jingle.

Suara bel bergema di aula kosong yang dingin.

“Apakah kamu sekarang mengerti, mengapa aku menyuruhmu mengasah kekuatanmu?”

God of Martial Art muncul…

Chiyou, dewa yang lahir dari aspirasi manusia, bukan kehendak para dewa.

“Aku mengerti, mengapa kamu ingin menjadi pendeta, bukan dewa. Dan, mengapa kamu ingin menjadi seorang pembuat tembikar. Mungkin hal yang sama juga terjadi pada Hanul.”

“…..”

“Setidaknya, aku pikir, hatimu terpuji.”

“…..”

“Inilah mengapa, aku menyuruhmu mempersenjatai dirimu.”

God of Martial Art adalah cita-cita manusia.

Umat ​​manusia telah tercerahkan sejak zaman kuno, jika mereka membutuhkan kekuatan untuk bertahan hidup di dunia yang bermasalah ini. Mereka melahirkan God of Martial Art, memujanya, dan berdoa agar menjadi lebih kuat.

Chiyou ingin Pagma menyadari perlunya kekuatan.

Itu adalah satu-satunya keterikatan yang ia miliki, dengan anak yang memiliki rasa kasih sayang yang dalam di antara yangbans.

“Lihat. Chiyou mencabut pedang dari pinggangnya. Ini adalah pertama kalinya, dalam seribu tahun… Ingat momen ini.”

Dua bagian dengan satu potongan. Tidak ada ekspresi lain yang dibutuhkan. Chiyou baru saja mengayunkan pedangnya dan jeruji besi yang mengunci Pagma dan Blue Tiger dipotong.

Namun, Pagma mengantarkan pemahaman baru.

[Tarian pedang baru, Transcend telah dipelajari.]

[Tarian pedang baru, Restraint telah dipelajari.]

[Tarian pedang baru, Pinnacle telah dipelajari.]

“Untuk melindungi sesuatu, kamu harus bersiap untuk bertarung. Untuk menjalankan keyakinanmu, kamu membutuhkan kekuatan. Dalam sebuah perjuangan, mengambil nyawa seseorang itu dibenarkan.”

[Tarian pedang baru, Kill telah dipelajari.]

“Pastinya... Aku pasti akan membalas kasih karuniamu!”

Pagma berseru.

“Jika sumpahmu benar, lepas dari pandangan Five Senior dan pergi ke negeri barat. Kemudian, kembali dengan kualifikasi sebagai God Slayer.”

Pagma mengambil Blue Tiger dan mengangguk. Dia membungkuk dalam-dalam pada Chiyou, dan buru-buru pergi.

“Kamu! Ini kamu lagi!”

Pada saat Pagma tiba di dermaga, dan sedang mencari jalan setapak di antara pepohonan persik, Garam dan para yangbans menyusulnya.

Tidak ada masalah khusus. Grid yang telah berada dalam posisi pengamat selama dua minggu terakhir. Akhirnya, dia kembali memiliki kontrol tubuh Pagma. Kekuatannya melebihi standar yangbans itu.

“Pinnacle.”

“...?”

“Linked Kill Wave.”

Apakah mungkin untuk memprediksi, jika seekor kucing dapat menggunakan kekuatan harimau?

Itu benar-benar tidak mungkin. Garam dan Yangbans kagum dengan skill berbeda dari Pagma. Mereka tidak bisa mengatasinya dan terluka parah.

“Uhuk uhuk...! Apa yang kamu lakukan?”

Alasan mengapa Garam dan yangbans membenci Pagma adalah;

Karena pertama, dia memiliki ide yang berbeda. Dan kedua, dia lemah, karena dia tidak berusaha keras.

Dia adalah seseorang yang hanya tahu bagaimana berbicara teori dan mengguncang opini publik. Dia bahkan tidak memiliki keterampilan dasar yang layak.

Pria yang tidak memiliki dasar, tiba-tiba menjadi lebih kuat dalam sehari.

Dia juga menunjukkan keterampilan bertarung yang sangat baik, seperti dia adalah salah satu yang terbaik di antara yangbans. Grid awalnya ingin memberikan pukulan terakhir ke Garam dan yangbans yang bingung. Tapi, dia segera berhenti bertindak dan naik ke kapal.

Prioritas mendesak adalah menyelamatkan Blue Tiger.

Grid mengabaikan kapten yang ketakutan, saat dia mengunyah persik putih dan memberikannya ke Blue Tiger.

-Yiip...

Blue Tiger membuka matanya, dengan menyakitkan. Tubuh yang mendingin mulai menghangat lagi. Itu adalah momen meyakinkan untuk Grid.

“….”

Keheningan jatuh di dunia yang sekali lagi berubah hitam dan putih.

Jingle, jingle.

Suara bel bisa terdengar dari dek yang tertutup kabut. Chiyou dari masa kini, bukan Chiyou dari masa lalu yang membantu Pagma muda, mendekati Grid.

“Tidak seperti dirimu, Pagma hampir tidak selamat. Itu tidak berbeda dengan keajaiban.”

“….”

“Banyak hal akan berbeda, jika anak itu ditentukan, sejak dia lahir.”

“...Apakah menurutmu, Five Senior dan Yangbans salah?”

Chiyou tidak menjawab. Dia menyaksikan Grid dengan ekspresi acuh tak acuh, dan mengubah topik pembicaraan.

“Sekarang hanya tinggal ujian kelima.”

Grid bingung.

“Bukankah ini ujian ketiga?”

Dia sudah lolos ujian ketiga, jadi sudah tepat untuk lanjut ke ujian keempat.

Namun, yang kelima?

Jingle.

“Kamu telah melalui ujian ketiga dan keempat. Jadi, hanya tinggal satu yang tersisa.”

“….”

“Tunjukkan keahlian tempurmu.”

Waktu sekali lagi bergerak. Dunia yang pudar mendapatkan kembali warnanya.

Garam dan Yangbans yang jatuh di dekat dermaga, berdiri satu per satu. Kemudian, mereka secara bertahap mendapatkan kembali bentuk aslinya.

Haejin dan para Yangbans yang berpartisipasi dalam ujian tersebut. Sama seperti Grid mengalami masa lalu sebagai Pagma, Haejin dan yangban telah mengalami peran Garam dan para yangbans.

“Apa yang sedang terjadi?”

Haejin dan Yangbans membuat keributan. Tidak seperti Grid, mereka sepertinya telah terjebak di dunia dengan waktu yang terhenti. Mereka tidak mendengar kata-kata Chiyou, dan tidak bisa memahami kemajuan ujian secara akurat.

Jingle.

Chiyou berdiri di geladak dan menyatakan,

“Ujian terakhir sekarang akan dimulai.”

Ada suara gemuruh, saat sungai dan pegunungan berputar sebelum menghilang. Hanya kapal dan dermaga tempat para Yangbans berada. Yang mana melonjak di atas dunia yang berubah, seperti kertas gambar.

Itu adalah panggung medan perang.

“Berjuang, menang, bertahan, dan menang. Inilah mengapa, kekuatan tempur ada.”

Jingle.

Suara bel yang memudar adalah sebuah sinyal. Haejin melepaskan pedang lembut yang diikatkan di pinggangnya, seperti ikat pinggang dan melompat ke atas kapal.

“Sungguh luar biasa, jika seorang manusia telah mencapai ujian terakhir. Tapi, itu berakhir di sini!”

Pedang itu terlentang seperti ular, dan mengarah ke pinggang Grid. Kemudian, bengkok tajam dan mengarah ke lehernya.

Itu adalah ilmu pedang anomaly, yang memaksimalkan karakteristik pedang lembut. Mereka yang pertama kali melihatnya, hanya akan dipukuli.

Sayangnya, Grid akrab dengan ilmu pedang yangbans. Itu juga ilmu pedang Garam, salah satu yang terkuat.

“….?!”

Serangan mendadak Haejin dengan mudah diblokir oleh Grid.

Fire Dragon Sword yang berisi esensi Pinnacle, menembus salah satu mata Haejin yang ketakutan.

“Bagaimana rasanya, saat bola matamu ditarik?”

Mata Grid dalam penampilan Irene, sedingin es.




< Prev  I  Index  I  Next >

Posting Komentar untuk "OG_1299"

Follow Us